Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2016

Cerita Dewasa Di Perkosa Giliran Sampai Orgasme

Cerita Ngentot | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex Hot | Cerita Sex IGO | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Perkosa  - Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas seorang wanita cantik yang naas diperkosa beramai-ramai, namun pada akhirnya wanita tersebut malah menikmati saat-saat ia diperkosa, Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Dewasa Di Perkosa Giliran Sampai Orgasme ". Selamat menikmati.
Cerita Dewasa Di Perkosa Giliran
Cerita Dewasa Di Perkosa Giliran

Cerita Sex Dewasa Di Perkosa Giliran Sampai Orgasme

Cerita Sex Dipaksa - Hujan deras di malam ini membuat semua orang malas untuk pergi keluar, suasana malam ini sangat dingin semakin menambah alasan untuk orang-orang tidak pergi keluar rumah, begitupula dengan suasana sekitar rumah Dewi, para tetangga kiri-kanan dan di depan rumah Dewipun enggan untuk keluar rumah, tidak ada satupun dari para satpam yang meninggalkan pos jaga mereka, tidak seperti biasanya mereka selalu terlihat mengobrol di jalanan komplek perumahan mewah itu. Ternyata tidak semua orang malas berada di luar rumah, sebuah mobil minibus berjalan perlahan memasuki komplek perumahan mewah itu, tidak ada seorangpun yang menyadari mobil itu memasuki komplek perumahan mewah itu, karena derasnya hujan sehingga suara mobil itu tidak terdengar oleh seorangpun apalagi lampu mobil itu tidak dinyalakan, seolah-olah sedang mencari alamat ke empat orang di dalam mobil itupun menengok ke kiri dan kanan jalan, terlihat mobil itupun berhenti di depan rumah Dewi. Cerita Pemerkosaan Bergilir
 
“Nampaknya rumah ini yang paling bagus, boss,” kata salah satu orang di dalam mobil itu.
“Hhmmmm…. Rumah baguskan belum tentu isinya bagus juga,” kata orang yang dipanggil boss.
“Tapi boss, kita coba dulu masuk ke situ kalau tidak bagus kita pindah ke rumah yang lainnya,” sahut yang satunya lagi.

“Hhhmmm…baiklah… kita coba masuk kerumah yang ini dulu, baru kalau tidak bagus kita pindah ke rumah yang lainnya, gua jalanin ilmu sirep gua, hhhmmmm..kalau gua jalanin dari sini dengan rumah-rumah sebesar ini paling ilmu gua bisa bikin tidur sekitar 10 rumah, jadi kita harus gerak cepat kalau tidak ada yang bagus dalam rumah ini, ilmu gua bisa bertahan hanya sampai subuh saja, begitu kedengaran adzan subuh ilmu gua pasti hilang pengaruhnya, sekarang jam 9 malam jadi waktu kita lumayan banyak, untuk masuk ke setiap rumah-rumah yang kena pengaruh ilmu sirep gua,” kata orang yang dipanggil boss itu.

“Beres Boss,” kata ketiga orang lainnya serempak.
Terlihat sang Boss mulutnya berkumat-kamit merapal ajian ilmu sirepnya, di dalam pos jaga, Marno dan Dayat yang kebetulan sedang tugas di malam ini terlihat sedang asyik menonton acara TV, keduanya terlihat tertawa-tawa menyaksikan lawakan-lawakan di acara TV tersebut, mereka tidak menyadari kehadiran sebuah mobil di depan rumah Dewi ini, karena suara hujan yang keras berjatuhan di genteng pos mereka yang kadang-kadang dibarengi suara guntur yang menggelegar serta suara TV mereka yang keras. Tak lama mulai terlihat Marno dan Dayat menguap berkali-kali, kantuk mulai menyerang mereka, kelopak mata mereka terasa berat, tanpa mereka sadari keduanya jatuh tertidur dengan lelapnya, mereka berdua sudah terpengaruh oleh ilmu sirep yang dilancarkan orang yang di dalam mobil minibus itu. Cerita Seks Dipaksa

Saat mobil minibus itu berhenti di depan rumah Dewi, Dewi baru saja selesai mandi dan sedang memakai cream malam di depan meja riasnya, tubuhnya yang seksipun belum mengenakan satu helai kainpun, selesai memakai cream malamnya Dewi merasakan kantuk yang sangat kuat menyerang dirinya, dia merasakan kelopak matanya sangat berat untuk dibuka, karena sudah tidak tahan lagi akhirnya diapun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya dalam keadaan telanjang bulat, terlihat Dewi sudah tertidur dengan lelapnya, Dewi sudah tidak memperdulikan dirinya belum mengenakan pakaian tidurnya karena rasa kantuknya yang sangat kuat mendera dirinya ini. Rasa kantuk yang sangat kuat ini dirasakan pula oleh para pembantunya, merekapun tertidur dengan lelapnya, bukan hanya orang-orang di rumah Dewi saja yang terserang kantuk yang sangat kuat itu, tetapi orang-orang di rumah-rumah di sekitar rumah Dewipun terserang rasa kantuk ini dan merekapun jatuh tertidur tanpa menyadari bahwa mereka semua telah terkena ajian sirep orang yang di dalam mobil minibus itu. 

Kira-kira seperempat jam setelah melancarkan ajian sirepnya, salah satu dari keempat orang itu keluar dari mobil dengan mengenakan payung, orang tersebut perlahan-lahan menghampiri gerbang rumah Dewi, dari celah pintu gerbang orang tersebut mengintip keadaan di balik pintu gerbang itu, matanya langsung tertuju kearah pos satpam, dan orang tersebut melihat ke dua satpam rumah Dewi sudah terkulai, orang inipun tersenyum lalu tanganya menyusup masuk ke dalam pintu gerbang kecil itu dan menarik grendel pintu gerbang kecil itu, diapun masuk ke dalam gerbang, setelah berada di dalam dia menutup pintu gerbang kecil itu, orang tersebut menuju ke pos satpam dan memastikan bahwa ke dua orang satpam yang ia lihat itu benar-benar tertidur, setelah yakin kedua satpam itu tertidur pulas, dia lalu membuka pintu gerbang utama rumah Dewi dan memberi tanda kepada orang di dalam mobil untuk memasukkan mobilnya. Mobil minibus itupun memasuki pekarangan rumah Dewi, orang itupun menutup kemabli pintu gerbang utama rumah Dewi setelah mobil minibus itu berada di dalam pekarangan rumah Dewi, sang sopir memarkir mobilnya di bawah awning di depan garasi rumah Dewi, terlihat setelah menutup pintu gerbang utama itu orang tersebut segera menghampiri ketiga rekannya yang saat itu keluar dari mobil. Cerita Dipaksa Berhubungan Badan

“hehehehehe…hebat boss, ilmumu hebat, pada ngorok dach tuch satpam, perlu gua ikat gak boss,” kata orang itu.

“hehehehehe…iyach dong gak percuma gua berguru sepuluh tahun, gak perlu mereka gak akan bangun biar ada gempa sekalipun, mereka semua bisa terbangun kalau mendengar adzan subuh saja, dan tidak akan menyadari bahwa mereka baru saja terkena ajian gua,” kata si Boss.

“Ayo sekarang kita masuki rumah ini, kita lakukan dengan cepat, kalau hasilnya kurang memuaskan, kita bisa garap rumah yang lainnya,” lanjut si Boss.
“Siap boss,” ketiga orang itu menjawab serempak.

Ke empat orang itu mulai memasuki rumah Dewi melalui pintu garasinya, satu per satu ruangan di rumah Dewi mereka masuki dan mereka periksa semuanya tanpa terlewat, satu per satu setiap lemari dan laci mereka geledah, mereka menggeledah dengan teliti tanpa mengobrak-abrik isi dari lemari atau laci, nampaknya mereka sudah sering melakukan perampokan, terlihat dari cara mereka yang tenang tidak tergesa-gesa dan tidak mengobrak-abrik isi lemari atau laci, sehingga si empunya baru menyadari mereka kerampokan adalah saat mereka membutuhkan barang-barang mereka, dan nampaknya juga mereka tidak memperdulikan dengan barang-barang elektronik, yang mereka incar adalah perhiasan-perhiasan.

Ruangan demi ruangan telah selesai mereka geledah, perhiasan yang telah mereka dapatkan saat ini tidaklah terlalu banyak karena mereka hanya mendapatkan dari kamar anak tirinya Dewi dan dari ruang kerjanya saja, terlihat wajah mereka menampakkan kekecewaan dengan hasil yang telah mereka peroleh saat ini, yang tertinggal belum mereka geledah hanya 1 ruangan lagi, dan ruangan itu adalah kamar tidurnya Dewi, mereka berempat sangat berharap dari ruangan yang tersisa ini mereka akan mendapatkan lebih banyak lagi perhiasan agar mereka tidak perlu menjarah rumah-rumah yang lainnya, 1 rumah sudah cukup untuk malam ini bila mereka memperoleh perhiasan yang cukup untuk dibagi berempat. Cerita Dipaksa Ngentot

Ke empat orang inipun bergegas masuk kedalam kamar tidur Dewi, orang terakhir menutup pintu kamar tidur Dewi dan menguncinya, mereka selalu melakukan hal tersebut sekedar berjaga-jaga saja apabila ada orang yang terbangun dari ajian boss mereka walaupun boss mereka bilang bahwa tidak ada yang bangun sebelum adzan subuh, saat ke empat orang itu menyusup masuk ke dalam kamar tidur Dewi itu, mereka menjadi tertegun saat melihat di atas tempat tidur tergolek sesosok tubuh wanita telanjang, ke empatnya hampir berbarengan menelan air liur mereka masing-masing. 

Ke empat pasang mata mereka terbelalak saat melihat tubuh telanjang Dewi, mereka melihat sepasang bukit kembar Dewi yang mengkal seperti tak pernah tersentuh oleh tangan lelaki bergerak perlahan naik turun seiring dengan nafas Dewi yang sedang terlelap tidur, mereka juga melihat gundukan hitam yang terawat di atas belahan vaginanya, kemaluan mereka segera menggeliat bangun melihat pemandangan seperti ini yang belum pernah mereka lihat seumur hidup mereka. 

Keempat orang ini bukanlah baru pertama kali melihat perempuan telanjang, sudah sering mereka melihat tubuh-tubuh telanjang, tapi baru pertama kali ini mereka melihat tubuh telanjang yang semulus ini dan kedua payudaranya yang sangat indah, ke empat orang ini berpandangan mata, di wajah mereka tersungging senyuman, nampak ke empat orang itu menghampiri tempat tidur Dewi, rupanya mereka lupa dengan tujuan mereka yaitu merampok rumah Dewi ini, saat ini dalam pikiran mereka adalah ingin melampiaskan nafsu birahi mereka pada tubuh telanjang Dewi, ke empat orang ini bagaikan singa-singa lapar yang mendapatkan suguhan daging yang siap di santap, tanpa ada yang memberi aba-aba ke empat orang itu serempak melucuti pakaian yang mereka kenakan. Dengan tubuh yang sudah telanjang bulat dan dengan kemaluan yang sudah berdiri ngaceng, ke empatnya kembali berpandangan sambil menyeringai, malam ini mereka mendapatkan durian runtuh karena mereka akan menikmati tubuh mulus si empunya rumah, mereka tahu bahwa tubuh telanjang yang berada di depan mata mereka adalan si empunya rumah karena mereka lihat dari bentuk dan besarnya kamar tidur ini, tapi yang mereka tidak sangka adalah si empunya rumah ini sangat cantik dan memiliki tubuh yang seksi, dan secara kebetulan juga mereka mendapatkan nyonya rumah ini tertidur dalam keadaan telanjang bulat serta sendirian di kamar tidurnya. Cerita Ngentot Dipaksa

Tubuh telanjang ke empat orang itu dengan senjata masing-masing yang teracung menghampiri tubuh telanjang Dewi yang sedang terlelap tidur, tubuh Dewi dengan mudah mereka geser ke tengah tempat tidur, salah satu dari ke empat orang itu yang selalu dipanggil boss oleh yang lainnya segera menghampiri bagian bawah tubuh Dewi, kedua kakinya Dewi di buka lebar-lebar, sehingga bibir vagina Dewi terpampang dengan jelas oleh mata mereka, kedua tangan si boss mulai merambah bibir vagina Dewi dan mulai menguakkan vagina Dewi, sehingga lubang senggama Dewi yang berwarna merah muda terpampang di mata si boss rampok itu, terlihat lubang senggama Dewi begitu kecil si bosspun menyeringai melihat hal itu.

“Gila…lubang memeknya masih rapet nich, kecil bener seperti lubang memek perawan aja,” kata si Boss.
“masa sich boss, dia kan punya suami masa lubang memeknya kecil,” kata si orang yang membuka pintu gerbang.
“Loe lihat aja sendiri kalau gak percaya Dul,” kata si boss.
“Hahahaha…si Abdul bukan gak percaya boss, tapi dia pengen lihat tuch,” kata orang yang satunya lagi.
“Ehhh…kan bukan gua aja yang pengen lihat, loe sama si komar pasti pengen juga lihat kan,” kata si Abdul.

“Lha kalau gua sih pasti pengen lihat yang di bilang si boss, kalau si Amir sich gak mau lihat, hehehehe…dia sih mau masukin kontolnya aja tuch,” kata si Komar
“hehehe…kalau itu sich pasti, tapi gua juga penasaran ama perkataan si boss tuch, masa sich orang yang punya suami lubang memeknya kecil, seperti gak pernah dientot aja ama lakinya,” kata si Amir.
“Ckckckckkckck…..” ketiga orang itu berdecak setelah menyaksikan lubang memek Dewi yang betul-betul kecil seperti tidak pernah di terobos kemaluan lelaki saja.
“Khan…bener yang gua bilang, ini suaminya pasti udah impoten, punya istri bahenol seperti begini gak pernah dipakai,” kata si Boss.
“kita aja yang bantuin suaminya boss, biar nich nyonya bisa ngerasain enaknya di entot,” kata si Abdul.
“Hehehehe….tenang Dul, gua dulu baru udah gitu giliran kalian ngerasain nich memek,” kata si boss.
“Untuk sekarang kalian nikmatin saja dulu minuman pembukanya, giliran jangan rebutan,” kata si boss sambil menunjuk kedua payudara Dewi.

Komar, Amir dan Abdul berunding menentukan siapa yang duluan mengenyot-ngenyot susu Dewi, akhirnya mereka memutuskan Amir dan Komar yang bertugas mengenyoti payudara Dewi sementara Abdul kebagian bibir Dewi, Dewi mendesah dalam tidurnya saat kedua mulut Amir dan Komar menyerang kedua buah dadanya, Amir menyerang payudara Dewi yang sebelah kiri sementara yang sebelah kanan di serbu dengan penuh nafsu oleh Komar, kedua orang itu menghisap-hisap kedua putingnya Dewi dengan rakus sementara tangan merekapun tidak mau ketinggalan meremas-remas payudaranya yang mengkal. Cerita DiPaksa Sex

“Hhhhmmmm…sslrrrpppp….gilaaaa…bosss…teteknya aja masih mengkal bener nich… hhmmmm…sssllrrrppp..hhhmmm…sslrrrppp….tetek perawan aja kalah mengkalnya…. Hhhmmmm…ssllrrrppp….kayanya nich tetek di kasih silikon nich,” kata Amir di tengah kesibukannya menghisap-hisap payudara Dewi.
“Iyaachhh…bosss…bener…kata si Amir…wuiiihhh…beruntung bener nich kita malam ini,” Komar menimpali perkataan Amir.

“yach udah nikmatin aja rejeki nomplok ini, gak akan ketemu dua kali yang model beginian sich, gua mau nikmatin ngejilat memeknya yang sempit,” kata si boss. Lidah si boss mulai menjulur ke bibir vagina Dewi, dengan penuh nafsu bibir vagina Dewi mulai dijilatinya, diselingi dengan hisapan-hisapan lembut di kelentitnya Dewi, terdengar Dewi mendesah kembali di dalam tidurnya, suara desahan Dewi bercampur aduk dengan suara sruputan ketiga orang itu yang sedang asyik menghisap-hisap kedua tetek dan kelentit Dewi, sementara Abdul hanya pasrah mendapatkan bibir Dewi, dia hanya bisa mengoles-oleskan kemaluannya di bibir Dewi yang sedang mendesah, entah Dewi sedang bermimpi apa saat ini. Kedua putingnya Dewipun sudah mencuat, karena hisapan Amir dan Komar, kedua putingnya itu sudah mengeras, lidah Amir dan Komarpun menari-nari di kedua putingnya Dewi itu, sementara si bosspun melihat kelentitnya Dewi sudah menongol keluar dari persembunyiannya akibat hisapan-hisapannya, memek Dewipun sudah mulai basah oleh air ludah si boss dan cairan precumnya Dewi, si boss sudah merasakan vagina Dewi yang sedang di jilatinya itu mengeluarkan cairan precumnya, karena lidahnya sudah merasakan vagina itu menjadi asin.

“hhhmmmm….sslllrrrppp….gila…nich..memek..wangi bener…gurih lagi rasanya…bener-bener jarang dipake nich memek….kasihan bener nich cewek..gak pernah disentuh ama lakinya….” Kata si boss di tengah kesibukannya menjilati vagina dan menghisap klitoris Dewi. Si boss tidak tahu bahwa vagina Dewi sudah mendapatkan servis dari Ki Jaya sehingga vaginanya seperti tidak pernah dipake dan memeknya selalu wangi. Cerita Sex Dipaksa Ngentot

“Boss, gimana kalau ini cewek boss bikin sadar, biar punya gua bisa diemut-emut mulutnya nich,” kata Abdul.

“Sabar Dul, nanti juga dia akan sadar sendiri, ilmu sirep gua bukan hanya sirna kalau ngedengin adzan subuh tapi juga hilang dengan sendirinya bila yang terkena ilmu sirep gua, lubang memeknya dimasukin kontol gua, jadi sabar ntar begitu kontol gua mulai masuk ke dalam lubang memeknya, dia akan sadar dengan sendirinya,” jelas si boss.

“Yach udah cepet masukin tuch kontol, biar kontol gua juga bisa ngerasain diemut-emut bibir nich cewek,” kata Abdul lagi.
“hehehehehe…gak sabaran bener loe,” kata si boss.
Si bosspun mulai bersimpuh di depan selangkangan Dewi, dia mulai mengarahkan kemaluannya ke vagina Dewi, kepala penisnya mulai ia selipkan di belahan vagina Dewi,
Sssllleeeeeeppppppp….nampak kepala penisnya mulai hilang dalam jepitan vagina Dewi, si boss melenguh panjang bersamaan dengan lenguhan Dewi yang masih tertidur itu.
“ooouuugghhhhh….gilaaaa….memeknya bener-bener rapet….,” lenguh si Boss merasakan jepitan vagina Dewi yang sangat ketat menjepit kepala penisnya.
Kedua tangan si boss mulai memegangi bagian dalam paha Dewi dan menekannya keluar sehingga kedua kaki Dewi semakin mengangkang, lalu dengan perlahan dia mulai melesakkan penisnya menerobos lubang senggama Dewi, si boss merasakan betapa sempitnya lubang senggama Dewi ini, dinding vaginanya menempel ketat pada batang kemaluannya, si boss ini merasakan enak yang sangat luar biasa, lenguhan panjangnya terdengar saat dia menekan masuk kemaluannya itu.
“Ooooooooohhhhhh…mak dirodok, memeknya peret sekali…..ooooohhhhhhhh…kontol gua …oooooooooohhhhh….kejepit sekali……” lenguh si boss.

Betul apa yang dibilang si boss, saat kemaluan si boss mulai menerobos lubang vagina Dewi, perlahan-lahan Dewi mulai membuka matanya dan Dewi terkejut saat melihat tubuh telanjang Abdul dan batang kemaluannya yang menempel di bibirnya, ia berusaha bergerak tapi usahanya sia-sia karena tubuh, tangan dan kakinya berada dalam cengkraman ke 4 orang itu, Dewi baru menyadari bahwa bukan hanya Abdul saja yang ada dalam ruangan ini, tetapi ada 3 orang lagi yang berada dalam ruangan ini dan tubuh merekapun tanpa penutup sehelai kainpun. Dewi heran dengan kehadiran ke empat orang tak dikenal ini di kamar tidurnya dan dalam keadaan bertelanjang bulat, dan ia bertambah heran karena saat ini dia merasakan lubang vaginanya tersumpal oleh kemaluan salah satu dari keempat orang ini, dalam hatinya dia sebetulnya merasa senang karena malam ini vaginanya sedang tersumpal oleh kemaluan lelaki, tapi dia pura-pura berontak mencoba untuk melepaskan sumpalan kemaluan tersebut di lubang vaginanya, tapi rontaannya tidak membuahkan hasil karena ke empat orang ini memegangi dengan kuat, tubuh mereka tidaklah besar tapi berotot dan keempat tubuh mereka banyak dihiasi dengan tatoo, wajah mereka semua sangat menyeramkan jauh dari tampan, Dewi menyadari bahwa rumahnya saat ini kemasukan perampok yang saat ini sedang berada di dalam kamar tidurnya, dan salah satu dari mereka sedang membenamkan kemaluannya ke dalam lubang vaginanya. Cerita Sek Dipaksa

“Eeeehhh…mau apa kalian….lepaskanaku…jangan…jangan…tolong ambil yang kalian mau tapi jangan perkosaaku, heeeeggghhhh,” kata Dewi sambil masih berusaha meronta dan melenguh saat si boss membenamkan dalam-dalam penisnya di dalam lubang vaginanya.
“Sssstttt…tenang…neng…tenang…biarpun kamu berteriak sekuat-kuatnya tidak akan ada yang mendengar dan tidak akan ada yang datang untuk menolong, jadi nikmatin aja titit-titit kami ini, hehehehehehe…kamu pastikan merasa kesepian tidak pernah ada yang memberikan kehangatan….sama..hehehehe…tidak pernah ada yang menengoki memekmu, jadi biar kami yang memberikan itu semua sama kamu,” kata Abdul sambil berusaha memasukkan penisnya ke dalam mulut Dewi.

Dewi masih berusaha meronta dan kepalanya bergoyang ke kiri dan kanan menghindari penis si Abdul yang sedang berusaha untuk memasuki mulutnya, sementara Amir dan Komar menahan dengan kuat kedua tangan Dewi, dan mulut mereka masih menyerang kedua payudara dan putingnya, dan si boss yang saat ini sedang merasakan penisnya terbenam dalam vagina Dewipun memegangi dengan kuatnya kedua kakinya, kedua tangannya yang berotot memegangi dengan kuat kedua paha Dewi dan menekannya kearah luar sementara itu pantatnya mulai memompa maju-mundur, dan si boss mulai merasakan ketatnya dinding vagina Dewi bergesekan dengan batang kemaluannya yang keluar-masuk seirama dengan gerakan maju-mundur pantatnya. Cerita Sex Di Perkosa Bergilir

”oooooggghhhh…gila…neng…memekmu bener-bener rapet sekali nich, eecchhhh… berdenyut lagi.. uuuiiiiihhhh….kontolku seperti diremas-remas sama memekmu nich…. Oooohhhhh….goblok bener nich suamimu neng, punya memek begini gak pernah dipakai, biarlah gua aja yang makai dan menikmati memek sempit ini,” lenguh si boss.

Abdul masih berusaha memasukkan penisnya ke dalam mulut Dewi, dengan dengkulnya dan tangan kirinya dia menahan kepala Dewi agar tidak bisa bergoyang kekiri dan kekanan, lalu tangan kanannya memegangi kontolnya dan menekankan ke bibir Dewi, karena mulut Dewi masih tertutup akhirnya dia memencet hidung Dewi sehingga Dewi gelagapan berusaha nafas dengan mulutnya, saat mulutnya Dewi terbuka dengan sigap Abdul memasukkan penisnya ke dalam mulut Dewi.
“Gggggllluuuuupppp……” Dewi gelagapan saat penis Abdul menerobos mulutnya.
“Oooooohhhhh….ayo neng emut-emut kontolku ini……jilatin kontolku…ayooo…gak usah malu-malu…kan kamu jarang dapet kontol neng, ini mumpung ada jadi nikmatin ajach..hehehehehehe,” Abdul terkekeh saat berhasil memasukkan penisnya ke dalam mulut Dewi.
Diserang oleh ke empat orang ini Dewi sebetulnya merasa senang, dia berpikir malam ini dia akan dapat menikmati 4 batang kemaluan mereka, tapi karena mereka bukanlah orang-orang yang ia kenal, maka dia tetap pura-pura berusaha menolak sambil dia mulai merasakan enak vaginanya disodok-sodok oleh kemaluan si boss, Dewi berusaha tidak memperlihatkan dan mengeluarkan suara-suara desahan, karena dia ingin merasakan perkosaan yang sedang di alaminya ini, perbuatan kasar mereka memberikan sensasi kenikmatan yang berbeda. Memang perbuatan-perbuatan ke empat orang ini kasar-kasar, si boss yang sedang mengeluar-masukkan penisnya di vagina Dewi, sodokan-sodokan yang di lakukannya terbilang kasar terutama saat dia menghujamkan batang itu ke dalam lubang Dewi, gerakan keluar masuknya tidak bisa dibilang halus, entah karena si boss ini mantan residivis jadi perbuatannya kasar atau karena dia sangat bernafsu sekali menyetubuhi Dewi, penisnya keluar masuk di lubang senggama Dewi dengan cepat dan kasar, Dewi ingin mendesah keenakan tapi dia berusaha untuk menahan mulutnya tidak mengeluarkan suara desahan. Cerita Sex Diperkosa Bergilir

Amir dan Komarpun perlakuan mereka di kedua payudara Dewi sangat kasar, remasan-remasan tangan mereka sungguh kasar entah karena tangan mereka yang kasar atau karena mereka memang kasar karena mereka juga bekas residivis, terlihat kedua payudara Dewi yang mengkal itu memerah bekas jari-jemari tangan mereka, kedua putingnya Dewipun tak luput dari perlakuan kasar mereka, kedua putingnya Dewi terlihat semakin mencuat dan mengeras akibat perlakuan kasar mereka, kedua putingnya Dewi sering mereka tarik-tarik menggunakan mulut mereka dan dihisap-hisap dengan kuatnya. Abdulpun begitu juga, kontolnya sering ia pukul-pukulkan di bibirnya Dewi, dan saat di dalam mulut Dewi iapun menyodok-nyodokkan kontolnya itu dengan kasar, terlihat pipi Dewi sering melembung akibat sodokan kontolnya, Dewipun sering gelagapan saat Abdul menyodok-nyodokkan kontolnya itu, tapi Dewi sendiri merasakan enak dan sakit di perlakukan begitu oleh mereka.

“Sudddaaahhhh…hentikaan…jangan…aaaduuuuhhh…sakiitt…saakiiittt…toooloongg…hentikan…aaddduuuhhhh…..to loooonnggg…hentikkaaannn….suddaaahhh…adduuuhhh…amp uuuunnn….sakiiiittt….” Dewi pura-pura merintih kesakitan tapi sangat menikmati permainan mereka.
“Oooohhhhh…aaachhh…neng…nikmatin…aja….hehehhehe….o oooohhhhh….memekmu bener-benerrr…..enaaak….belum pernah gua nikmatin memek yang seenak punyamu neng….oooohhhhhh….” si boss mendesah keenakan.
“Iyaaachhh..nich…bosss…..mulutnya…juga enak…lembut di kontolku…..hehhehehe…. boss…cepetan dach tuch ngentotin memeknya…gua juga pengen ngerasain batang gua di jepit memeknya nich….oooooooohhh….” kata si Abdul.
“Emang loe doang yang pengen ngerasain jepitan memeknya Dul, gua juga pengen nich, hehehehehehe…..toketnya….mengkal sekali nich….hhhhmmm…sslllrrpppp…. putingnya udah ngaceng nich boss….nampaknya si eneng nich sudah terangsang juga….hhhmmm. ….sssllrrrppppp…..sakit tapi enak yach neng….hehehehhe…..hhhmmm…sssllrrrpppp…,” kata Amir yang sibuk dengan tetek Dewi.

“hooh….gua juga pengen…nich…kontolku udah ngaceng bener nich….pengen masuk ke dalam memeknya…..masa…gua cuman ngisepin toketnya doang…..nich putingnya juga udah ngaceng gua isepin….hehehhee…..” kata si Komar yang sama-sama sibuk di payudara yang satunya.
Selama ini belum pernah Dewi mendapat perlakuan kasar seperti sekarang dia alami, biasanya lelaki yang menyetubuhinya memperlakukannya dengan lembut, walaupun Bambang pernah memperkosanya tapi tidak sekasar yang mereka lakukan sekarang ini, Dewi merasakan sakit tapi juga enak, dia ingin mendesah dan merintih-rintih, tapi dia berusaha menahan mulutnya untuk tidak mengeluarkan suara desahan atau rintihan. Abdul dan bossnya semakin gencar mengeluar-masukkan kemaluan mereka di mulut dan vagina Dewi, keduanya seperti sedang berlomba untuk mencapai puncak kenikmatan mereka, gerakan mereka berdua bertambah cepat, Dewi semakin bertambah gelagapan meladeni kemaluan Abdul yang keluar masuk di mulutnya, pipinya Dewi terlihat menggembung dan mengempis dengan cepat juga seirama dengan keluar masuk penis Abdul, gerakan merekapun sudah mulai tidak beraturan, nampaknya Abdul dan sang boss akan segera mencapai puncak kenikmatan mereka. Cerita Dipaksa Ml

“Oooohhhh…neeeenngg….enaaaknya…ngentotin memeeekkmuuu…..oooohhhh… gua udah gak tahan lagi nich….ooohhhh…gua mau ngecreeett…..oooohhhh…neeenggg enak. Guaaaa keluaaaarrr…aaacchhhh….neengg….terimmaaa…pejuh guaaa…nichhh…aahhh sedaaaappp…..” si boss mengerang panjang.

Creeeettt….creeeettt…creeettt….creeetttt…kontol si boss menembakkan air maninya di dalam rongga senggama Dewi, Dewi merasakan betapa hangatnya cairan sperma si boss ini, terlihat si boss menekan dalam-dalam penisnya bersamaan dengan muncratnya air maninya itu, tubuh si boss mengejang saat menembakkan spermanya.

Creeeettt….creeeettt….ccreeettt….creeettt….sperma Abdulpun ikutan muncrat di dalam mulut Dewi, bertepatan dengan penisnya memuntahkan lahar kenikmatannya Abdulpun menekan penisnya ke dalam mulut Dewi, Dewi bertambah gelagapan saat penis itu masuk lebih dalam di mulutnya sehingga menyentuh anak tekaknya dan Dewipun tersedak saat sperma si Abdul mulai membanjiri kerongkongannya.

“Neeengg….gua juga ngecret nich…oooohhh….telan pejuhku….neng….oooohhhh…” Abdul mengerang menyambut puncak kenikmatannya.
“Uuhuuk…uuuhukk…..aaarrrgghhh….uuuhuukkk…uuhuuukkk ….” Dewi tersedak saat kerongkongannya diterjang sperma si Abdul.

Setelah tetes terakhir air mani mereka menetes keluar, keduanya hampir berbarengan mencabut kemaluan mereka masing-masing dari mulut dan vagina Dewi, sang boss melihat lubang senggama Dewi empot-empotan seperti pantat ayam, dan dari dalam lubang vagina Dewi mengalir cairan putih kepunyaannya, spermanya mengalir keluar perlahan-lahan seolah-olah sedang dipompa keluar oleh lubang senggama Dewi yang sedang empot-empotan itu.

“Boss…giliran kita nich…ngerasain memeknya dong,” kata si Amir
“Mar, gua duluan yach ngentotin memeknya si eneng ini, hehehehe loe terakhir aja yach,” lanjut si Amir, sambil memposisikan tubuhnya di depan selangkangan Dewi.
“Waahhh….masa gua terakhir sich, kita barengan aja Mir, loe ngentot memeknya, biar gua yang entot boolnya….hehehehe…pasti enak juga tuch….gua pengen nyobain kaya di film-film tuch…pasti bool si eneng masih perawan,” kata si Komar. Cersex Dipaksa

“Yach udah kalau loe mau ngentotin bool si eneng, berarti si eneng harus naikin gua, ayo neng buruan, gua udah gak tahan pengen ngerasain sempitnya memekmu..hehehehe… tadikan lubang atas dan bawah loe udah ngerasain kontol-kontol boss gua dan si Abdul, sekarang lubang depan dan belakang ngerasain kita punya…hehehehhe,” kata si Amir sambil menarik tangan Dewi untuk bangun dan menindih tubuhnya.

Si Abdul dan sang boss membantu Amir dengan memposisikan tubuh Dewi diatas tubuh si Amir, dan memposisikan selangkangan Dewi diatas selangkangan Amir, Amir mendapatkan bantuan dari si Abdul dan sang boss, melepaskan pegangannya pada Dewi dan mulai memegangi penisnya sendiri, dia pegangi penisnya sehingga berdiri tepat berhadapan dengan vagina Dewi, kepala penisnya dia arahkan ke lubang vagina Dewi dan diselipkannya…sssslllleeeeeeppppp…kepala penis itu pun terjepit oleh vagina Dewi. Cerita Di Paksa Ngentot

“Uuuaaaahhhh…bener….kata si boss nich...memeknya rapet…hehehehe…Dul…tekan tubuh si eneng kebawah dong... hehehehe….biar si ujangku masuk kedalam memeknya” kata si Amir.
Si Abdul dengan dibantu si boss mulai menekan tubuh Dewi kebawah, dan..bblllleeesssss penis si Amir tertelan seluruhnya oleh vagina Dewi, Komar yang melihat vagina Dewi sudah menelan penis Amirpun mulai menghampiri mereka, didorongnya tubuh Dewi hingga jatuh dalam pelukannya. Amir segera memeluk tubuh Dewi dengan erat sehingga Dewi sulit untuk berontak, lalu Komar menyelipkan penisnya ke lubang anus Dewi….ssslleeeeppppppp…..kepala penisnya mulai menyeruak masuk di lubang anus Dewi, tanpa menunggu lama lagi Komar yang memang sudah sangat bernafsu itu segera menghentakkan kontolnya kuat-kuat, bbbblllleeeeeeesssssssss……penis itu masuk seluruhnya di dalam lubang anus Dewi.

“Aaadddduuuhhhhh……..saaakiiittt…..aaduuuuhhh….ssud aaahhh…cabut…pantatku sakit adduuuhhh….aampuuunn…sudaah…ammpuuunn…jangan…terus in..aduuhh….” Dewi berpura-pura kesakitan padahal dia sedang merasakan keenakan di terobos oleh kedua batang kemaluan mereka.
“Wuuihhh….emang belon pernah ada yang pakai nich boolnya si eneng, asli masih rapet-pet…hehehehhee…beruntung gua dach dapatin lobang yang masih perawan…uuuhhhh gillaaaa….ngempot juga nich bool kaya boolnya ayam…hahahahaha…Mir…enak juga nich dapetin bool si eneng” Kata si Komar.

“Uuuuhhh…memeknya tambah sempit aja nich, gara-gara kontolmu nyumpalin boolnya tuch, emang enak nich memek si eneng, jarang dipake ama lakinya kita yang beruntung jadinya ngerasain rapetnya memek si eneng…hehehehe…” kata si Amir.

“Mar, boolnya masih perawan tar gua mau nyobain juga ach….memeknya masih rapet seperti memek perawan, eeehhh…boolnya juga gak pernah ada yang pakai, komplit dach si eneng nich punya dua lubang yang satu jarang dipake yang atunya masih perawan…” kata si boss.
“iyach nich boss, sepertinya baru kita nich yang pakai, rapet bener nich boolnya…enak boss, boolnya juga ngempot nich boss….uuuuiiihhh…nikmaaaaat….ooooohhhh….” kata Komar lagi sambil mulai mengeluar masukkan kontolnya itu dalam lubang anusnya Dewi. Cerita Seks Di Paksa

Dengan kedua tangan memegangi pinggang Dewi, Komar mulai memaju-mundurkan tubuhnya Dewi dengan cepat, sehingga kedua batang kemaluan mereka dengan cepat keluar masuk di dalam lubang memek dan anus Dewi, Komar dan Amir melenguh keenakan merasakan sempitnya lubang-lubang Dewi, Dewi sendiri merasakan enak disetubuhi oleh mereka ini,

sssrrrttttt…blleeeess….srrrrttt…bbleesss….sssrrtt… .bleesssss nampak kedua batang kemaluan Amir dan Komar bagaikan piston mesin keluar masuk di kedua lubang Dewi dengan cepatnya.
“Uuuggghhh….bener…enak..nich..si eneng…ooohhh…kontolku kejepit bener nich ama memek si eneng….oooohhh….hhhmmmm….ssslllrrrppp….ooohh…hhhmm m…ssllrrrppp …oooohhh….hhhmm….sssllrrrpppp….” Amir melenguh sambil mulutnya sibuk menghisap-hisap payudara Dewi yang tepat bergantungan di depan wajahnya, kedua tangannya juga ikut meremas-remas kedua gunung kembar Dewi itu.

“Adduuuhhh….sudaaaahhh…saaakiiittt….aaaduuuhhh…aaa mmppuuunn…saaakiitt… sudaaaahhh…baaanggg….caabuuuttt…punya kaliann….aaduuuhhh…” Dewi merintih pura-pura kesakitan padahal dia merasakan enak yang luar biasa disetubuhi oleh mereka dengan kasar dan cepat. Cerita Sex Yang Dipaksa

“Eeehh…neng…nikmatin aja batang-batang kita ini….hehehee….ntar juga gak sakit lagi yang ada malah enak, oooohhh…..neng…ooohhh…boolmu enak…bener nich…ooohhh… jarang dipake sich si eneng…jadi kesakitan dientot kita-kita….hehehhee….oooohhh…. sedaaaaapppp….nikmaaaattt….ooooohhh…,” Komarpun melenguh keenakan.
“Gimana neng, enak gak dientot oleh dua orang sekaligus….hahahahaha…pasti enak yach, kasihan si eneng biasanya jarang di entot yach, sekarang begitu dientot sekaligus dua orang yang ngentotin…pasti enak…yach…” si boss berkata pada Dewi, sambil memegangi dagu Dewi.
“Ampuun..baannggg…ampppuunnn….sudaaaahhh…baang…jan gann perkosa saya lagi aaddduuuhhhh…sakkkiiittt…..” Dewi berkata pura-pura minta di hentikan entotan mereka di kedua lubangnya, tapi dalam hatinya dia memohon untuk jangan berhenti mengentotin dirinya.
“Hahahahaha…kenapa minta berhenti….kan si eneng jarang dientot ama lakinya, biar kita aja yach yang bantuin ngentotin….kasihan kan tuch memek kaga pernah ada yang tengokin ama ngairin….hahahahaha…tenang neng…waktu kita masih panjang…kita akan bikin eneng puas,” kata si boss lagi. Cerita Seks Dipaksa Ngentot

Sementara itu Komar semakin cepat menggerakkan tubuh Dewi maju mundur, sehingga penisnya dan penis Amir semakin bertambah cepat keluar-masuk di kedua lubang Dewi. Dewipun semakin merintih-rintih berpura-pura kesakitan, Komar dan Amirpun melenguh-lenguh keenakan merasakan jepitan lubang anus dan vagina Dewi yang sempit, sementara itu Abdul dan sang boss mulai terangsang, batang-batang kemaluan mereka mulai bangun kembali, nafsu birahi mereka timbul kembali menyaksikan aksi kedua teman mereka yang sedang menggarap tubuh sexy Dewi.
“Addduuuuhhh….sudaaaahh…ssuddaaahh…ampppuunnn….tol ong hentikan…aduuuhhh aamppuunn…” Dewi merintih pura-pura kesakitan padahal sedang merasa keenakan di genjot oleh batang-batang kemaluan Amir dan Komar.

“Aaaacchhhh…neng…kalau enak bilang enak ajach ngerasain di entot kita-kita, oooohhh sedaaappp…nikmaaatt…bosss…mulutnya bawel juga tuch minta dientot juga kali…. Hehehehe….masukin aja kontolmu tuch kedalam mulutnya, lagian kontolmu udah ngaceng lagi tuch boss…hehehehe...biar si eneng nich makin ngerasa keenakan… ooohhhhhh….” Kata si Komar sambil mengerang keenakan.

Terlihat si boss menghampiri wajah Dewi, kontolnya yang sudah ngaceng itu di sodorkan ke mulutnya Dewi, dan dengan cepat penisnya masuk kedalam mulut Dewi yang sedang merintih-rintih pura-pura kesakitan, sekarang ke tiga lubang Dewi sudah terisi oleh batang-batang kemaluan mereka, dan si boss hanya memegangi kepala Dewi saja karena tubuh Dewi yang bergerak maju-mundur akibat dorongan tangan si Komar di pinggang Dewi, sehingga sang boss tidak perlu repot untuk memaju-mundurkan penisnya di mulut Dewi. Cerita Diperkosa Bergilir

“Uuaaaahhh….lembutnya nich bibir si eneng, ayo neng kenyot-kenyot kontolku…mending tuch mulut di pakai ngenyotin kontolku daripada merintih kesakitan melulu…hehehe… oooohhh…sedaaappp….yaaacchhh…kenyot…ayooo jangan malu-malu kenyot…..ooohhh nikmatnya mulutmu neng,” kata si boss yang merasakan enak kontolnya keluar-masuk di mulut Dewi.
“hhmmmm….hhhmmmm….hhhmmmm…..ggllleeekkkk…..hhhmmm m…gllleekkkk….” Dewi bergumam.

Ketiga batang kemaluan mereka yang memenuhi ketiga lubangnya membuat Dewi semakin keenakan, tetapi sampai saat ini Dewi tetap pura-pura kesakitan, dia pura-pura tidak mau meladeni permainan mereka padahal sesungguhnya Dewi merasakan nikmat luar biasa merasakan perlakuan kasar mereka ini, sebetulnya dia ingin berteriak kepada mereka untuk mempercepat sodokan-sodokan mereka di kedua lubangnya. Ia sudah mendekati puncak kenikmatannya, lubang vaginanya semakin berdenyut, gelegak lahar kenikmatannya sudah di ambang pintu bersiap untuk muncrat keluar, tetapi Dewi harus bersabar untuk tidak memperlihatkan pada mereka bahwa dirinya akan segera mencapai puncak kenikmatannya akibat sodokan-sodokan batang kemaluan mereka sampai dia yakin ke empat orang itu betul-betul takluk dan tunduk pada dirinya. Komar semakin menggila, kedua tangannya semakin cepat mendorong dan menarik tubuh Dewi, dibarengi dengan gerakan pantatnya yang menghujam saat dia menarik pinggang Dewi, sehingga penisnya menghujam dalam-dalam di lubang anus Dewi, Komar merasakan puncak birahinya akan segera ia raih, gerakannyapun semakin bertambah cepat dan kasar, Amir sendiri terlihat mengangkat pantatnya saat Komar menarik tubuh Dewi, sehingga penisnya juga semakin menyeruak masuk di lubang senggama Dewi,
Amirpun merasakan hal yang sama puncak kenikmatannya akan segera ia rengkuh.

“Mar…cepetin gerakan tanganmu itu…oooohhh…gua mau ngecret…nich…aaahhh…gak tahan lagi nich kontolku dijepit memeknya neng ini……enaaaakkk…beneerr…cepet…Mar. cepet….uuuuuggghhh……gilaaaaa…..memeknyaa….oooogghh h….guaaaaa…ngecret..
Dach…oooohhh……neng…terima…pejuhku…nich….oooohhhh…. ,” Amir mengerang menyambut puncak kenikmatannya.

Ccreeeeettt….ccreeett…creeeeett….ccreeett….ccreeet t…..kontolnya Amir memuntahkan lahar kenikmatannya di dalam relung senggama Dewi, Dewi merasakan dinding rahimnya menjadi hangat oleh semburan sperma Amir.

“udah ngecret…loe….Mir….oooouuugghhh…enak…gua juga mau ngecret nich…kontolku juga..enaaakkk dijepit boolnya….ooohhh…neng….gua juga mau keluar…nich….ooohhh.. enak…ngentotin boolmu neng….aaahhh…..neng…terimaaaa….spermaku…nich….aaah h nikmaaaaat….aaaahhh…..neng…..aaahhh….neng…..” Komarpun mengerang saat penisnya menyemburkan air maninya membasahi lubang anus Dewi. Cerita Dipaksa Diperkosa

Creeeettt…creeettt….creeettt…creettttt….creeettt…. penis Komar menembakan sperma di lubang anus Dewi, Dewi merasakan hangat di dinding duburnya. Saat Komar dan Amir mencapai puncak kenikmatannya, ia sendiripun mengalami puncak kenikmatannya, hanya ia menahan agar tidak mengeluarkan erangan nikmat saat mencapai puncak kenikmatannya tersebut, tanpa disadari oleh Amir dinding vagina Dewi berdenyut kencang saat menyemburkan lahar kenikmatannya, Amir juga tidak menyadari batang kemaluannya menjadi hangat karena saat itu dia sedang meresapi nikmatnya batang kemaluannya mengeluarkan spermanya. Sssrrrrr…sssrrrr…sssrrrrrr… .vagina Dewi menyemburkan lahar kenikmatannya membanjiri lubang senggamanya dan membasahi penis Amir yang sedang berada dalam jepitan vaginanya.

“hehehehe…giliran kita lagi nich ngentotin si eneng ini….ayo Dul, giliran kita bikin si eneng ini puas dientot…gua mau nyobain boolnya….hehehehe…memeknyakan udah gua cobain tadi, sekarang gua mau nyobain jepitan liang boolnya nich….” Kata si boss.
“Ayoo…bos…gua juga pengen ngerasain jepitan memeknya, tadi gua cuman di emut pake mulutnya sekarang gua pengen kontolku ini di emut memeknya…hehehehe…” jawab si Abdul.
Abdul mulai merebahkan tubuhnya, kontolnya yang sudah sangat tegang dia pegangi dengan tangannya sehingga tegak mengacung, tanpa membuang waktu lagi si boss menarik tubuh Dewi dan menaikkan ke atas tubuh si Abdul. Abdul langsung menempatkan kontolnya ke selangkangan Dewi, kepala penisnya bersentuhan dengan bibir vagina Dewi, dan mulai menekan bibir vagina Dewi. Si boss mengarahkan lubang senggama Dewi agar tepat berhadapan dengan penis si Abdul, setelah melihat kepala penis Abdul berada tepat di posisinya dengan sekali hentakan si boss menekan pantat Dewi ke bawah sehingga penis Abdul lenyap di telan lubang senggama Dewi, Dewi melenguh panjang akibat sentakan sekaligus tersebut.i Abdulpun mengerang keenakan saat penisnya langsung tenggelam di lubang senggama Dewi. Cerita Sexs Dipaksa

“aaaaaaawwwww…,” lenguh Dewi.
“Uuuuggghhhh…gilaaaa….bosss…bener-bener…rapet..nich…. memek…..uuuuuggghhhh kontolku kejepit sekali…..uuuugghhh…enaaaakk….bosss…enaaakkk…memek si eneng nich…hehehehe…gak percuma kita ngerampok rumahnya dapet memek begini sich…” kata si Abdul.
“Khan gua bilan dari tadi…emang memeknya si eneng ini rapet sekali….hehehehe…tahan jangan goyang dulu loe…gua mau masukin kontolku nich…hehehehehe…..ke boolnya… coba rapetnya sama gak sama memeknya….tahan….neng…hehehhe..terima nich kontolku…hehehehe….” Kata si boss sambil menempatkan kontolnya di lubang anus Dewi.
Sleeepppp….kepala penis si boss terselip di lubang anus Dewi, dan dengan sekali hentakan kuatnya menancapkan penisnya ke dalam anus Dewi sementara kedua tangannya memegangi pinggang Dewi dan menahannya agar tidak maju saat dia menyodokkan penisnya itu …blleeeessssssss…. penis si boss pun tenggelam di dalam lubang anus Dewi.

“Aaaarrrgghhh…..aaaadddduuuhhhh…..aaaaddduuuuuhhhh …..” Dewi kembali melenguh.
“Ooouuugggghhh….gilaaaa…nich boolnya rapet jugaaa….biar udah dimasukin kontol si Komar tapi masih rapet sekali…oooouuggghhhh…..” Si Boss mengerang.
“Hooh….memeknya juga masih rapet nich boss, padahal udah kontol-kontol kalian udah menyodok-nyodoknya….hehehehehe….apalagi sekarang kontolmu sedang ada di boolnya jadi tambah sempit nich memek….gak rugi kita boss masuk ke rumah ini….” Kata si Abdul.
“Ssshhhhh…Tahan….jangan gerak dulu kalian…ssshhhhh,” tiba-tiba Dewi berkata pada si boss dan si Abdul saat si boss hendak menggerakkan pinggangnya.
Anehnya si boss langsung menuruti perkataan Dewi, nampaknya ilmu Ki Jaya sudah mengena pada diri si boss, merasakan bahwa si boss menghentikan gerakannya. Dewi tahu bahwa ilmu Ki Jaya sudah bekerja pada mereka semua. Cerita Seks Paksa

“Mulai sekarang kalian harus patuh samaku,” lanjut Dewi.
“Iyach neng….yang penting kita di kasih kenikmatan sama si eneng aja dach,” jawab mereka serempak.

“Baiklah, sekarang kalian berdua entotinaku sampai puas….” Kata Dewi sambil tersenyum.
“Baik…neng…akan kami lakukan..permintaan si eneng….kami akan bikin si eneng merem-melek….” kata si boss sambil menyeringai.

Dewi mulai memaju-mundurkan pantatnya sehingga kedua batang kemaluan yang sedang menyumpal kedua lubangnya itupun keluar masuk dengan sendirinya. Si boss dan Abdul dibuatnya merem-melek oleh gerakan Dewi tersebut, Abdul mulai mengimbangi permainan Dewi, kedua payudara Dewi yang jadi sasaran serangannya. Gunung kembar yang bergoyang di depan matanya segera ia raih dan Abdul mulai meremas-remas keduanya dengan penuh nafsu dan kasar, membuat Dewi melenguh-lenguh menikmati remasan-remasan kasar tangan Abdul di kedua payudaranya, tak hanya kedua tangannya saja yang bergerak mulutnyapun mulai ikut membantu menyerang kedua bulatan dan kedua putingnya, silih berganti kedua putingnya dan bongkahan itu ia hisap-hisap kuat. Si boss tidak mau ketinggalan kedua tangannya mulai meremas-remas pantat Dewi kadang-kadang menampar-nampar pantat itu sehingga kedua bongkahan pantat Dewi yang putih menjadi kemerahan akibat tamparan-tamparan telapak tangan si boss. Dewi semakin melenguh menikmati permainan kasar kedua orang ini. Cerita Dipaksa Seks

“Ooouugghhh…teruuuss…terusss…yacch….tampar…pantatk
u…ooohh…hisaaapp..tetekku…oooohhh…terusss..tteruuu sss…aaachhh…nikmat…oooggghhh….tekan lebih dalam kontolmuuuu…ooouugghh…iyyaaaachhh…begituuuu…puaskk annn…akuu….” Lenguh Dewi.
Dorongan tubuh Dewi kebelakang di sambut dengan gerakan si boss yang memajukan pantatnya sehingga batang kemaluannya melesak lebih dalam di lubang anus Dewi, membuat Dewi tambah keenakan akibat ulah si boss itu, belum lagi dengan tamparan-tamparan halus yang silih berganti menghajar bongkahan pantat Dewi kiri dan kanan, Komar dan Amir yang menyaksikan aksi Dewi yang heboh mulai kembali terbangkit nafsu birahinya, batang kemaluan mereka perlahan-lahan mulai bangkit kembali, tak menunggu lama batang kemaluan mereka sudah ngaceng sempurna, Dewi yang sedang menikmati kedua lubangnya disodok-sodok penis Abdul dan si boss melihat batang kemaluan Komar dan Amir yang kembali ngaceng.

“Ehh..kaliaaan….kemariii…cepatt…..aku pengen ngemutin kontol-kontol kalian….oooohhh aaaccchhh…ssshhh….cepppaaatt…yang lebih keraaaass…aacchhh..tekaaan…yang lebih kerasss…lebih dalamm…ooouuugghhh….” Dewi mengerang.

Tanpa disuruh dua kali kedua orang itu menghampiri Dewi yang sedang asyik berguncang-guncang menikmati sodokan-sodokan kedua teman mereka, Komar mengambil posisi di sebelah kiri Dewi sedangkan Amir di sebelah kanan Dewi, hampir berbarengan keduanya mengasongkan penisnya masing-masing kehadapan Dewi, sambil masih asyik memaju-mundurkan pantatnya, kedua tangan Dewi mulai meraih kedua batang kemaluan Komar dan Amir, kedua tangannya mulai mengocok-ngocok batang kemaluan mereka, mulutnyapun mulai ikut bermain, batang kemaluan Komar yang mendapat giliran pertama di emut oleh mulut Dewi. Komarpun melenguh merasakan emutan mulut Dewi di penisnya, sementara Amir mendesah merasakan kocokan tangan Dewi, puas dengan ngemutin penis Komar, giliran penis Amir yang diserbunya, begitulah silih berganti kedua batang kemaluan Komar dan Amir di emut-emut dan dijilat-jilat oleh mulut dan lidah Dewi, keduanya merem-melek menerima perlakuan Dewi pada batang-batang kemaluan mereka. Cerita Sek Yg Di Paksa

Malam itu Dewi betul-betul merasa puas sekali bersetubuh melawan ke empat orang ini, silih berganti penis-penis mereka mengisi semua lubang-lubang yang dimilikinya, jika si boss sedang memakai vaginanya maka si Amir yang ngentotin lubang anusnya, lalu mulutnya di isi oleh penis si Komar, jika si Abdul sedang menyodominya maka giliran si Komar menyodok vaginanya dan si boss menyodok-nyodok mulutnya. Entah berapa kali lahar kenikmatan Dewi tumpah malam ini melayani nafsu birahi para lelaki perampok itu. Begitupula dengan ke empat orang perampok itu entah sudah berapa kali penis-penis mereka memuntahkan air maninya di dalam relung-relung vagina Dewi. Persetubuhan yang mereka lakukan akhirnya terhenti saat mau memasuki adzan subuh, akhirnya ke empat orang itu meninggalkan rumah Dewi setelah terlebih dahulu meninggalkan nomor HP mereka kepada Dewi, bila suatu saat Dewi membutuhkan mereka untuk apa saja mereka akan datang untuk membantu Dewi, dan merekapun keluar dari rumah Dewi dengan tangan kosong, tanpa membawa sesuatu benda apapun dari rumah Dewi, tapi atas jasa-jasa mereka yang telah memberikan kepuasan kepada Dewi, Dewi menghadiahi mereka sejumlah uang. Baca kisah seks bergambar sebelumnya yang tidak kalah hot dengan judul " Cerita Seks Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku Dan Anak Buahnya ". END by Cerita Seks Hot Dewasa ~ Cerita Seks Dewasa Terbaru, Cerita Mesum ABG, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Bergambar 2016, Cerita Seru Ngentot ~
Cerita Dewasa Di Perkosa Para Begal, Cerita Seks Aku Di Perkosa Berkali-kali, Gak Sanggup Bayar Hutang Aku Di Perkosa, Aku Diperkosa Kuli Bangunan, aku diperkosa 3 lelaki biadab, Cerita Diperkosa Diterminal, Cerita Dewasa Diperkosa Secara Bergilir Oleh Dosen, Cerita diperkosa oleh Satpam bergilir, Cerita Seks Memekku Di Gilir Tiga Pembantuku, Cerita Seorang Polwan Diperkosa Penjahat, Cerita Ngewe Aku Di Perkosa Giliran Sama Mertua Ku, Diperkosa Saat Menghadiri Pesta Pribadi, Cerita Dewasa Habis Dugem diperkosa Sampai Pingsan, Cerita Dewasa Cewek Seksi Di Perkosa Perampok, DI GILIR OLEH BAPAK DI POS RONDA, Tante Montok Di Perkosa Cerita Sex Dewasa, Maniak Seks Yang Menikmati Perkosaan, Gara Gara Kehabisan Bensin Aku Di Entot Bergiliran, Di perkosa 5 kuli bangunan sampi nangis, Cerita Di Perkosa Giliran Di Kebun Teh, Cerita Dewasa Siswi SMA Diperkosa Gangbang Oleh Guru, Guru Les Diperkosa Giliran, Diperkosa anak kecil cerita dewasa, Sekretaris Cantik Diperkosa, Cerita Tante Di Entot Ber Giliran Ma Kontol Gede, Janda Mabok Diperkosa Giliran, Bokep Di Perkosa Giliran, Hot Ngewe Cerita Istri Pejabat Diperkosa Giliran, Perkosa Gadis Cantik Dan Mulus, Gangbang Anak Geng Motor, Cerita Pemerkosaan Sadis Secara Beramai-ramai, Aku Diperkosa Secara Liar Oleh Kawanan Penjahat, Cerita Seks Cewek Cantik Diperkosa Preman Rame-Rame, Cerita Seks Awalnya diperkosa, lalu jadi budak sex, Cerita Dewasa Giliran Sex Gadis Cantik, Cerita perkosa Ibu Muda Tetangga rumah
Read more

Minggu, 12 Juni 2016

Cerita Dewasa Aku Ngentot Dengan Istri Tetanggaku Sampai Hamil

Cerita Ngentot Tetangga | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex Hot | Cerita Ngentot | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Selingkuh  - Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas berselingkuh dengan istri ku yang cantik tetangga hingga hamil , Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Dewasa Aku Ngentot Dengan Istri Tetanggaku Sampai Hamil ". Selamat menikmati.
Ngentot Dengan Istri Tetanggaku
Ngentot Dengan Istri Tetanggaku

 Cerita Dewasa Ngentot Dengan Istri Tetanggaku Yang Cantik Sampai Hamil

Cerita Dewasa - Sudah bertahun-tahun kegiatan ronda malam di lingkungan tempat tinggalku berjalan dengan baik. Setiap malam ada satu grup terdiri dari 3 orang. Sebagai anak belia yg sudah bekerja aku dapat giliran ronda pada malam minggu.
Pada suatu malam minggu aku giliran ronda. Tetapi sampai pukul 23.00 2 orang temanku tdk muncul di pos perondaan.

Aku tdk peduli mau datang apa tdk, karena aku maklum tugas ronda adalah sukarela, sehingga tdk baik untuk dipaksa-paksa. Biarlah aku ronda sendiri tdk ada masalah
Karena memang belum mengantuk, aku jalan-jalan mengontrol kampung. Biasanya kami mengelilingi rumah-rumah penduduk. Pada waktu sampai di samping rumah Pak Ihksan, aku melihat kaca nako yg belum tertutup. Aku mendekati untuk melihat apakah kaca nako itu kelupaan ditutup atau ada orang jahat yg membukanya. Dengan hati-hati kudekati, tetapi ternyata kain korden tertutup rapi.

Kupikir kemarin sore pasti lupa menutup kaca nako, tetapi langsung menutup kain kordennya saja.
Mendadak aku mendengar suara aneh, seperti desahan seseorang. Kupasang telinga baik-baik, ternyata suara itu datang dari dalam kamar. Kudekati pelan-pelan, dan darahku berdesir, ketika ternyata itu suara orang bersetubuh. Nampaknya ini kamar tidur Pak Ihksan dan istrinya.
Aku lebih mendekat lagi, suaranya dengusan nafas yg memburu dan gemerisik dan goygan tempat tidur lebih jelas terdengar.
“Ssshh… hhemm… uughh… ugghh, terdengar suara dengusan dan suara orang seperti menahan sesuatu. Jelas itu suara Bu Ihsan yg ditindih suaminya. Terdengar pula bunyi kecepak-kecepok, nampaknya k0ntol Pak Ihksan sedang mengocok liang memek Bu Ihksan.

Aduuh, darahku naik ke kepala, k0ntolku sudah berdiri keras seperti kayu. Aku betul-betul iri membayangkan Pak Ihksan menggumuli istrinya. Alangkah nikmatnya menyetubuhi Bu Ihksan yg cantik dan bahenol itu.
“Oohh, sshh buuu, aku mau keluar, sshh…. ssshh..” terdengar suara Pak Ihksan tersengal-sengal.
Suara kecepak-kecepok makin cepat, dan kemudian berhenti. Nampaknya Pak Ihksan sudah ejakulasi dan pasti k0ntolnya dibenamkan dalam-dalam ke dalam memek Bu Ihksan. Selesailah sudah persetubuhan itu, aku pelan-pelan meninggalkan tempat itu dengan kepala berdenyut-denyut dan k0ntol yg kemeng karena tegang dari tadi.

Sejak malam itu, aku jadi sering mengendap-endap mengintip kegiatan suami-istri itu di tempat tidurnya. Walaupun nako tdk terbuka lagi, namun suaranya masih jelas terdengar dari sela-sela kaca nako yg tdk rapat benar. Aku jadi seperti detektip partikelir yg mengamati kegiatan mereka di sore hari.

Biasanya pukul 21.00 mereka masih melihat siaran TV, dan sesudah itu mereka mematikan lampu dan masuk ke kamar tidurnya. Aku mulai melihat situasi apakah aman untuk mengintip mereka. Apabila aman, aku akan mendekati kamar mereka. Kadang-kadang mereka hanya bercakap-cakap sebentar, terdengar bunyi gemerisik (barangkali memasang selimut), lalu sepi. Pasti mereka terus tidur.

Tetapi apabila mereka masuk kamar, bercakap-cakap, terdengar ketawa-ketawa kecil mereka, jeritan lirih Bu Ihksan yg kegelian (barangkali dia digelitik, dicubit atau diremas buah dadanya oleh Pak Ihksan), dapat dipastikan akan diteruskan dengan persetubuhan. Dan aku pasti mendengarkan sampai selesai. Rasanya seperti kecanduan dengan suara-suara Pak Ihksan dan khususnya suara Bu Ihksan yg keenakan disetubuhi suaminya.

Hari-hari selanjutnya berjalan seperti biasa. Apabila aku bertemu Bu Ihksan juga biasa-biasa saja, namun tdk dapat dipungkiri, aku jadi jatuh cinta sama istri Pak Ihksan itu. Orangnya memang cantik, dan badannya padat berisi sesuai dengan seleraku. Khususnya pantat dan buah dadanya yg besar dan bagus.

Aku menyadari bahwa hal itu tdk akan mungkin, karena Bu Ihksan istri orang. Kalau aku berani menggoda Bu Ihksan pasti jadi masalah besar di kampungku. Bisa-bisa aku dipukuli atau diusir dari kampungku. Tetapi nasib orang tdk ada yg tahu. Ternyata aku akhirnya dapat menikmati keindahan tubuh Bu Ihksan.

Pada suatu hari aku mendengar Pak Ihksan opname di rumah sakit, katanya operasi usus buntu. Sebagai tetangga dan masih bujangan aku banyak waktu untuk menengoknya di rumah sakit. Dan yg penting aku mencoba membangun hubungan yg lebih akrab dengan Bu Ihksan.

Pada suatu sore, aku menengok di rumah sakit bersamaan dengan adiknya Pak Ihksan. Sore itu, mereka sepakat Bu Ihksan akan digantikan adiknya menunggu di rumah sakit, karena Bu Ihksan sudah beberapa hari tdk pulang. Aku menawarkan diri untuk pulang bersamaku. Mereka setuju saja dan malah berterima kasih. Terus terang kami sudah menjalin hubungan lebih akrab dengan keluarga itu.

Sehabis mahgrib aku bersama Bu Ihksan pulang. Dalam mobilku kami mulai mengobrol, mengenai sakitnya Pak Ihksan. Katanya seminggu lagi sudah boleh pulang. Aku mulai mencoba untuk berbicara lebih dekat lagi, atau katakanlah lebih kurang ajar. Inikan kesempatan bagus sekali untuk mendekati Bu Ihksan.
“Bu, maaf yaa. ngomong-ngomong Bu Ihksan sudah berkeluarga sekitar 3 tahun kok belum diberi momongan yaa”, kataku hati-hati.
“Ya, itulah Dik Iwan. Kami kan hanya lakoni. Barangkali Tuhan belum mengizinkan”, jawab Bu Ihksan.
“Tapi anu tho bu… anuu.. bikinnya khan jalan terus.” godaku. “Ooh apa, ooh. kalau itu sih iiiya Dik Iwan” jawab Bu Ihksan agak kikuk.
Sebenarnya kan aku tahu, mereka setiap minggunya minmal 2 kali bersetubuh dan terbayg kembali desahan Bu Ihksan yg keenakan. Darahku semakin berdesir-desir. Aku semakin nekad saja.
“Tapi, kok belum berhasil juga yaa bu?” lanjutku.
“Ya, itulah, kami berusaha terus. Tapi ngomong-ngomong kapan Dik Iwan kimpoi. Sudah kerja, sudah punya mobil, cakep lagi. Cepetan dong. Nanti keburu tua lhoo”, kata Bu Ihksan.
“Eeh, benar nih Bu Ihksan. Aku cakep niih. Ah kebetulan, tolong carikan aku Bu. Tolong carikan yg kayak IBu Ihksan ini lhoo”, kataku menggodanya.
“Lho, kok hanya kayak saya. Yg lain yg lebih cakep kan banyak. Saya khan sudah tua, jelek lagi”, katanya sambil ketawa.

Aku harus dapat memanfaatkan situasi. Harus, Bu Ihksan harus aku dapatkan.
“Eeh, Bu Ihksan. Kita kan nggak usah buru-buru nih. Di rumah Bu Ihksan juga kosong. Kita cari makan dulu yaa. Mauu yaa bu, mau yaa”, ajakku dengan penuh kekhawatiran jangan-jangan dia menolak.
“Tapi nanti kemaleman lo Dik”, jawabnya.
“Aah, baru jam tujuh. Mau ya Buu”, aku sedikit memaksa.
“Yaa gimana yaa… ya deh terserah Dik Iwan. Tapi nggak malam-malam lho.” Bu Ihksan setuju. Batinku bersorak.

Kami berehenti di warung bakmi yg terkenal. Sambil makan kami terus mengobrol. Jeratku semakin aku persempit.
“Eeh, aku benar-benar tolong dicarikan istri yg kayak Bu Ihksan dong Bu. benar nih. Soalnya begini bu, tapii eeh nanti Bu Ihksan marah sama saya. Nggak usaah aku katakan saja deh”, kubuat Bu Ihksan penasaran.
“Emangnya kenapa siih.” Bu Ihksan memandangku penuh tanda tanya.
“Tapi janji nggak marah lho.” kataku memancing. Dia mengangguk kecil. “Anu bu… tapi janji tdk marah lho yaa.”
“Bu Ihksan terus terang aku terobsesi punya istri seperti Bu Ihksan.
Aku benar-benar bingung dan seperti orang gila kalau memikirkan Bu Ihksan. Aku menyadari ini nggak betul. Bu Ihksan kan istri tetanggaku yg harus aku hormati. Aduuh, maaf, maaf sekali bu. aku sudah kurang ajar sekali”, kataku menghiba. Bu Ihksan melongo, memandangiku. sendoknya tdk terasa jatuh di piring.

Bunyinya mengagetkan dia, dia tersipu-sipu, tdk berani memandangiku lagi.
Sampai selesai kami jadi berdiam-diaman. Kami berangkat pulang. Dalam mobil aku berpikir, ini sudah telanjur basah. Katanya laki-laki harus nekad untuk menaklukkan wanita. Nekad kupegang tangannya dengan tangan kiriku, sementara tangan kananku memegang setir.

Di luar dugaanku, Bu Ihksan balas meremas tanganku. Batinku bersorak. Aku tersenyum penuh kemenangan. Tdk ada kata-kata, batin kami, perasaan kami telah bertaut. Pikiranku melambung, melayg-layg. Mendadak ada sepeda motor menyalib mobilku. Aku kaget.
“Awaas! hati-hati!” Bu Ihksan menjerit kaget.
“Aduh nyalib kok nekad amat siih”, gerutuku.
“Makanya kalau nyetir jangan macam-macam”, kata Bu Ihksan.

Kami tertawa. Kami tdk membisu lagi, kami ngomong, ngomong apa saja. Kebekuan cair sudah. Sampai di rumah aku hanya sampai pintu masuk, aku lalu pamit pulang. Di rumah aku mencoba untuk tidur.

Tdk bisa. Nonton siaran TV, tdk nyaman juga. Aku terus membaygkan Bu Ihksan yg sekarang sendirian, hanya ditemani pembantunya yg tua di kamar belakang. Ada dorongan sangat kuat untuk mendatangi rumah Bu Ihksan. Berani nggaak, berani nggak. Mengapa nggak berani. Entah setan mana yg mendorongku, tahu-tahu aku sudah keluar rumah. Aku mendatangi kamar Bu Ihksan. Dengan berdebar-debar, aku ketok pelan-pelan kaca nakonya, “Buu Ihksan, aku Iwan”, kataku lirih.
Terdengar gemerisik tempat tidur, lalu sepi. Mungkin Bu Ihksan bangun dan takut. Bisa juga mengira aku maling. “Aku Iwan”, kataku lirih. Terdengar gemerisik. Kain korden terbuka sedikit.
Nako terbuka sedikit.

“Lewat belakang!” kata Bu Ihksan.
Aku menuju ke belakang ke pintu dapur. Pintu terbuka, aku masuk, pintu tertutup kembali. Aku nggak tahan lagi, Bu Ihksan aku peluk erat-erat, kuciumi pipinya, hidungnya, bibirnya dengan lembut dan mesra, penuh kerinduan. Bu Ihksan membalas memelukku, wajahnya disusupkan ke dadaku.
“Aku nggak bisa tidur”, bisikku.
“Aku juga”, katanya sambil memelukku erat-erat.
Dia melepaskan pelukannya. Aku dibimbingnya masuk ke kamar tidurnya. Kami berpelukan lagi, berciuman lagi dengan lebih bernafsu.
“Buu, aku kangen bangeeet. Aku kangen”, bisikku sambil terus menciumi dan membelai punggungnya.

Nafsu kami semakin menggelora. Aku ditariknya ke tempat tidur.
Bu Ihksan membaringkan dirinya. Tanganku menyusup ke buah dadanya yg besar dan empuk, aduuh nikmat sekali, kuelus buah dadanya dengan lembut, kuremas pelan-pelan. Bu Ihksan menyingkapkan dasternya ke atas, dia tdk memakai BH. Aduh buah dadanya kelihatan putih dan menggung.
Aku nggak tahan lagi, kuciumi, kukulum pentilnya, kubenamkan wajahku di kedua buah dadanya, sampai aku nggak bisa bernapas. Sementara tanganku merogoh kemaluannya yg berbulu tebal. Celana dalamnya kupelorotkan, dan Bu Ihksan meneruskan ke bawah sampai terlepas dari kakinya. cerita sex

Dengan sigap aku melepaskan sarung dan celana dalamku. K0ntolku langsung tegang tegak menantang. Bu Ihksan segera menggenggamnya dan dikocok-kocok pelan dari ujung k0ntolku ke pangkal pahaku. Aduuh, rasanya geli dan nikmat sekali. Aku sudah nggak sabar lagi. Aku naiki tubuh Bu Ihksan, bertelekan pada sikut dan dengkulku.

Kaki Bu Ihksan dikangkangkannya lebar-lebar, k0ntolku dibimbingnya masuk ke liang memeknya yg sudah basah. Digesek-gesekannya di bibir kemaluannya, makin lama semakin basah, kepala k0ntolku masuk, semakin dalam, semakin… dan akhirnya blees, masuk semuanya ke dalam kemaluan Bu Ihksan. Aku turun-naik pelan-pelan dengan teratur. Aduuh, nikmat sekali. K0ntolku dijepit kemaluan Bu Ihksan yg sempit dan licin. Makin cepat kucoblos, keluar-masuk, turun-naik dengan penuh nafsu.
“Aduuh, Dik Iwan, Dik Iwani… enaak sekali, yg cepaat.. teruus”, bisik Bu Ihksan sambil mendesis-desis.
Kupercepat lagi. Suaranya memek Bu Ihksan kecepak-kecepok, menambah semangatku.
“Dik Iwanii aku mau muncaak… muncaak, teruus… teruus”, Aku juga sudah mau keluar.

Aku percepat, dan k0ntolku merasa akan keluar. Kubenamkan dalam-dalam ke dalam memek Bu Ihksan sampai amblaas. Pangkal k0ntolku berdenyut-denyut, spermaku muncrat-muncrat di dalam memek Bu Ihksan. Kami berangkulan kuat-kuat, napas kami berhenti. Saking nikmatnya dalam beberapa detik nyawaku melayg entah kemana. Selesailah sudah. Kerinduanku tercurah sudah, aku merasa lemas sekali tetapi puas sekali.
Kucabut k0ntolku, dan berbaring di sisinya. Kami berpelukan, mengatur napas kami. Tiada kata-kata yg terucapkan, ciuman dan belaian kami yg berbicara.
“Dik Iwan, aku curiga, salah satu dari kami mandul. Kalau aku subur, aku harap aku bisa hamil dari spermamu. Nanti kalau jadi aku kasih tahu. Yg tahu bapaknya anakku kan hanya aku sendiri kan. Dengan siapa aku membuat anak”, katanya sambil mencubitku.

Malam itu pertama kali aku menyetubuhi Bu Ihksan tetanggaku. Beberapa kali kami berhubungan sampai aku kimpoi dengan wanita lain. Bu Ihksan walaupun cemburu tapi dapat memakluminya.
Keluarga Pak Ihksan sampai saat ini hanya mempunyai satu anak perempuan yg cantik. Apabila di depankan, Bu Ihksan sering menciumi anak itu, sementara matanya melirikku dan tersenyum-senyum manis. Tetanggaku pada meledek Bu Ihksan, mungkin waktu hamil Bu Ihksan benci sekali sama aku.
Karena anaknya yg cantik itu mempunyai mata, pipi, hidung, dan bibir yg persis seperti mata, pipi, hidung, dan bibirku.

Seperti telah anda ketahui hubunganku dengan Bu Ihksan istri tetanggaku yg cantik itu tetap berlanjut sampai kini, walaupun aku telah berumah tangga. Namun dalam perkimpoianku yg sudah berjalan dua tahun lebih, kami belum dikaruniai anak. Istriku tdk hamil-hamil juga walaupun k0ntolku kutojoskan ke memek istriku siang malam dengan penuh semangat. Kebetulan istriku juga mempunyai nafsu seks yg besar. Baru disentuh saja nafsunya sudah naik.

Biasanya dia lalu melorotkan celana dalamnya, menyingkap pakaian serta mengangkangkan pahanya agar memeknya yg tebal bulunya itu segera digarap. Di mana saja, di kursi tamu, di dapur, di kamar mandi, apalagi di tempat tidur, kalau sudah nafsu, ya aku masukkan saja k0ntolku ke memeknya. Istriku juga dengan penuh gairah menerima coblosanku. Aku sendiri terus terang setiap saat melihat istriku selalu nafsu saja deh. Memang istriku benar-benar membuat hidupku penuh semangat dan gairah.

Tetapi karena istriku tdk hamil-hamil juga aku jadi agak kawatir. Kalau mandul, jelas aku tdk. Karena sudah terbukti Bu Ihksan hamil, dan anakku yg cantik itu sekarang menjadi anak kesayangan keluarga Pak Ihksan. Apakah istriku yg mandul? Kalau melihat fisik serta haidnya yg teratur, aku yakin istriku subur juga. Apakah aku kena hukuman karena aku selingkuh dengan Bu Ihksan? aah, mosok. Nggak mungkin itu. Apakah karena dosa? Waah, mestinya ya memang dosa besar. Tapi karena menyetubuhi Bu Ihksan itu enak dan nikmat, apalagi dia juga senang, maka hubungan gelap itu perlu diteruskan, dipelihara, dan dilestarikan.

Untuk mengatur perselingkuhanku dengan Bu Ihksan, kami sepakat dengan membuat kode khusus yg hanya diketahui kami berdua. Apabila Pak Ihksan tdk ada di rumah dan benar-benar aman, Bu Ihksan memadamkan lampu di sumur belakang rumahnya.

Biasanya lampu 5 watt itu menyala sepanjang malam, namun kalau pada pukul 20.00 lampu itu padam, berarti keadaan aman dan aku dapat mengunjungi Bu Ihksan. Karena dari samping rumahku dapat terlihat belakang rumah Bu Ihksan, dengan mudah aku dapat menangkap tanda tersebut. Tetapi pernah tanda itu tdk ada sampai 1 atau 2 bulan, bahkan 3 bulan.

Aku kadang-kadang jadi agak jengkel dan frustasi (karena kangen) dan aku mengira juga Bu Ihksan sudah bosan denganku. Tetapi ternyata memang kesempatan itu benar-benar tdk ada, sehingga tdk aman untuk bertemu.
Pada suatu hari aku berpapasan dengan Bu Ihksan di jalan dan seperti biasanya kami saling menyapa baik-baik. Sebelum melanjutkan perjalanannya, dia berkata,
“Dik Iwan, besok malam minggu ada keperluan nggak?”
“Kayaknya sih nggak ada acara kemana-mana. Emangnya ada apa?” jawabku dengan penuh harapan karena sudah hampir satu bulan kami tdk bermesraan.
“Nanti ke rumah yaa!” katanya dengan tersenyum malu-malu.
“Emangnya Pak Ihksan nggak ada?” kataku.
Dia tdk menjawab, cuma tersenyum manis dan pergi meneruskan perjalanannya. Walaupun sudah biasa, darahku pun berdesir juga membaygkan pertemuanku malam minggu nanti.

Seperti biasa malam minggu adalah giliran ronda malamku. Istriku sudah tahu itu, sehingga tdk menaruh curiga atau bertanya apa-apa kalau pergi keluar malam itu. Aku sudah bersiap untuk menemui Bu Ihksan. Aku hanya memakai sarung, tdk memakai celana dalam dan kaos lengan panjang biar agak hangat. Dan memang kalau tidur aku tdk pernah pakai celana dalam tetapi hanya memakai sarung saja. Rasanya lebih rileks dan tdk sumpek, serta k0ntolnya biar mendapat udara yg cukup setelah seharian dipepes dalam celana dalam yg ketat.

Waktu menunjukkan pukul 22.00. Lampu belakang rumah Bu Ihksan sudah padam dari tadi. Aku berjalan memutar dulu untuk melihat situasi apakah sudah benar-benar sepi dan aman. Setelah yakin aman, aku menuju ke samping rumah Bu Ihksan. Aku ketok kaca nako kamarnya. Tanpa menunggu jawaban, aku langsung menuju ke pintu belakang. Tdk berapa lama terdengar kunci dibuka. Pelan pintu terbuka dan aku masuk ke dalam. Pintu ditutup kembali.

Aku berjalan beriringan mengikuti Bu Ihksan masuk ke kamar tidurnya. Setelah pintu ditutup kembali, kami langsung berpelukan dan berciuman untuk menyalurkan kerinduan kami. Kami sangat menikmati kemesraan itu, karena memang sudah hampir satu bulan kami tdk mempunyai kesempatan untuk melakukannya. Setelah itu, Bu Ihksan mendorongku, tangannya di pinggangku, dan tanganku berada di pundaknya. Kami berpandangan mesra, Bu Ihksan tersenyum manis dan memelukku kembali erat-erat. Kepalanya disandarkan di dadaku.
“Paa, sudah lama kita nggak begini”, katanya lirih.

Bu Ihksan sekarang kalau sedang bermesraan atau bersetubuh memanggilku Papa. Demikian juga aku selalu membisikkan dan menyebutnya Mama kepadanya. Nampaknya Bu Ihksan menghayati betul bahwa Nia, anaknya yg cantik itu bikinan kami berdua.
“Pak Ihksan sedang kemana sih maa”, tanyaku.
“Sedang mengikuti piknik karyawan ke Pangandaran. Aku sengaja nggak ikut dan hanya Nia saja yg ikut. Tenang saja, pulangnya baru besok sore”, katanya sambil terus mendekapku.
“Maa, aku mau ngomong nih”, kataku sambil duduk bersanding di tempat tidur. Bu Ihksan diam saja dan memandangku penuh tanda tanya.

“Maa, sudah dua tahun lebih aku berumah tangga, tetapi istriku belum hamil-hamil juga. Kamu tahu, mustinya secara fisik, kami tdk ada masalah. Aku jelas bisa bikin anak, buktinya sudah ada kan. Aku nggak tahu kenapa kok belum jadi juga. Padahal bikinnya tdk pernah berhenti, siang malam”, kataku agak melucu. Bu Ihksan memandangku.
“Pa, aku harus berbuat apa untuk membantumu. Kalau aku hamil lagi, aku yakin suamiku tdk akan mengijinkan adiknya Nia kamu minta menjadi anak angkatmu. Toh anak kami kan baru dua orang nantinya, dan pasti suamiku akan sayang sekali. Untukku sih memang seharusnya bapaknya sendiri yg mengurusnya. Tdk seperti sekarang, keenakan dia. Cuma bikin doang, giliran sudah jadi bocah orang lain dong yg ngurus”, katanya sambil merenggut manja. Aku tersenyum kecut.
“Jangan-jangan ini hukuman buatku ya maa, Aku dihukum tdk punya anak sendiri. Biar tahu rasa”, kataku.
“Ya sabar dulu deh paa, mungkin belum pas saja. Spermamu belum pas ketemu sama telornya Rina (nama istriku). Siapa tahu bulan depan berhasil”, katanya menghiburku.
“Ya mudah-mudahan. Tolong didoain yaa…”
“Enak saja. Didoain? Mustinya aku kan nggak rela Papa menyetubuhi Rina istrimu itu. Mustinya

Papa kan punyaku sendiri, aku monopoli. Nggak boleh punya Papa masuk ke perempuan lain kan. Kok malah minta didoain. Gimana siih”, katanya manja dan sambil memelukku erat-erat.
Benar juga, mestinya kami ini jadi suami-istri, dan Nia itu anak kami.
“Maa, kalau kita ngomong-ngomong seperti ini, jadinya nafsunya malah jadi menurun lho. Jangan-jangan nggak jadi main nih”, kataku menggoda.
“Iiih, dasar”, katanya sambil mencubit pahaku kuat-kuat.
“Makanya jangan ngomong saja. Segera saja Mama ini diperlakukan sebagaimana mestinya. Segera digarap doong!” katanya manja.

Kami berpelukan dan berciuman lagi. Tentu saja kami tdk puas hanya berciuman dan berpelukan saja. Kutidurkan dia di tempat tidur, kutelentangkan. Bu Ihksan mandah saja. Pasrah saja mau diapain. Dia memakai daster dengan kancing yg berderet dari atas ke bawah. Kubuka kancing dasternya satu per satu mulai dari dada terus ke bawah. Kusibakkan ke kanan dan ke kiri bajunya yg sudah lepas kancingnya itu. Menyembullah buah dadanya yg putih menggunung (dia sudah tdk pakai BH). Celana dalam warna putih yg menutupi memeknya yg nyempluk itu aku pelorotkan.

Aku benar-benar menikmati keindahan tubuh istri gelapku ini. Saat satu kakinya ditekuk untuk melepaskan celana dalamnya, gerakan kakinya yg indah, memeknya yg agak terbuka, aduh pemandangan itu sungguh indah. Benar-benar membuatku menelan ludah. Wajah yg ayu,buah dada yg putih menggunung, perut yg langsing, memek yg nyempluk dan agak terbuka, kaki yg indah agak mengangkang, sungguh mempesona. Aku tdk tahan lagi. Aku lempar sarungku dan kaosku entah jatuh dimana. Aku segera naik di atas tubuh Bu Ihksan. Kugumuli dia dengan penuh nafsu. Aku tdk peduli Bu Ihksan megap-megap keberatan aku tindih sepenuhnya. Habis gemes banget, nafsu banget sih.
“Uugh jangan nekad tho. Berat nih”, keluh Bu Ihksan.

Aku bertelekan pada telapak tanganku dan dengkulku. K0ntolku yg sudah tegang banget aku paskan ke memeknya. Terampil tangan Bu Ihksan memegangnya dan dituntunnya ke lubang memeknya yg sudah basah. Tdk ada kesulitan lagi, masuklah semuanya ke dalam memeknya. Dengan penuh semangat kukocok memek Bu Ihksan dengan k0ntolku. Bu Ihksan semakin naik, menggeliat dan merangkulku, melenguh dan merintih. Semakin lama semakin cepat, semakin naik, naik, naik ke puncak.
“Teruuus, teruus paa.. sshh… ssh…” bisik Bu Ihksan
“Maa, aku juga sudah mau… keluaarr”
“Yg dalam paa… yg dalamm. Keluarin di dalaam Paa… Paa… Adduuh Paa nikmat banget Paa…, ouuch..”, jeritnya lirih yg merangkulku kuat-kuat.

Kutekan dalam-dalam k0ntolku ke memeknyanya. Creeet, croot, crroottt, keluarlah spermaku di dalam rahim istri gelapku ini. Napasku seperti terputus. Kenikmatan luar biasa menjalar kesuluruh tubuhku. Bu Ihksan menggigit pundakku. Dia juga sudah mencapai puncak. Beberapa detik dia aku tindih dan dia merangkul kuat-kuat.

Akhirnya rangkulannya terlepas. Kuangkat tubuhku. K0ntolku masih di dalam, aku gerakkan pelan-pelan, aduh geli dan ngilu sekali sampai tulang sumsum. Memeknya licin sekali penuh spermaku. Kucabut k0ntolku dan aku terguling di samping Bu Ihksan. Bu Ihksan miring menghadapku dan tangannya diletakkan di atas perutku.
Dia berbisik,
“Paa, Nia sudah cukup besar untuk punya adik. Mudah-mudahan kali ini langsung jadi ya paa.

Aku ingin dia seorang laki-laki. Sebelum Papa tadi mengeluh Rina belum hamil, aku memang sudah berniat untuk membuatkan Nia seorang adik. Sekalian untuk test apakah Papa masih joos apa tdk. Kalau aku hamil lagi berarti Papa masih joosss. Kalau nanti pengin menggendong anak, ya gendong saja Nia sama adiknya yg baru saja dibuat ini.” Dia tersenyum manis.
Aku diam saja. menerawang jauh, alangkah nikmatnya bisa menggendong anak-anakku. END by Cerita Seks HOT. Lihat cerita sebelumnya yang berjudul " Cerita Seks Terpaksa Kuculik Miranda Karyawati Bank Yang Menolak Cintaku " yang tidak kalah serunya.
cerita setubuhi istri tetangga,cerita dewasa ngentot istri tetangga,cerita ngewe tetangga,cerita dewasa ngentot pembantu,cerita ngentot tetangga hamil,cerita ngentot tetangga,ngentot dengan wanita kesepian,cerita dewasa pembantu muda,cerita seks bergambar terbaru,kumpulan cerita istri selingkuh,istri selingkuh di kamar mandi,cerita selingkuh dengan tetangga,kumpulan cerita seks terbaru,cerita selingkuh dengan menantu,cerita ngentot bergambar,kumpulan cerita mesum sedarah,kumpulan cerita panas dewasa,cerita panas dengan ibu tetangga,kumpulan cerita seks dewasa,kisah istri selingkuh,kisah nyata selingkuh,cerita seks indonesia terbaru,kumpulan cerita seks indonesia,cerita dewasa sedarah terbaru,cerita dewasa bergambar,cerita selingkuh ngentot,cerita dewasa ngentot istri ustadz,cerita mesum istri,kumpulan cerita dewasa terbaru 2015,cerita selingkuh,cerita mesum,cerita seks selingkuh dengan pacar dan ibunya,cerita dewasa istri,cerita dewasa 18,cerita seks dewasa,ngentot tetangga,cerita ngentot ibu tiri,cerita ngentot dengan mertua,cerita ngentot ibu dan anak,cerita dewasa sedarah dengan mama,cerita ngentot pembantu,bercinta dengan keponakan,kisah nyata bibi mesum keponakan,paman ngembat keponakan,video ngentot ibu,smu bandung ngentot d semak2,video ngentot perawan abg,foto cewek ngentot,cerita perselingkuhan bergambar,cerita sek melayu terkini,cerita keloni pembantu,kumpulan cerita pembantu,cerita seks pembantu rumah,kumpulan cerita dewasa terbaru,cerita seks ibu dan anak,cerita birahi sedarah,cewek jilbab ngentot,cerita seks sedarah bergambar,cerita panas pembantu nafsu,bokong montok pembantu,cerita seks sedarah terbaru,cerita ngentot sama ibu mertua,cerita dewasa ngentot ibu kandung,bersetubuh dengan ibu mertua,ngintip pembantu tidur,tubuh mertua nikmat,cerita seks bergambar,cerita seks smp,selingkuh dengan istri tetangga,cerita perselingkuhan istri,ngentot istri teman,kumpulan istri cerita,pekerjaan sekretaris,cerita ngentot,cerita dewasa ibu kost,cerita dewasa terbaru,cerita ngentot keponakan,cerita dewasa sedarah keponakan,kumpulan foto ngentot,foto cewek sma ngentot,foto gadis jilbab ngentot,gambar cewek ngangkang,foto cewek jepang ngentot,anjing ngentot orang,kumpulan cerita seks bergambar,cerita birahi pembantu,kisah ngentot sama pembantu,cerita ibu ajar anak setubuh,kisah sedarah ibu dan anak,ibu main dgn anak kandung,cerita dewasa mama dan anak,ngentot,film ngentot indonesia,video bokep ngentot,ngentot abg sma,cerita sex ngentotin anak pembantu yang montok,gairah pembantu montok,ngintip pembantu montok,cerita ngentot terbaru,cerita mesum ngentot anal dengan tante binal,cerita dewasa sek ngentot memek,cerita dewasa ngentot mama,ngentot ibu tiri,cerita dewasa ibu mertua,cerita ngentot mertua lagi tidur,nafsu ibu mertua,cerita panas ngentot mertua,cerita seks abg dewasa,cerita ngentot abg,cerita seks dewasa hot tante,cerita hot dewasa bergambar,cerita istri selingkuh ngentot,cerita sekretaris pribadi nyepong,foto ngentot sekretaris cantik,sekretaris selingkuh,cerita panas,cerita panas pembantu,cerita ngesex bergambar,kumpulan cerita ngesex,cerita bergambar anak,cerita ngesex pembantu,cerita ngesex sedarah,cerita sek wanita desa yang montok,foto sek wanita indonesia,cerita seks selingkuh dengan pramugari,istri selingkuh dengan mertua
Read more

Jumat, 27 Mei 2016

Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu

Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex Hot | Cerita Ngentot | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Sedarah -   Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas antara menantu dengan ibu mertua nya, Perselingkuhan anak menantu dengan mertua ini terjadi berulangkali tanpa ketahuan yang berjudul " Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu ". Selamat menikmati.
Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu
Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu

Cerita Seks Sedarah Menantu vs Mantu Binal

Cerita Mantu HOT - Sabtu, kemudian di pagi hari, saya telah memotong dan luar awal melakukan pekerjaan halaman lainnya. Tidak ada yang istimewa, aku telah datang dan dibersihkan mandi dan membungkus handuk di tubuhku saat aku berjalan keluar dari kamar mandi sebelum menuju lorong cerita sex kumpulan cerita seks

Pintunya terbuka. Tidak banyak, tapi itu terbuka cukup jauh sehingga aku bisa melihat bahunya baik kecokelatan dan luas. Tebal. Gelap. Lembut. Tapi itu bukan bagian terbaik dari dirinya. Tidak, itu tidak. Tidak sama sekali. Itu bahkan tidak tebal dan panjang namun mewah cahaya rambutnya cokelat panjang bahkan, meskipun saya selalu menyukainya. Mengingatkan saya ibunya banyak.

Lihat, ibunya, istri saya, meninggal beberapa tahun yang lalu dan saya sudah mencoba untuk bangkit kembali sebaik yang saya bisa, tapi sudah sulit. Nyata sulit meskipun saya sudah menyimpan pikiran terbuka pada semuanya. Namun ketika saya melewati Michelle kamarku dan melihat dia seperti dia, aku sengaja berhenti, dan aku sengaja menatapnya, dari belakang.

Whoa! Ya, tunggu. Itu benar. “Gadis kecil” saya telah dewasa dan bahwa aku berarti dia telah menumbuhkan menjadi wanita dewasa penuh dengan karakter, dengan pesona, namun dengan penampilan yang tidak ada seorangpun memiliki keberanian untuk mengatakan padanya betapa cantiknya dia. Lihat Michelle bukan anak kecil lagi. Michelle adalah wanita dewasa penuh 24 segera 25 dan dia masih berpikir dia harus tinggal di sini di rumah untuk mengurus ayah “nya”.

Itu masalah lain. Lihat, aku tidak ayahnya. Tidak biologis Aku tidak. Ibunya adalah atau harus saya katakan adalah ibu kandungnya. Aku hanya membesarkannya. Itulah tempat yang menyenangkan dimulai, sehingga untuk berbicara. Kami swingers. Marilyn dan aku swinger selama bertahun-tahun. Lima atau lebih tahun pertama kami masih jatuh cinta dengan satu sama lain. Tapi setelah itu, sesuatu berubah, sedikit yang kita lakukan sesuatu yang tidak banyak pasangan lakukan. Kami tersambung dengan tetangga kita. Marilyn mencintaiku. Tidak ada menyangkal bahwa. Saya benar-benar memujanya juga. Tapi kami bertemu tetangga kita, melakukan hal yang bertetangga, dan kami telah pihak dan kami nongkrong dan berbicara. Dia dan aku adalah yang pertama untuk berbicara.

Anehnya, dia “merasa” sesuatu yang pertama berkata. Saya tidak akan pernah menduga dia menjadi orang yang mengatakannya padaku. “Saya seperti Anda Chuck.” Dan saya mengatakan kepadanya, dengan cara yang ramah, aku menyukainya juga. “Tidak Chuck, maksudku aku SEPERTI Anda.” Saya tidak mengerti, pada awalnya. Saya memintanya untuk menjelaskan dirinya sendiri. Kurasa aku agak curiga. “Anda bekerja, bekerja Marilyn, namun siapa pun dapat melepas sore hari mereka tidak bisa?” Katanya.

“Hah, apa?” Kataku.

Cinta Terlarang Mertua Dan Menantu

Tidak ada siapa pun di sekitar. Tidak ada bermil-mil sehingga untuk berbicara dan dia lebih atau kurang menghampiri saya dan menggosok terhadap saya dan berkata untuk datang beberapa hari, selama seminggu, dan dia bilang kita bisa menghabiskan sore bersama-sama mendapatkan untuk tidak satu sama lain, yang lebih baik. Jadi aku pergi untuk bekerja. Tapi kutinggalkan di 12:30 tidak pernah kembali. Itu beberapa hari kemudian. Kami memiliki apa yang menggairahkan waktu yang luar biasa. Saya pernah dalam hidup saya berpikir mencium wanita lain, cara dia dan aku mencium, akan semenarik seperti itu. Kami berpelukan dan berguling off dan kembali ke sofa. Pakaian kami, pada awalnya, tidak lepas, tapi bibirnya dan lidah miliknya membuat titik nya.

“Bicaralah dengan Marilyn atau Anda ingin saya berbicara dengannya?” Katanya padaku setelah kami diratakan pakaian kami dan rambut kami juga. “Omong-omong, kau pencium yang hebat.”

Aku pencium yang hebat. Saya pencium yang hebat. Aku menyukainya. Aku mencintai tubuhnya meskipun aku belum melihatnya. Dia akhirnya berbicara dengan Marilyn dan sisanya adalah sejarah, jenis. Kecuali bagian tentang Michelle. Itu hampir 25 tahun yang lalu. Jangan percaya padaku? Nah maka jangan.

“Wow Sayang” kataku Michelle saat aku menatap bagian belakang tubuhnya. Pinggul dan pantatnya yang luar biasa tampak. Meskipun ia bukan anak saya, saya membesarkannya seperti itu. Tapi aku selalu tahu dia bukan daging dan darah. Michelle berbalik dalam apa ia di. Dia melihat dirinya sendiri dalam sesuatu yang ia beli. “Siapa itu?” Kataku. Handuk tergantung di pinggang saya. Jika Anda tidak melihat wajahku kau akan mengira aku berusia 35 tahun, tapi tentu saja aku tidak. La mengenakan korset satin merah. Tubuhnya, kulitnya tampak seperti sutra bagi saya. Lekuk tubuhnya tertahan dan merapikan garis imajinasi saya. Mataku membuat mudah untuk melihat bahwa saya terpikat dengan putri saya.

“Tidak ada” katanya. “Kau menyukainya?” Berkedip I atau harus mengerjap beberapa kali selusin. Dia tersenyum. “Apa yang Anda sukai tentang itu?” Tanyanya. “

Oh Tuhan. Kalau saja aku bisa berjalan ke arahnya, memeluknya dekat dengan saya, dan merasakan tubuhnya melawan tambang maka saya bisa mengatakan padanya, tapi aku tidak bisa. “Kau tidak tahu” kataku dengan kesalahan.

“Apa artinya, ayah?”

Aku membersihkan kepala saya, segera. Kukatakan padanya aku akan segera kembali. Aku pergi dan berpakaian. Aku kembali. “Duduklah” kataku. Dia juga berubah menjadi berkeringat. Sial. “Aku harus mengatakan sesuatu. Tunggu, biarkan saya bertanya sesuatu dulu. “Kata Dia baik-baik saja.

Aku duduk. Dia duduk. Aku tersenyum ke matanya. Dia memiliki mata ibunya. Aku bisa merobek pakaian dari tubuhnya. Dia bertanya padaku apa yang ingin saya tanyakan padanya.

“Apakah Anda perawan?”

Ada keheningan.

“Apa? Apakah Anda ingin saya memberitahu Anda ya? Kemudian ya. Saya seorang ayah perawan. Jujur saja, saya seorang perawan yang nyata. Aku tidak pernah berhubungan seks sebelumnya. “

Pada 25, hampir, dan gadis saya belum pernah berhubungan seks sebelumnya, pikirku. Wow, sekarang yang benar-benar menakjubkan secantik dia. Tapi aku harus memberitahunya. Dia tampaknya tidak malu sama sekali tentang itu. Apakah Anda ingin, aku berkata pada diriku sendiri.

“Oh,” gumamku. “Sungguh, benar-benar?” Kataku.

Dia mengangguk. “Apakah ada sesuatu yang salah dengan menjadi seorang perawan?” Tanyanya.

“Ohhh Tidaaak. TIDAK SAMA SEKALI “Aku mengatakan padanya dan aku menggeleng.

“Jadi, mengapa Anda bertanya kepada saya yang kemudian?” Tanyanya.

“Saya tidak tahu. Saya benar-benar tidak “kataku. Aku mengangkat bahu. “Ada sesuatu yang lain. Aku bukan ayah Anda yang sesungguhnya. “

Ada keheningan. Dia melihat ke bawah. Akhirnya, dia mendongak. Dia tidak tampak terkejut. Dia tidak benar-benar tersenyum. Dia memberi saya tampilan ini. Aku menyukainya, banyak juga.

“Kau bukan ayahku?” Ulangnya. Kepalanya dimiringkan. Wajahnya bingung. “Wow, sekarang mungkin” dan dia berpaling dan berhenti berbicara. “Oh wow” dan dia kembali menatap saya. Ayah … maksudku … Haruskah Aku memanggilmu ayah atau Chuck “dan? Matanya tertutup. Dia tidak mengatakan kata lain untuk sesaat. Dia akhirnya menatapku. “Aku harus menanyakan sesuatu maka.”

“Apa Melissa?”

“Kau uhhh menatapku, kan?” Kataku ya. “Kenapa?” Katanya.

Ada keheningan.

Dia sedang menatap dirinya sendiri. Dia menatap mata saya. “Kenapa?” Katanya lagi.

Hening lagi.

“Karena dalam kejujuran semua, Melissa … saya menemukan Anda seorang wanita yang sangat, sangat seksi.”

Dia berdiri. “Bisakah Anda meninggalkan ruangan saya?” Katanya. Aku berdiri dan kiri, meminta maaf.

Menantu Selingkuh Dgn Ibu Mertua

Sepuluh menit kemudian, dia berjalan masuk Mengenakan atasan yang bagus, potong tidak terlalu rendah, itu lengan pendek. Ini adalah salah satu dari mereka di mana lengan naik tinggi di lengan. Aku mencintai mereka karena mereka kepada saya sebuah membangkitkan turn-on. Pamer daging bahwa pada lengan atas wanita selalu mengejek saya karena sebagian besar. Selain itu, terselip masuk Dan dengan jeans dia telah di, dia tampak tanpa ampun.

“Wow, itu pakaian bagus” kataku.

Dia tersenyum. “Terima kasih” katanya. “Sekarang aku akan bertanya lagi. Apakah aku memanggilmu ayah? Atau aku memanggilmu Chuck “Dadanya?, Payudaranya sepertinya mengatakan sesuatu kepadaku. Tapi apa adalah pertanyaan. “Aku harus tahu” katanya. “Saya hanya harus.”

“Kenapa? Apa bedanya Melissa? “

“Banyak” katanya. “Lihat, aku ingin mencoba membuat … berhubungan seks dengan orang lain, tapi lihat … saya takut. Aku benar-benar. Dan mengingat kau bukan daddy-nyata saya … mungkin anda dapat membantu saya dengan itu. “

Saya pikir saya memberi dari ekspresi aneh dan bingung. “Umm bagaimana saya bisa membantu? Apa yang bisa saya lakukan? “Tanyaku, berharap dan mungkin mengetahui jawaban yang baik.

Ada keheningan dan ia menatap lantai. Dia mendongak.

“Aku seorang wanita, kan?” Aku mengangguk padanya. “Apakah Anda benar-benar berpikir aku menarik? Apakah itu benar? “Kataku padanya aku. “Jadi pertanyaan saya adalah ini. Apakah Anda pikir aku seorang wanita seksi? “

Apakah dia seksi? Apakah dia seksi, aku bertanya pada diriku? Oh Tuhan! Oh … Ya oh ya kau seksi. Saya ingin berhubungan seks dengan dia untuk beberapa alasan. Bagaimana, aku tidak tahu. Bagaimana ini bisa? “Aku selalu pikir kau cantik dan kebenaran diberitahu … Ya Melissa Saya pikir Anda” dan mata saya mengambil menatapnya dari atas ke bawah sebelum mengatakan “seksi.”

“Kemudian tolong aku” ia memulai. Aku tidak mengharapkan hal ini sama sekali. “Apakah seks dengan saya” katanya. Apa … apa dia hanya mengatakan? “Tunjukkan saya bagaimana … Buktikan kepada saya bagaimana saya benar-benar seksi.”

Penisku belum mulai kesemutan, belum. Aku tidak dinyalakan, namun. Namun, saya tahu, pada waktunya aku akan. Bisakah aku benar-benar melakukan ini dengan anak saya sendiri? Berhubungan seks dengan dia … dengan Melissa? Bisakah aku, aku bertanya-tanya?

“Chuck?” Katanya.

Bunyi suaranya … itu sangat, baik itu lembut. Tampaknya mengundang saya, jika tidak ada yang lain. Dengan visi di bahwa korset merah … satu yang erat membungkus tubuhnya … salah satu yang menunjukkan pinggulnya yang terbungkus indah, pantat, dan memamerkan kakinya benteng pertama kalinya dalam hidup saya. Oh sialan, pikirku. Lalu untuk pertama kalinya aku merasa itu. Ini merinding. Aku mencubit kaki saya. Oh itu itu … itu adalah ooooooohh rapi … eh rasanya liar padaku. Gambar-gambar tubuhnya beberapa saat lalu di korset dia mencoba, mereka mendatangkan malapetaka pada pikiran saya, untungnya.

“Chuck Chuck … oh?” Katanya lagi.

“Hah … hah?” Jawab saya.

“Saya membuat kesalahan.” Dia menggelengkan kepalanya. “Saya seharusnya tidak …” dan dia menatap mata “aku idiot. Aku seharusnya tahu lebih baik. “

“Tuhan, kau seksi” kataku keluar dari ada di mana. “Apakah Anda tahu bahwa? Apakah Anda? “

Dia berdiri di sana, diam, dan ia menatapku, lagi. Aku tidak tahu bagaimana dia rasakan atau apa yang dia pikirkan, tapi aku tahu aku ingin membawanya ke tempat tidur dan menanggalkan pakaian dengan mata tertutup dan terbuka dengan mereka.

Aku ingin tubuhnya. Aku ingin merasakannya. Aku ingin menemukannya. Aku ingin memegangnya, telanjang, bibirku. Aku ingin menanggalkan pakaian itu. Aku ingin menunjukkan padanya semua keindahan dia toko di dalamnya. Aku ingin mengatakan padanya betapa cantiknya dia. Lalu aku ingin memiliki … tidak bercinta dengan tubuhnya dan aku ingin melakukan ini sepanjang hari.

“Aku akan bercinta denganmu” kataku.

Saya berusia 24 ketika ia dilahirkan dan saya sangat muda 49. Aku bisa lulus selama sepuluh sampai lima belas tahun lebih muda dan itu tidak ada dusta. Dia akan 25 dalam beberapa hari. Aku ingin dia merasa aku dan memelukku dan menyentuh seluruh tubuhku. Aku ingin dia merasa penisku, ayam cowok, dan aku ingin dia bahagia tentang itu semua terlalu.

“Umm, jadi uhhh … di sini atau di kamar Anda atau eh uhhh mana?” Katanya.

“Bantu aku. Berubah menjadi sepotong Anda memiliki dan datang dalam mengatakan … lima menit, oke “kata? Saya padanya.

Tuhan, dia tampak luar biasa. Dia. Dengan rambut cokelatnya yang panjang cahaya berbaring terhadap bahunya dan fisik bayangan yang tebal dan melengkung nya praktis memanggil saya, saya merasa saya harus dengan dia, melawan dia, dan pada dirinya. Oh aku pernah.

“Kau … benar-benar terlihat … … cantik” kataku.

Dia menirukan tersenyum. Itu adalah salah satu yang sangat menarik. Bahunya dicelupkan. Dia melengos. Dia kembali menatap saya. Matanya tidak bisa bertemu saya. Kami duduk. Kami tidak melakukan apa-apa, pada awalnya. Kami hanya duduk berdampingan. Saya mencoba untuk “merasa”-nya oleh saya. Tidak ada sama sekali kecuali dia di sisi saya dan meskipun dia tampak cantik seperti biasa, tidak ada yang dimulai karena tampaknya tidak merasa menjadi waktu yang tepat atau kanan sama sekali, batinku.

“Saya tidak tahu” kataku.

“Kau tidak tahu apa?” Ia kembali.

“Kau ingin aku … untuk bercinta dengan Anda, tapi aku tidak yakin sekarang adalah … adalah waktu yang tepat atau momen untuk ini” kataku.

Dia tidak bergerak. Dia tidak bangun. “Aku ingin tahu. Saya ingin melakukannya … … dengan seseorang. “

“Ini akan. Ini akan terjadi segera … “kataku.

Dia berdiri dan meninggalkan ruangan. Aku duduk di tempat tidur. Semua foto saya wajahnya, kesedihannya, dan saya juga membayangkan tubuh dan bagaimana hal itu membuat saya merasa. Aku sedikit tertarik serta sedikit terangsang oleh wajahnya. “Tuhan, Melissa … jika Anda hanya tahu … hanya jika Anda merasa saya” kataku ke udara.

Dia keluar, sekitar 7 malam itu, dan aku bermain piano. Saya selalu senang bermain di malam hujan. Ini romantis dan menenangkan saya banyak. Sudah hampir sebelas ketika aku pergi tidur. Aku berbaring diam-diam mendengarkan suara-suara di sekitar saya khususnya di luar. Aku merasa damai. Saya berbaring pada punggung saya ketika saya mendengarnya. Aku mendengar suara mobil datang dalam dan taman. Pintu tertutup. Saya mendengarkan ketika pintu depan dibuka. Pintu ditutup, tetapi tidak terkunci. Aku meninggalkannya retak.

“Hai Melissa” kataku.

Dia tidak menjawab. Hmmm, aku pikir. Aku mendengar sesuatu dia melakukan ketika aku berbalik ke samping saya. Aku mendengar membuka pintu, akhirnya. Aku bisa mencium aromanya. Wow, mungkin aku bisa juga. Itu lembut, tidak terlalu berbunga-bunga, tetapi disarankan ide di kepala saya. Aku tidak melihatnya, namun, baik.

“Hai” katanya. “Bolehkah saya … duduk?”

Aku membalik pada punggung saya. Aku telanjang kecuali celana saya mengenakan sebelumnya setelah mandi. Aku menyuruhnya untuk merasa bebas. Saya meletakkan tangan saya di belakang kepala saya. Aku tidak bisa melihat sama sekali. Terlalu gelap di luar.

“Maukah kau melakukan sesuatu?” Katanya. Kataku yakin. “Sentuh aku di sini. Sentuh aku payudara “APA … … ANDA SENTUH payudara., Saya harus berkata pada diri sendiri. “Maukah Anda, silahkan?”

Saya sudah mulai melihat bentuk tubuhnya terbentuk. Dia memakai semacam jubah. Apa yang dia kenakan di bawahnya? Aku duduk. Dia memintaku untuk memeluknya, menyentuhnya, dan terutama merasa payudaranya. Denyut jantung saya unggul. Pernahkah. Aku duduk lagi.

Saya mulai mencapai ke depan. Aku ragu-ragu. Sesuatu menyambar padaku tangan. Awalnya saya menarik diri dari itu tapi dengan cepat menyadari itu tanganku meraih-nya. Dia menarik itu dan pindah ke arahnya tit. Kita tiba-tiba terdengar di luar sesuatu yang aneh. Ini mulai taburi. Kemudian mulai hujan, ringan. Aku agak suka itu. Hal itu membuat malam romantis.

Lalu aku menyentuhnya. Saya merasa payudara nya. Itu tidak terlalu romantis tapi telapak tangan saya dan menyentuh payudara satu sama lain. WOW. YESUS KRISTUS, pikirku. OH MY GOD, aku berkata pada diriku sendiri. Saya TIDAK BISA PERCAYA INI TERJADI. Aku menarik napas beberapa kali sambil menekan tangan saya lebih keras ke dalam dirinya tit.

“Apakah kau … kau seperti itu?” Tanyanya. Diam saat aku disesuaikan dengan apa yang sedang terjadi. “Chuck, apakah Anda seperti merasa aku?” Tanya putri saya saya.

Tuhan, Aku juga Oh, aku berharap aku bisa memegang mereka berdua. Tuhan, aku berharap aku bisa menghapus ini gaun dari Anda dan merasa mereka berdua. Aku bahkan ingin sekali … untuk … oh tuhan Anda tidak tahu aku berkata pada diriku sendiri sebagai mata terpejam. Dia melepaskannya. Tidak, jangan … jangan biarkan pergi. Terus melakukan itu, batinku. Apakah dia tidak menyukainya?

“Saya suka bagaimana rasanya” dia bilang.

Duduk dan menghadap padanya aku mengatakan betapa aku mencintai betapa parfumnya berbau. Tapi untuk beberapa alasan aku tidak bisa mengatakan padanya bagaimana diaktifkan saya tentang perasaan payudaranya. Aku ingin. Mereka menghidupkan saya di. Merasa mereka, payudaranya, luar biasa. Merasa mereka adalah mempertinggi. Aku merasa penisku kesemutan, lebih. Aku ingin dia tahu itu juga. Saya ingin menceritakan bagaimana diperkuat, bagaimana menyalakan aku mulai, tapi aku tidak bisa. Tidak saat ini aku tidak bisa.

“Bagaimana Anda seperti ini? Bagaimana membuat Anda merasa? “Tanyaku keluar dari mana.

Tidak ada. Dia diam saat aku menggosoknya ringan dan lembut. Dia duduk menghadap saya menatapku, saya pikir meskipun itu terlalu gelap untuk mengetahui apakah dia benar-benar menatap wajahku. Dia duduk pernapasan dan mengambil semuanya masuk Tapi akhirnya, setelah beberapa saat, dia berbicara.

Cerita Cinta Dewasa Selingkuh

Dalam suaranya yang tenang dia bilang dia menyukainya, banyak. “Apa lagi yang harus saya lakukan?” Tanyanya.

Apa lagi … apa lagi yang harus Anda lakukan? Keluarkan … memberikan semuanya, pikirku. Katakan padaku untuk menarik pakaian Anda dan mencium tubuh seluruh, di mana-mana kurasa. Tuhan yang akan … itu akan mengagumkan, Melissa. Anda tidak tahu. Anda … telah … tidak … tahu … di … semua aku berkata pada diriku sendiri.

Dia meraih tanganku dan menarik mereka pergi memberitahu saya bahwa sudah cukup. Aku berhenti dan tidak mengejar dirinya. Dia bilang mungkin lain kali tapi dia benar-benar menikmati melakukan apa yang kita lakukan-saya merasa payudaranya. “Aku suka yang banyak” katanya dengan suara tenang, “tapi aku akan pergi ke tempat tidur. Terima kasih “berdiri. Dia dan menarik dirinya bersama-sama dan mengucapkan terima kasih lagi. Dia meninggalkan. Aku tidak tahu apa yang dia lakukan sesudahnya tapi aku berbaring dalam kegelapan memikirkan payudara langsing nya. Mereka benar-benar merasa besar di bawah jari-jari saya.

Berbaring di tempat tidur aku berpikir tentang dia. Aku terus berkedip kembali ke visi tubuh di sepotong ia di. Pinggulnya, kakinya luar biasa mencari Aku terus mengatakan pada diriku sendiri. Itu bisa tenang dan aku menjadi kesepian. Aku menyukainya karena dengan saya. Aku sangat menyukainya. Meletakkan di punggung saya, saya menemukan diri saya mulai menggosok diriku sendiri. Pertama dadaku, lalu turunkan sekitar perut saya, dan semua tiba-tiba aku menggosok selangkangan saya dan khususnya penisku tentu saja.

Saya melanjutkan. Aku memejamkan mata. Saya kira saya tersenyum beberapa. Aku membayangkan berikutnya saya. Aku membayangkan dia berlari tangannya, kukunya dan di atasnya. Perlahan-lahan, lembut, dan mudah ia berlari kukunya di ayam pengerasan saya. Aku berharap dia di sini, melakukan hal itu, menggodaku, dan membiarkan tangannya dan jari tari di seluruh dan di bawah …

“Chuck … ayah?” Aku bersumpah aku bisa mendengar.

Aku berhenti semua yang saya lakukan. Aku mendengarkan. Tidak ada. Tenang udara di sekeliling saya. Aku mendengarkan lagi. Masih ada. Apakah itu Melissa? Apakah ia hanya menyebut nama saya? Aku bersumpah aku mendengar dia menyebut namaku. Aku yakin itu. Apakah dia hanya …

“Chuck …”

Oh my god … dia. Itu Melissa mengatakan … memanggil nama saya. Aku mulai berdiri, perlahan, tidak yakin apakah itu hal yang benar, tapi aku disesuaikan pakaian saya dan pergi dan untuk beberapa alasan mengenakan piyama atas. Aku berjalan keluar dan turun menuju kamarnya. Saya mulai mencari di dalamnya.

“Melissa” aku memulai “kau hanya … menyebut nama saya?”

Diam.

“Ya, kau datang ke sini … sebentar?” Aku masuk ke kamarnya dan ke tempat tidurnya. “Tidak apa-apa, Anda bisa duduk” dan dia menepuk tempat tidur. Aku menatapnya. Aku menatap kerasnya. Sulit untuk melihat melihatnya sebagai sangat gelap di dalam rumah tapi ada beberapa cahaya yang mengalir ke kamarnya dari luar. Suaranya tenang dan lembut. “Aku suka itu, banyak, ketika Anda menyentuh saya.” Dia diam lagi. “Apakah Anda melakukannya lagi, please?”

Dia kembali berbaring, benar-benar merebahkan kepalanya di bantalnya. Sesuatu mengatakan padaku aku akan benar-benar cinta ini, tetapi berhati-hati juga. Dia harus melakukannya lagi. Dia mengulurkan tangan dan menemukan tangan saya dan ditanam pada payudara nya. Dia dan aku terletak tangannya berulang nya tit.

“Mmmmmm Chuck … Saya suka bagaimana rasanya. Tuhan saya “katanya. “Kemarilah. Berbaring di samping saya. Tahan saya. Pegang erat-erat … dan ketat. Maukah kau? “Kata dia.

Saya merasa tergelitik penisku tetapi tidak menjadi keras. Mengulurkan tangan dan hewan peliharaan itu. Mengulurkan tangan dan stroke itu, terus menerus. Mengulurkan tangan dan di dalam celana dalamku dan stroke saya. Ohhh jika hanya Anda benar-benar tahu, pikirku.

“Apakah Anda suka melawan aku seperti ini?” Katanya. “Saya suka bagaimana perasaan Anda terhadap saya. Saya suka bagaimana tubuh Anda terasa melawan aku “Diam. Seperti kita memegang satu sama lain. Lalu dia berkata “Kenapa … kenapa anda tidak pernah melakukan ini … sebelumnya?”

“Saya tidak tahu. Aku tidak … aku belum pernah melihatmu seperti ini tetapi ketika saya melihat Anda sebelumnya, ketika Anda melihat diri sendiri di cermin aku ingin … tidak, aku berkata pada diriku sendiri aku harus kau. Namun, saya ingin bersama Anda dan menahan Anda dalam cara yang intim … jika kau harus saya bahwa adalah “kataku.

“Kemudian tunjukkan apa rasanya bercinta … silakan … silakan Chuck.”

Aku berguling di atas. Melihat seperti aku tak bisa melihat matanya atau wajah terlalu baik aku berlari jari-jari saya dengan penuh kasih menutupi hidungnya lalu bibirnya. Aku membungkuk masuk saya mencium bibirnya, ringan. Aku mengulurkan tangan. Aku membelai rambutnya. Rasanya menyenangkan. Aku membelai lagi dan kemudian menemukan pipinya. Aku membelainya. Dia membiarkan saya. Aku memeluknya dengan belakang juga. Itu lembut, sedikit spons, tapi seksi.

“Anda merasa … Anda benar-benar merasa seksi dengan saya” kataku.

Sebelum aku tahu itu aku merasa dia melepas gaunnya. Saya merasa indra saya mempertinggi. Aku merasa ping dan kepedihan tumbuh dalam paha saya. Kukatakan padanya bahwa dia terangsang aku. Dia meraih tanganku dan lagi ditempatkan melawan payudara nya. Dia mengatakan kepada saya untuk menggosok dan juga putingnya. Aku melakukan apa yang dia bertanya. Puting terasa mengagumkan. Aku menggosoknya lebih. Aku mendengar mulutnya berdecit dari beberapa jenis. Saya kemudian mendengarnya mengerang pelan. Aku membungkuk masuk saya ditempatkan mulutku terhadap tunas dadanya dan menciumnya. Dia menyukainya dan mengatakan kepada saya untuk melakukannya lagi. Saya lakukan, tapi aku tidak berhenti. Aku tidak bisa berhenti. Aku ingin dia, semua sekarang.

“Aku ingin kau … kalian semua” kataku.

“Lalu bercinta untuk semua dari saya” katanya.

Saya tidak hanya mencium payudara satu tetapi aku melakukan hal yang sama dengan payudara yang lain dan sebelum kami tahu ia melengkung dan dari tempat tidur. Sebelum aku tahu itu tidak hanya saya mencium dan bercinta ke payudaranya tapi aku mencium perutnya dan sisi. Dia didorong ke mulut saya ketika saya mencium bagian atas tubuhnya. Aku berguling di atas. Aku mencium punggungnya, bahunya, dan aku pindah ke bawah tepat di atas pantatnya.

“Ooooooohh” erangnya keras. “Ohhh ya … ya” dia mengerang. “Bercintalah denganku lebih” jadi aku mencium pipi pantatnya. Allah mereka merasa luar biasa dan saya katakan juga. Menghasilkan dan kenyal aku mungkin mencium mereka lebih maka diperlukan tetapi mereka merasa besar. “Oh my god … OH MY GOD YA … YA … kiss KAKI SAYA, SAYA … JADIKAN TUBUH CINTA UNTUK SEMUA” katanya keras. Jadi saya lakukan … Aku mencium semua jalan ke bawah kakinya dan kembali ke pantatnya.

Dia membalik dan memegang saya dan memeluk saya dan mengatakan betapa dia menyukai apa yang saya lakukan. Kukatakan padanya bahwa dia memiliki sosok indah. Sebelum saya tahu itu dan aku tidak menyadarinya aku keras dan aku hornier kemudian pernah jadi kukatakan padanya bertanya “Maukah Anda membantu saya?” Dia apa. “Maukah kau … pegang penisku?”

Tidak ada. Tidak ada gerakan oleh dia atau oleh saya tapi saya menunggu. Dan aku menunggu lagi. Dan aku menunggu … … ooooooohh Ohhhhhhh … untuk seorang pria, saya, untuk memiliki kemaluannya kembali digelar merasa besar. Bagaimana jarinya melilit ereksi saya dan bagaimana dia memegang pernah begitu ringan rasanya besar. “Ohhhhhhh yang terasa Melissa indah” kataku.

“Benar-benar … hanya memegang Anda seperti itu … itu terasa indah?” Katanya.

“Ya” kataku membawanya turun di atasku. Aku mencintai betapa payudaranya terasa. Aku mencintai betapa tubuhnya terasa terlalu. “Tuhan kau begitu seksi” kataku.

“Sungguh?” Dan dia mencium bibirku, keras.

Dia menciumku dengan penuh gairah. Sebelum aku tahu entah bagaimana pakaian saya dari tubuh saya dan kami satu dengan alam. Vaginanya tidak dicukur, tapi dipangkas. Dengan perasaan itu dan menyentuhnya di sana aku bisa tahu. Aku merasa clitorisnya dan dia melompat rasanya begitu menarik baginya.

Cerita Ngentot Dengan Ayah Mertua

“Melissa, aku akan menanyakan sesuatu, pribadi … pribadi yang nyata … tetapi Anda tidak perlu menjawabnya. Apakah Anda pernah … pernah bermain dengan diri sendiri? “

Diam.

Aku menunggu. “Ya” akhirnya dia berkata.

“Apakah Anda suka melakukannya?” Tanyaku.

“Ya” katanya.

“Tapi mungkin, meskipun itu tidak sama, tidak baik, kan?”

“Saya kira, tetapi tidak merasa baik” katanya.

“Apakah Anda memiliki mainan atau apakah Anda hanya menggunakan-Anda”

“Aku punya dildo” katanya.

“Keren” kataku. “Jika Anda pernah ingin seseorang untuk membantu Anda uhhh pada” dan aku tersenyum meskipun ia tidak melihat itu saya melanjutkan dengan mengatakan “Aku akan selalu membantu Anda.”

“Tapi apa yang saya benar-benar ingin merasakan ayam adalah seorang pria dalam diriku. Itulah yang saya ingin. “

Hmmmmmmm, pikirku, dan akan saya cowok itu? “Dapatkah saya membantu di daerah itu?”

“Anda dapat” katanya. “Tapi mari kita lakukan uhhh ini perlahan-lahan melihat sebagai saatnya eh pertama saya.”

“Hal ini tidak … karena kau telah menggunakan dildo.”

“Aku mencintaimu” katanya dan kemudian menyuruh saya menaruh penisku di vaginanya. END lihat juga "Cerita Seks Selingkuh Ngentot Enak Dengan Tetanggaku"
Cerita sex mertua, Cerita ngentot dengan mertua, cerita dewasa mertua mesum, cerita hot ml sama mertua, menantu mertua butuh kehangatan
Read more