Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Tante. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Tante. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2016

Cerita Dewasa Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng

Cerita Sex Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex Hot  | Cerita Sex IGO | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Foto Bugil Terbaru - Kali ini asyik coi mempersembahkan Cerita Sex Ngewe Memek tante Nina yang hot goyanganya  Dientot Memeknya Ngangkang Manja yang sangat sexy, toket dan memek mulusnya Saat dientot nikmat kalau di grepe dan disedot Bikin tambah Horny, Langsung Capcus aja ya, Selamat menikmati.

Cerita Hot Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng

Cerita Dewasa Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng
Cerita Mesum Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng

Cerita Seks Tante - Sebelumnya perkenalkan nama saya. Nama saya Baim (Samaran), saya sekarang berprofesi sebagai seorang konsultan di Kota S. Bagi para pembaca yang memerlukan jasa konsultasi penulisan ilmiah (skripsi/thesis) bisa kontak e-mail saya, pasti akan saya bantu sampai selesai. Okay.. saya akan memulai menceritakan pengalaman saya waktu masih kuliah dahulu.

Hari itu adalah malam Jum’at Pon.. kira-kira 7 tahun yang lalu. Hari itulah awal yang merubah kehidupanku, dari seorang mahasiswa yang lurus-lurus saja.. pokoknya serba lurus deh! Apalagi kalau si kecil lagi tegang.. wah lurus sekali! Ha..ha..ha..

Waktu itu aku masih kuliah di satu-satunya PTN yang ada di kota S. Sebagai seorang anak rantau aku kost di belakang kampus yang cukup jauh dari keramaian. Pertimbanganku untuk memilih kost di tempat itu adalah di samping harganya murah, aku juga berharap dapat menghindari godaan keramaian yang ditawarkan kota S itu. Maklum misiku ke kota S ini adalah untuk menimba ilmu demi masa depan. Berkali-kali orang tuaku menyuruhku agar hidup prihatin.. karena mereka pun harus hidup prihatin demi menyekolahkanku.

Dengan memilih tempat itu rasanya aku sudah berusaha memenuhi permintaan orang tuaku, yaitu agar hidup prihatin. Namun ternyata nasib membawaku lain dan melenceng dari misi semula ini.

Sudah dua tahun aku kost di daerah itu, sehingga aku sudah kenal baik dengan semua masyarakat penghuni kampung itu. Aku sudah dianggap sebagai warga karena kesupelanku dalam bergaul. Nah dari kesupelanku itulah aku sudah terbiasa bercanda dengan setiap penduduk dari anak kecil hingga nenek-nenek.

Suatu hari pada saat liburan semester, aku tinggal di tempat kost sendiri karena memang aku tidak pulang maklum aku aktif di kegiatan kampus. Waktu itu sedang musim kemarau sehingga banyak sumur penduduk yang kering, hanya sumur di tempat kost ku itulah yang masih cukup banyak airnya sehingga banyak tetangga yang ikut minta air dan bahkan ikut mandi di kost-ku. Dan diantara mereka ada satu tetanggaku yang waktu itu umurnya mungkin hanya terpaut 7 atau 8 tahun di atasku, namanya Tante  Nina (samaran). Perawakannya sedang tidak begitu tinggi (tingginya sekitar 158 – 160 Cm), tetapi bodynya tidak kalah dengan pesenam aerobik deh. Kulitnya sawo matang khas wanita Jawa dan wajahnya manis sekali, terutama pada saat tersenyum.. aduh makk!

Dia sudah punya suami dan dua orang anak yang masih kecil yang pada saat itu umurnya baru 4 dan 2 tahunan. Dia berjualan barang-barang kelontong di dekat kost-ku. Nah suatu hari.. seperti biasa pagi pagi sekali Tante  Nina ketok-ketok pintu tempat kost ku..biasa mau ikutan ambil air dan sekaligus mandi.
“Dik.. Dik.. cepet tolong bukain pintunya!” dia berteriak agak tak sabaran.
“Iya bentar Tante ..” jawabku sambil setengah mengantuk.
“Kok lama banget to Dik..” suaranya terdengar tak sabar.
“Ada apa sih Tante  kok nggak sabar sekali?” tanyaku saat kubuka pintu untuknya.
Wajahnya nampak meringis menahan sesuatu. Rupanya dia sudah mulas dan hendak buang hajat dari tadi.
“Anu Dik.. aku sakit perut nih” Katanya agak malu.
Begitu pintu terbuka ia langsung lari terbirit-birit masuk KM dan membanting pintu. Rupanya sang beban sudah hampir keluar.. pikirku.
“Sorry ya Dik.. tadi Tante  nggedor-nggedor”, katanya.
“Habis perut Tante  udah mulas dan di rumah nggak ada air.. itu lho bapaknya anak-anak semalam enggak pulang jadi Tante  belum sempat ngisi air di rumah.. maafin Tante  ya”.
“Ah enggak apa-apa kok Tante , saya malah harus berterima kasih udah dibangunin sama Tante .”

Sejak itu hubunganku dengan Tante  Nina jadi tambah akrab. Hingga pada suatu siang, aku ingat hari Kamis, Tante  Nina datang ke tempat kostku. Siang itu ia kelihatan manis sekali dengan memakai baju kaos lengan panjang warna krem ketat yang mencetak tubuhnya.
“Eh Dik Baim.. hari ini ada acara enggak?” tanyanya begitu kutemui di teras depan.
“Mm.. kayaknya enggak Tante .. memang ada apa Tante ?” tanyaku agak penasaran.
“Anu Dik.. kalau tidak keberatan nanti adik Tante  ajak pergi ke Gml mencari bapaknya anak-anak, Dik Baim enggak keberatan kan?”
“Lho memangnya Mas Gun disana di rumah siapa Tante ?” tanyaku semakin penasaran.
“Anu Dik.. katanya orang-orang Mas Gun sudah punya istri simpanan di sana.. jadi Tante  mau melabrak.. tapi Tante  nggak berani sendirian.. jadi Tante  minta tolong Dik Baim nganter Tante  ke sana”.
“Baiklah Tante .. tapi saya enggak mau ikut campur dengan urusan Tante  lho” kataku menyanggupi permintaannya.

Sorenya kami berdua dengan sepeda motor milik Tante  Nina berboncengan kearah Gml, + 27 KM sebelah utara kota S arah ke Pwd. Tante  Nina membawa sebuah tas yang cukup besar. Aku jadi curiga, tetapi tetap diam saja.. pokoknya wait and see lah prinsipku. Kami tak banyak bicara saat dalam perjalanan. Hingga setelah sampai ke Gml aku baru bertanya letak rumahnya.
“Oh.. itu.. itu masih terus ke utara Dik..” jawabnya agak tergagap.
Kecurigaanku makin mendalam tetapi tetap diam saja sambil kuikuti permainannya.
“I’ll follow the game” begitu pikirku, toh tidak ada ruginya dengan wanita yang cukup menarik ini.

Kami terus ke utara hingga sampai ke tempat dimana terdapat gerbang bertuliskan “Obyek Wisata Gn Kmks”.
“Lho kok ke sini to Tante .. apa enggak kebablasan?” Tanyaku agak bingung.
“Anu.. anu sebenarnya Tante  enggak mencari Mas Gun kok Dik.. tapi Tante  mau ziarah ke sini..” Jawabnya agak khawatir kalau aku marah.
Aku kasihan juga melihatnya saat itu yang begitu ketakutan. Aku Cuma menghela napas.. tapi tidak ada ruginya kok bagiku. Toh Tante  Nina orangnya cukup manis dan menarik jadi berlama-lama berdekatan dengannya juga tidak rugi pikirku menghibur diri.

Sigkat cerita aku dan Tante  Nina mengikuti ritual yang harus dilakukan di sana. Ternyata bukan hanya kami berdua yang ada di sana. Ratusan bahkan mungkin ribuan orang datang ke sana sore itu. Semuanya mempunyai tujuan yang sama “Berziarah” (atau berzinah barangkali lebih tepatnya). Soalnya yang aku dengar kalau berziarah ke sana untuk mencari berkah harus berpasangan yang bukan suami-istri dan harus “Tidur” bersama di sekitar cungkup (makam) yang ada di sana. (Mungkin ini ritual mencari kekayaan yang paling nikmat di dunia.. he.. he.. he)!

Setelah mengikuti berbagai ritual dan prosesi, selesailah sudah acara mohon berkah. Sekarang tinggal ‘finishing’-nya, yaitu tidur bersama! Aku sendiri menjadi panas dingin membayangkan aku harus tidur dengan seorang wanita! Gila.. ini benar-benar pengalaman pertama bagiku. Seumur umur belum pernah berdekatan dengan wanita.. apalagi harus tidur bersama! Dan katanya harus 7 kali malam Jum’at berturut-turut pula! Gila! Benar-benar tur gila.. asyiik!
“Eh Dik Baim sudah punya pacar belum?” tanya Tante  Nina memecah kesunyian.
“Eh.. mm. anu.. bbel.. belum Tante ” jawabku agak tergagap soalnya lagi ngelamun yang lain lagian pikiranku sedang bingung.
Tante  Nina mungkin tahu apa yang kurasakan jadi dia Cuma diam saja dan menggandengku mencari tempat untuk menggelar tikar (Rupanya Tante  Nina sudah mempersiapkan segalanya dari rumahnya.. sontoloyo makiku dalam hati, tapi aku juga senang juga membayangkan mau tidur dengan wanita semanis Tante  Nina ini).

Rupanya mencari tempat yang “Sesuai” (dalam artian sepi dan aduhai) di sekitar cungkup pada malam itu susah juga. Aku yang baru kali itu mengunjungi Gn Kmks takjub sekali dengan pemandangan yang kulihat disana. Bukan keindahan alamnya yang kukagumi, tetapi begitu banyaknya pasangan yang memenuhi lokasi sekitar cungkup bak ikan bandeng dijajar-jajar. Gilanya semua mungkin bukan pasangan suami-istri yang sah (Kalau boleh kukatakan ini namanya “Perzinahan masal” bukannya “Perziarahan masal”). Cukup lama kami mencari tempat untuk bermalam di tempat terbuka. Rupanya malam Jum’at Pon ini adalah hari “Raya”-nya Gn Kmks. Ramainya mungkin malah melebihi keramaian di Kota S. Dan semua pasangan itu rela “Tidur” bersama di tempat terbuka berjajar-jajar tanpa sekat pelindung yang membatasi privasi dengan pasangan lain di sebelahnya. Akhirnya setelah cukup lama mondar-mandir melewati jalan setapak nan gelap dan di kanan-kirinya bergelimpangan pasangan yang sedang melakukan “Laku” tidur bersama, kami menemukan tempat yang kami anggap ’sesuai’ bagi kami.

“Disini saja Dik Baim.. tempatnya masih longgar” kata Tante  Nina sambil melepas gandengannya dan mulai menggelar tikar yang dibawanya. Di sebelah kanan dan kiriku ada pula pasangan yang sudah terlebih dahulu menempati kapling mereka. Jadi aku dan Tante  Nina termasuk datang agak terlambat. Setelah basa-basi sejenak dengan tetangga kanan-kiri kami pun rebahan sambil berpelukan dalam gelap di tempat terbuka lagi.

Aku yang masih lugu tak tahu harus berbuat apa. Soalnya seumur-umur baru kali inilah aku memeluk seorang wanita dewasa. Tanganku diam saja sementara debar jantungku tak teratur. Tante  Sum yang semula hanya memeluk, perlahan-lahan mulai mengelus dadaku salah satu pahanya ditumpangkannya di atas pahaku. Kontan saja batang kemaluanku mengeras.. tapi aku tak berani berbuat apa-apa. Saat itu kurasakan kalau tubuh bagian bawah Tante  Nina terbungkus sarung, karena salah satu pahanya menindih pahaku.

Napasku semakin memburu dan jantungku berdebar kian keras saat ia mulai meraba-raba puting dadaku.
“Dik ikutan masuk sarung aja biar hangat” bisiknya pelan seolah takut terdengar pasangan yang ada di samping kami.
“Ba.. baik Tante ..” Jawabku juga pelan.
Lalu dengan hati-hati sekali aku mulai ikut memasukkan tubuh bagian bawahku ke sarung yang dipakai Tante  Nina. Jadi sekarang satu sarung berdua..!

Aku sangat terkejut saat tubuh bagian bawahku masuk ke dalam sarung. Ternyata Tante  Nina tidak memakai selembar ain pun pada tubuh bagian bawahnya. Celana panjang yang tadi dipakainya sekalian celana dalamnya rupanya sudah dilepaskannya secara diam-diam saat mengenakan sarung tadi. Aku jadi serba salah, mau gerak tak berani mau diam kok seperti ini..! Batang kemaluanku yang dari tadi sudah keras menjadi semakin keras memberontak dalam celanaku. Apalagi tanpa dapat kucegah tangan Tante  Nina mulai meraba-raba batang kemaluanku dari luar celanaku. Napasku kian memburu mendapat perlakuan seperti itu.

“Ayoo.. pegang dada Tante .. Dik..” bisik Tante  Nina dengan napas yang juga sudah mulai memburu.
Aku dengan terpaksa (karena gak kuat menahan napsu..) mulai menggerakkan tanganku dan meraba-raba dada Tante  Nina dari luar gaunnya.. Kurasakan dadanya begitu sekal dan kenyal.. mungkin semua wanita begitu kali ya.. Napas kami semakin memburu tangan kami saling meraba dalam gelap.. (Mungkin.. ini yang dimaksud dengan peribahasa ’sedikit bicara banyak bekerja’ kali ya..? pinter juga tuh orang yang bikin peribahasa ini.. atau mungkin dia nemu peribahasa gini saat lagi begituan kali!)

Napasku seolah terhenti saat tiba-tiba batang kemaluanku sudah digenggam Tante  Nina dan dielus-elus dengan lembutnya.. luar biasa.. benar-benar pengalaman terhebat yang pernah aku rasakan saat itu! Tubuhku meliuk-liuk menahan nikmat yang tiada tara saat tangan halus Tante  Nina mengurut dan meremas batang kemaluanku.. kedua biji pelirku pun dielusnya dengan penuh kasih sayang.. aduh makk!

“Tante .. ahkk..” bisikku pelan-pelan tanpa berani bersuara keras-keras..
“Masukkan tanganmu Dik.. remas tetek Tante .. ayoo..” bisik Tante  Sum yang menyadarkanku.

Sebenarnya tanpa disuruh pun aku sudah ingin meraba langsung bukit menggairahkan itu. Segera dengan semangat 45 (Ini kan jamannya tujuh-belas Agustusan) bak pejuang kita dahulu, aku menyusupkan tanganku ke dalam kaos ketatnya dari bagian bawah dan mulai mencari-cari bukit kenyal di dada Tante  Nina. Tanganku terus meraba dan bergerak liar di dalam kaus Tante  Nina dan terpeganglah apa yang kudaTante an. Kusibak BH yang masih menempel dan tanganku bergerak liar di balik BH itu. Begitu gemas rasanya aku meremas dan meraba (boso jowone “Ngowol”) kedua bukit kembar itu bergantian.

“Och.. ter.. terushh.. Dikk.. ouch..” Kudengar Tante  Sum berbisik pelan sekali ditelingaku dengan napas yang semakin memburu.
“Ayo lepaskan celanamu itu Dik..” bisiknya lagi.

Dengan hati berdebar keras membayangkan apa yang akan terjadi kuturuti permintaan Tante  Nina. Kuhentikan aktivitasku di dada Tante  Nina dan melepas celanaku pelan sekali. Soalnya takut ketahuan tetangga di sebelahku, yang sempat kulirik mereka juga sedang krusak-krusuk sendiri dalam gelap. Aku tahu itu dari bunyi kain yang bergeser-geser. Setelah melepas celanaku dan menyimpannya di tas Tante  Nina aku mulai beraktivitas lagi.. dan Tante  Nina juga. Kami saling meraba lagi. Batang kemaluanku yang sudah sangat keras (dalam bahasa Jawanya ‘ngaceng berat’) diurut dan diremas dengan lembut oleh Tante  Sum.. menimbulkan rasa geli yang luar biasa.. Aku sempat tak bisa bernapas merasakan hal ini..

Tanganku pun sekarang mulai berani bergerak sendiri. Sasaranku sekarang adalah bagian bawah Tante  Nina. Dari perutnya yang sudah agak gendut sedikit tanganku bergeser turun dan tersentuhlah gumpalan rambut pekat di selangkangan Tante  Nina.

“Terushh.. Dikk.. hhkk, ya.. itt.. itu..” bisik Tante  Nina sambil terus menjilat lubang telingaku.

Tanganku terus menyisir celah celah di tengah rimbunan rambut itu yang sudah basah dan panas. Celah itu kurasakan begitu licin dan basah.. lalu dengan rasa ingin tahu.. kumasukkan jari ku di tengah-tengah celah sempit itu. Aku kaget.. karena tiba-tiba jariku seolah tersedot dan terdorong oleh gerakan celah di selangkangan Tante  Nina itu. Dengan naluri alami tanganku mulai meraba dan meng’obok-obok’ selangkangan Tante  Nina yang semakin basah. (Jadi bukan cuma Yoshua yang bisa ‘ngobok-obok’ aku juga bisa kok! Hayoo siapa diantara pembaca (cewek tentunya) yang mau di ‘obok-obok’ silakan kirim e-mail!)

Tante  Nina semakin kelimpungan saat jari-jariku yang nakal mulai memasuki liang hangat dan basah di selangkangan Tante  Nina. Jariku terus bergerak masuk ke celah-celah hangat dan licin itu hingga sampai pangkal.. dengan cepat kuhentak tarik keluar.. srett.. Tante  Nina hampir memekik kalau tidak buru-buru menggigit leherku saat kutarik jariku dengan cepat dari jepitan liang kemaluannya. Lalu pelan-pelan kudorong jariku masuk dalam jepitan kehangatan liang kemaluan Tante  Nina, kutarik lagi cepat dan kodorong pelan-pelan.. begitu terus kulakukan berulang ulang hingga akhirnya Tante  Nina berkelejat dan tubuhnya seolah tersentak.

“Ohk.. shh.. akhh” bisik Tante  Nina sambil terus menggigit keras leherku.
Karena kukira Tante  Nina merintih kesakitan, spontan kuhentikan gerakan jariku.

“Terush.. Dikk.. ter.. ouch..” rintihnya pelan sekali saat kuhentikan gerakan jariku di liang hangat diselangkangannya yang semakin licin oleh lendir yang keluar dari liang kemaluannya.
Mendengar permintaannya, otomatis jariku mulai bergerak semakin liar di dalam kehangatan liang kemaluan Tante  Nina yang semakin berlendir dan licin. Tubuhnya meliuk liuk dan tersentak berkejat-kejat seiring dengan gerakanku. Gerakannya semakin lama-semakin lemah dan berhenti.. jariku tetap terjepit kehangatan liang kemaluannya, lalu kedua tangan Tante  Nina memegang kedua pipiku dan diciumnya bibirku dengan mesra sekali.

“Kamu pintar Dik..” bisiknya mesra.
“Tante  rasanya seolah mengawang tadi”
“Kukira tadi Tante  Nina kesakitan.. makanya kuhentikan gerakanku” bisikku
“Enggak.. Tante  enggak sakit kok.. justru nikmat sekali..” bisiknya manja.
“Sekarang biar Tante  yang gantian memuaskan kamu” balasnya.

Kemudian dengan pelan, karena takut ketahuan pasangan di sebelah (Yang aku yakin juga sedang melakukan hal yang sama dengan kami!) Tante  Nina mulai menaiki tubuhku. Dikangkangkannya kakinya dan dipegangnya batang kemaluanku yang sudah ngaceng berat seperti meriamnya Pak tentara yang siap menggempur GAM. Lalu digesek-gesekkannya palkonku (kepala kontol ‘palkon’) di celah hangat di selangkangannya yang sudah sangat licin dan basah.

“Hkk..” napasku seolah terhenti saat batang kemaluanku mulai terjepit erat dalam kehangatan liang kemaluan Tante  Nina.
Sensasi terhebat dalam hidupku! Dan barangkali inilah awal sejarah hilangnya keperjakaanku! Yang selanjutnya akan merubah kehidupanku! (Akan kuceritakan kelak).

Dengan pelan tetapi pasti.. alon-alon asal kelakon.. batang kemaluanku mulai menyeruak masuk dalam jepitan kehangatan liang kemaluan Tante  Nina. Mataku terbeliak menahan nikmat yang tiada tara.. (Mungkin inilah yang namanya sorga dunia ya?).

“Tante ..” bisikku di telinga Tante  Nina, “Geli Tante k”
“Hushh.. diam saja nikmati saja” balas Tante  Nina mesra.
Aku menggigit bibir menahan nikmat yang tiada tara. Tante  Nina terus berkutat di atas perutku, bergoyang dan berputar pelan. Hingga akhirnya seluruh batang kemaluanku tertelan dalam kehangatan liang kemaluan Tante  Nina. Seluruh batang kemaluanku masuk sampai ke pangkalnya sampai kurasakan palkonku menumbuk sesuatu di dalam sana. Tante  Nina pun mungkin merasakan hal yang sama denganku, kutahu itu dari napasnya yang tersengal-sengal.

Gesekan demi gesekan dari kedua kemaluan kami menghangatkan dinginnya malam di Gn Kmks itu. Kami sudah tidak peduli lagi dengan pasangan-pasangan lain di sekitar kami. Yang kami tahu adalah bagaimana mereguk nikmat dan menuntaskan hasrat yang sudah hampir mencapai klimaksnya.

Tante  Nina terus bergerak pelan. Lama-lama gerakannya sudah mulai tidak teratur dan kurasakan Tante  Sum menggigit leherku lagi. Aku pun hampir saja berteriak menahan sesuatu yang hampir meledak dari dalam diriku. Kurasakan dorongan semakin kuat mengehentak bagian bawah perutku.

Gerakan Tante  Nina semakin tidak teratur dan gigitannya semakin kencang.
“Ouchkk.. Dikk.. Tante  mau kelu.. arrghh” bisiknya sambil tubuhnya mengejat-ngejat di atas perutku.
Akupun sepertinya tidak mampu lagi menahan dorongan yang menghentak dan akhirnya tanpa dapat kupertahankan jebollah sudah pertahananku. Crrt.. crett.. crett.. crett.. crett.. keluarlah lahar panas dari ujung palkonku yang membasahi dan menyiram rahim Tante  Nina. Tubuhku seolah melayang dan terhentak seperti terkena arus listrik. Kurasakan puncak sensasi bersetubuh yang ruarr biasa.. Tanganku mencengkeram bongkahan pantat Tante  Nina yang masih saja bergerak liar untuk mencoba menghentikannya. Tetapi semakin erat kutahan semakin liar gerakannya hingga aku pasrah saja dan menikmati sensasi semampuku.
“Tante  sud.. sudah.. Tante .. ohh” bisikku di telinganya.
Rupanya saat aku mencapai orgasme tadi Tante  Nina juga sedang mencapai orgasme sehingga sulit kuhentikan gerakannya.

“Kamu hebat Dikk..” bisiknya mesra sekali.
“Tante  puas sekali..”
Kami masih terus berpelukan beberapa saat. Tante  Nina masih menindihku dan batang kemaluanku masih erat terjepit dalam liang kemaluannya. Dan secara perlahan kurasakan batang kemaluanku mulai terdorong keluar akibat kontraksi liang kemaluannya..lalu tubuh kami sama-sama tersentak saat batang kemaluanku terlepas sendiri dari jepitan liang kemaluannya. Kami saling berpandangan mesra dan tersenyum.. Duh manisnya Tante  Nina kalau tersenyum (Aku membatin andai saja Tante  Nina ini jadi istriku betapa bahagianya aku).

“Tante  aku kok jadi sayang sekali sama Tante ”.. bisikku mesra.
“Tante  juga kok Dik..” balasnya.
“Nanti kita pulangnya mampir dulu istirahat di losmen di depan stasiun Blp.. mau kan?” lanjutnya.
“Mau dong.. masa mau menolak rejeki” jawabku nakal.
“Memang Mas Gun enggak marah?” tanyaku.
“Enggak kok.. malah dia yang nyuruh aku untuk ke sini melakukan ritual.. malahan dia yang memilihkan pasangannya.. ya Dik Baim itu” jawabnya santai.
(Sialan gerutuku dalam hati. Rupanya aku mau dijadikan tumbal pesugihannya! Tapi biarin dah, yang penting nikmatt). Mulai detik itu aku berjanji dalam hati akan mengerjai istrinya habis-habisan atas keputusannya menjadikanku sebagai tumbal pesugihannya. Dan janjiku akan kubuktikan sebentar lagi.

Pagi sekali, kira-kira jam 04.00 pagi satu per satu pasangan yang telah menjalani laku gila ini mulai beranjak pulang. Kami pun ikut pulang ke tempat kami. Dinginnya udara pagi tak kurasakan, karena Tante  Nina yang kubonceng memeluk erat tubuhku sepanjang perjalanan. Tubuhku jadi hangat apalagi dada Tante  Nina yang kenyal menekan erat punggungku. Kupacu kendaraanku kencang-kencang takut kesiangan. Sementara Tante  Nina tetap erat memelukku dan tangannya tak ketinggalan dimasukkan ke dalam celanaku dan meremas-remas batang kemaluanku sepanjang perjalanan itu. Mendapat perlakuan itu, tentu saja adik kecilku bangkit berdiri dan memberontak seolah hendak menyeruak keluar dari sarangnya. Remasan dan pelukan Tante  Nina membuatku melupakan dinginnya udara pagi dan lamanya perjalanan dari Gml ke kota S yang kira-kira sejauh 30 Km itu.

*****

Selang setengah jam kemudian kami pun sampai ke kota S, dan kami pun menuju daerah sekitar stasiun Blp untuk mencari penginapan yang “Sesuai” (sepi dan asoy). Setelah berputar-putar beberapa saat, kami pun menemukan sebuah losmen yang cukup bersih dan letaknya agak tersembunyi. Kami memilih kamar yang mempunyai kamar mandi di dalam agar privasi kami lebih terjaga.

Setelah check in aku langsung masuk kamar mandi dan mulai membuka seluruh pakaianku untuk mandi. Sementara itu Tante  Nina langsung tiduran sambil menonton acara televisi pagi. Sedang asyik-asyiknya menyabuni tiba-tiba Tante  Nina masuk kamar mandi dan sudah telanjang bulat tanpa selembar benangpun yang menutupi tubuhnya yang indah itu. Aku terpana dan tanpa sadar menghentikan kegiatanku. Mulutku melongo menyaksikan pemandangan yang terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja. Ya.. walaupun kami pernah bersetubuh, tetapi aku belum pernah melihat seluruh tubuhnya sejelas ini. Tadi malam kami bersetubuh dalam gelap dan itupun kami masih terbalut pakaian atas kami masing-masing.

Benar-benar luar biasa pemandangan yang terpampang di hadapanku ini. Walaupun perutnya agak berlemak, namun keindahan tubuh Tante  Nina masih sangat mempesona. Kulitnya yang khas wanita Jawa berwarna sawo matang tampak mulus tanpa cacat. Rambutnya yang hitam lurus, sebahu panjangnya tampak indah tergerai. Dan payudaranya yang masih cukup kencang menggantung indah dengan puting yang mencuat kecoklatan. Sedikit turun ke bawah bulu-bulu hitam keriting memenuhi gundukan bukit kecil di bawah perutnya. Luar biasa! Aku sampai melongo dibuatnya. Apalgi tubuhnya tersorot lampu neon dari kamar tidur dan dari kamar mandi sekaligus..

“Lho.. kok mandinya berhenti?” Tanya Tante  Nina mengejutkanku hingga membuatku gelagapan.
“Eh.. anu.. eh.. Tante .. kok ma.. masuk kesini Tante ?” tanyaku gagap dan otomatis tanganku menutupi batang kemaluanku yang sudah penuh sabun.
“Kenapa emangnya? Apa enggak boleh mandi bareng-bareng?” katanya santai terus dimintanya sabun yang sedang kupegang.
“Sini Tante  mandiin biar bersih!”.

Aku pun mandah saja dan kunikmati elusan tangan Tante  Nina yang menyabun seluruh tubuhku. Digosoknya punggungku dengan sabun terus ke bawah hingga pantatku pun tak lupa digosok-gosoknya. Aku merem melek menikmati remasan tangan Tante  Nina di kedua belahan buah pantatku.
“Hayo.. sekarang depannya..” tiba-tiba Tante  Nina menyuruhku untuk menghadapinya.
Tangannya mengusap leherku terus ke bawah dan beberapa saat memainkan jarinya di kedua tetekku bergantian. Aku menahan napas ketika tangannya terus merayap ke bawah dan mulai menyabuni selangkanganku. Diremasnya batang kemaluanku dengan lembut. Kontan adik kecilku terbangun dan mengeras seketika.

“Lho.. kok terus kencang?” gurau Tante  Nina demi melihat batang kemaluanku berdiri tegak bak petarung yang siap laga. Aku jadi jengah dan sedikit malu.
“Iya soalnya dia tahu ada lawan mendekat” balasku untuk menghilangkan kekakuan.
“Dia tahu sebentar lagi mau disuruh kerja.. he.. he.. he!” gurauku.
“Ah maunya..!” Tante  Nina memonyongkan bibirnya.
Aku yang sudah sangat terangsang dengan elusan dan remasan tangannya di selangkanganku langsung saja memeluknya dan tanpa ba Bi Bu lagi kusergap bibirnya yangs sedang monyong itu. Kupeluk tubuh telanjangnya dan dengan ganas kucium bibirnya.
“Mphhf..” Tante  Nina gelagapan saat bibirnya kuserobot dan tanganku erat memeluknya.
Sambil terus menciumnya tanganku dengan beraninya berkeliaran mengelus punggung Tante  Nina dan terus ke bawah ke arah bongkahan pantatnya yang padat. Kuremas kedua belah buah pantatnya bergantian.
“Dikk.. ohh” Tante  Nina Cuma bisa melenguh dan menggelinjang dalam dekapanku.
Tangannya semakin liar mengurut dan meremas batang kemaluanku. Aku sendiri tidak perduli kalau tubuhku masih penuh dengan busa sabun dan bau keringat Tante  Nina yang belum mandi sejak kami bersetubuh semalam.
“Dik.. Tante .. Tante  be.. belum mandi..” napas Tante  Nina tersengal-sengal saat dengan ganasnya kuciumi lehernya.
“Biar Tante  mandi dulu.. ughh” Tante  Nina melenguh minta kulepaskan.
Mungkin ia risih dengan bau keringatnya sendiri. Lalu kulepaskan pelukanku. Kusiram tubuh Tante  Nina dengan air dingin.

“Sini Tante  biar gantian ku mandiin” kuraih sabun yang dipegangnya.
Lalu balik tubuh Tante  Nina dan kusabun punggungya. Kugosok bagian punggungnya dan tanganku yang nakal bergeser terus ke bawah. Begitu tanganku menyentuh bagian pantatnya yang padat tanganku mulai meremas dengan gemas. Kuelus dan kugosok ke dua belah bongkahan pantat Tante  Nina. Setelah puas bermain-main dengan pantatnya, tanganku mulai menyabun tubuh Tante  Nina bagian depan. Namun saat itu posisiku masih dibelakang Tante  Nina, jadi tanganku menggosok bagian depannya sambil memeluknya dari belakang. Saking ketatnya pelukanku, tubuh bagian bawah kami saling menempel ketat. Batang kemaluanku yang sudah sangat keras tergencet antara bongkahan pantat Tante  Nina dengan perutku sendiri. (Pembaca bisa bayangin gimana rasannya). Luar biasa! Apalagi pantat Tante  Nina dan batang kemaluanku sangat licin karena penuh busa sabun. Rasanya syurr.. apalagi Tante  Nina sengaja menggoyang-goyangkan pantatnya hingga batang kemaluanku tergesek-gesek. Nikmatt!

Kedua tangan Tante  Nina diangkat ke atas kepalanya seolah-olah membiarkanku untuk semakin mudah menggosok kedua payudaranya dari belakang. Sementara pantatnya yang menggencet batang kemaluanku sebentar-sebentar digoyang. Aku semakin terangsang hebat dengan perlakuannya itu. Lalu tanganku kugeser ke arah selangkangannya. Kugosok gundukan bukit kecil di selangkangan Tante  Nina yang lebat dengan rambut. Kusabun dan gundukan bukit itu dengan arah dari atas ke bawah mengikuti alur celah hangat di selangkangan Tante  Nina.

“Ouchh.. ter.. rushh Diikk” sekarang Tante  Nina sudah berani bersuara agak keras karena kami hanya berdua.
Tidak seperti keadaan semalam dimana kami hanya bisa berbisik-bisik takut ketahuan pasangan lain. Aku semakin semangat bermain-main dengan bukit kecil di selangkangannya. Tanganku yang jahil sekali-sekali menusuk masuk ke celah hangat diselangkangannya. Hal ini membuat Tante  Nina semakin liar menggerakkan pantatnya. Akibatnya aku sendiri yang melenguh kenikmatan karena batang kemaluanku tergencet pantatnya yang licin.

“Akhh.. terr.. ushh..” Tante  Nina semakin liar menggumam tak karuan saat kukorek-korek liang kemaluannya dengan jariku.
Kumainkan jariku di dalam liang kemaluan Tante  Nina. Dan Tante  Nina semakin meronta dan menggelinjang saat jariku memainkan dan menggosok tonjolan daging kecil dalam liang kemaluannya. Kepalanya mendongak ke atas dan mulutnya setengah terbuka menahan nikmat. Kugosok terus dan sesekali kutarik tonjolan daging itu.
“Terush.. Dikk.. ohh.. ter.. ruushh” Tante  Nina terus menceracau. Dan dengan diakhiri lenguhan panjang tiba-tiba tubuhnya mengejang.., kepalanya terhentak dan tubuhnya meliuk. Mungkin dia mencapai orgasme saat kumainkan tonjolan daging di selangkangannya.

Kemudian setelah beberapa saat ia terdiam dan matanya terpejam seolah menikmati sensasi yang baru saja dirasakannya. Setelah napasnya mulai teratur diraihnya gayung dan disiraminya tubuhnya dan tubuhku dengan air. Sambil menyirami sisa busa sabun di tubuhku tangannya mengelus dan mengurut batang kemaluanku yang sudah sangat kencang (Ngaceng habis-habisan!).

“Dik.. kamu tiduran saja di lantai biar Tante  yang service sekarang” disuruhnya aku berbaring di lantai kamar mandi.
Aku pun menurut saja apa maunya. Kubaringkan tubuhku di lantai kamar mandi yang dingin, aku saat itu berbaring sambil berdiri pembaca! Bayangkan berbaring sambil berdiri! Aku memang berbaring.. tapi adik kecilku berdiri tegak menunjuk langit-langit kamar mandi!

Setelah aku berbaring, Tante  Nina merangkak di atas tubuhku. Ia duduk di atas perutku dan mulai mencium keningku. Aku memejamkan mata merasakan sensasi luar biasa. Antara napsu dan sayang. Napsu soalnya selangkangan Tante  Nina yang hangat menempel ketat di atas perutku dan batang kemaluanku menempel pantatnya. Sayang karena aku seolah-olah sedang dimanja. Ya aku sedang dimanja karena aku tidak diperbolehkan bergerak dan disuruh menikmati layanan total yang hendak diberikannya padaku. Dari keningku perlahan bibirnya bergerak turun dan mulai menjilati telingaku kanan dan kiri bergantian. Rasa geli yang luar biasa menerpaku saat lidah Tante  Nina menyapu-nyapu lubang telingaku.
“Akhh.. Mbaak..” bisikku mesra.

Tubuhnya terus bergeser ke bawah saat bibir Tante  Nina beranjak turun ke bibirku. Kami saling memagut dan dorong mendorong lidah. Aku yang belum berpengalaman ikut saja permainan yang diberikan Tante  Nina. Lidahnya menyapu-nyapu lidahku dan kusedot kencang-kencang lidah Tante  Nina. Akibatnya tubuh bagian bawahnya yang sekarang menindih batang kemaluanku semakin ketat menekanku. Rasa hangat menjalar dari batang kemaluanku yang terjepit gundukan bukit di selangkangan Tante  Nina yang kurasakan makin licin.

Sementara bibir kami saling berpagutan, kemaluan Tante  Nina yang menjepit kemaluanku digesek-geseknya dengan pelan. Kembali lagi kurasakan sensasi luar biasa. Betapa tidak.. walaupun batang kemaluanku belum memasuki lobang yang semestinya namun karena bibir kemaluan Tante  Nina sudah sangat licin jadi kemaluanku yang terjepit di antara bibir kemaluannya dan perutku sendiri seperti diurut. Batang kemaluanku mulai berdenyut-denyut. Gerakanku sudah mulai liar tak terkendali. Namun permainan belum berakhir! The game was just begun! Permainan baru dimulai!

Bibir Tante  Nina terus menjilat seluruh tubuhku. Leherku sudah basah oleh liur Tante  Nina. Dari leher bibirnya terus merangsek ke bawah, kedua puting dadaku pun habis dipermainkan lidahnya. Dari sini bibirnya terus ke bawah hingga pusarku pun dijilatinya habis-habisan. Lagi-lagi sensasi luar biasa menyerbuku saat lidah Tante  Nina mengais-ngais pusarku sementara ke dua payudaranya menempel ketat di batang kemaluanku.! Edann..! Kali ini batang kemaluanku terjepit di tengah-tengah belahan payudaranya yang kenyal! Sensasi nikmat semakin meningkat saat tanpa dapat kucegah bibir Tante  Nina mulai menciumi batang kemaluanku dari ujung hingga pangkalnya. Gilaa!

“Upff.. Mbaak..” aku setengah memekik saat ujung kemaluanku serasa terjepit benda hangat!
Ternyata batang kemaluanku sedang dikulum Tante  Nina! Dia mengulum batang kemaluanku seperti anak kecil yang sedang menjilati ‘magnum’ es krim yang terkenal itu! Sambil dikocok batang kemaluanku dihisapnya habis-habisan! Tidak puas menjilat batang kemaluanku, Tante  Nina mulai menjilat kantung pelerku (gaber). Ya gaberku! (Gaber adalah bahasa Banyumas untuk kantong peler – bukan pamannya Donal Bebek). Dikuakkannya lipatan gaberku dan dijilatinya inci demi inci gaberku itu!

Batang kemaluanku semakin berdenyut kencang. Kocokan tangan Tante  Nina pada batang kemaluanku semakin kencang. Sekali lagi batang kemaluanku jadi bulan-bulanan mulut Tante  Nina. Dikulumnya lagi batang kemaluanku yang semakin berdenyut hingga hampir seluruhnya masuk ke dalam mulutnya. Mataku semakin membeliak menahan sesuatu yang mendesak dari perut bagian bawahku. Aku mencoba bertahan dengan mencoba memegang kepala Tante  Nina agar diam! Namun semaki kencang aku memegang kepalanya, semakin kencang pula kepalanya bergoyang hingga batang kemaluanku dikocok-kocok dengan mulutnya.

“Aarghh..” aku melenguh kencang saat aku tak mampu lagi menahan desakan lahar yang menyembur keluar dari ujung kemaluanku!
Crat.. cret.. cret.. crett.. crett hampir lima kali aku menyemburkan air maniku untuk yang kedua kalinya hari ini! Namun kali ini aku mengeluarkannya di mulut Tante  Nina! Tubuhku bergetar dan mengejat-ngejat. Semakin ketat kutekan kepala Tante  Nina agar batang kemaluanku semakin dalam terbenam dalam mulutnya! Akibatnya hampir semua air maniku tertelan olehnya!

“Bagaimana Dik Baim?” Tanya Tante  Nina menggodaku, “Enak?”
“Uf.. luar biasa Tante ” jawabku agak malu dan penuh rasa bersalah karena aku mengeluarkan air maniku di mulutnya.
“Sorry ya Tante  aku.. aku.. kel.. keluar di mulut Tante ..”
“Enggak apa apa Dik..” kata Tante  Nina yang mencoba menenangkanku.
“Malah Tante  senang bisa buat jamu.. hik.. hik.. hik”.
“Ayo sekarang istirahat dulu..” ajaknya sambil menarikku agar bangkit.
Setelah membersihkan diri dan mengeringkan tubuh kami, kamipun berbaring di tempat tidur sambil menonton TV berita pagi. Kami masih sama-sama telanjang bulat dan berpelukan di tempat tidur.

Mungkin karena terlalu mengantuk dan capai setelah semalaman tidak tidur ditambah ejakulasi dua kali membuatku langsung terlelap. Aku tidak tahu telah berapa lama tertidur sambil memeluk tubuh telanjang Tante  Nina. Aku tersadar saat tubuh bagian bawahku terasa geli.. perlahan kubuka mataku dan kulihat Tante  Nina sedang menciumi tubuh bagian bawahku. Aku diam saja pura-pura tertidur.. padahal si kecil sudah bangun sedari tadi.

Batang kemaluanku berdenyut-denyut saat seluruh batang kemaluanku masuk dalam kuluman mulut Tante  Nina yang hangat dan bergelora. Lidahnya yang kasar dan panas menyapu-nyapu ujung kemaluanku yang membuatku tak sadar menggelinjang hingga Tante  Nina tahu kalau aku hanya pura-pura masih tidur!

“Rupanya kamu nakal ya!” katanya sambil memencet batang kemaluanku yang sudah sangat keras itu.
“Awas kamu”, ujarnya lagi.
“Adaoww” jeritku manja.
Rasanya sakit tapi enak juga dipencet oleh tangan Tante  Nina yang halus itu! Pembaca gak percaya? (Boleh dicoba ntar kuminta Tante  Ninaku memencet pembaca yang penasaran! Ha.. ha.. ha).

Aku semakin menggelinjang kegelian campur sedikit ngilu saat mulut Tante  Nina menyedot buah pelerku kencang-kencang. Geli tapi ngilu.. ngilu tapi geli.. pembaca bisa bayangin gimana rasanya.. pokoknya campur aduk deh.. sulit digambarkan dengan kata-kata..

Tiba-tiba Tante  Nina membalikkan posisinya.. mulutnya masih sibuk melumat batang kemaluanku tetapi sekarang tubuh bagian bawahnya digeser ke atas sehingga gundukan bukit di bawah perutnya yang lebat ditumbuhi bulu hitam sekarang tepat berada di hadapan wajahku. Kedua kakinya mengangkangi wajahku sehingga jelas kulihat belahan merah jambu segar di tengah-tengah gundukan itu. Ada bau khas semacam bau cumi-cumi segar menyeruak lubang hidungku.. oo.. rupanya seperti inikah bau kemaluan wanita.. seperti bau cumi-cumi.. orang Korea bilang katanya bau Ojingo atau bahasa kitanya cumi-cumi! Segar dan sedikit amis.. gitu!

Aku yang baru kali ini melihat dari dekat bentuk kemaluan wanita dewasa menjadi terpesona melihat pemandangan seperti itu. Mengetahui aku diam saja Tante  Nina yang tadinya asyik menjilati batang kemaluanku berhenti melakukan aksinya lalu diturunkannya pantatnya pelan-pelan sehingga lubang kemaluannya menekan hidung dan mulutku. Aku yang sedang melongo jadi gelagapan karena tiba-tiba kejatuhan memek! Pas dimulut dan hidungku lagi! (Pembaca pernah enggak kejatuhan memek? Kalau belum bisa dicoba suruh aja cewek pembaca ngangkang di atas dan melakukan aksi seperti itu! Pasti ditanggung kaget tapi nikmat! Ha.. ha.. ha!)

Begitu liang kemaluan Tante  Nina yang sudah basah dan panas menekan mulutku otomatis tanpa disuruh bibirku melahap seluruh cairan yang membasahi liang kemaluan Tante  Nina.. rasanya.. sedikit agak asin.. Lidahku menyeruak masuk ke dalam liang kemaluan Tante  Nina hingga kepala Tante  Nina terdongak dan pantatnya semakin menekan wajahku.

“Shh.. terusshh Diikk.. ohh” Lidahku terus menerobos liang kemaluannya dan masuk sedalam-dalamnya.
Aku semakin gelagapan susah bernapas karena kemaluan Tante  Nina begitu ketat menekan mulut dan hidungku. Tekanan pantatnya semakin ketat saat tubuhnya meliuk-liuk dan berkejat-kejat saat kusedot tonjolan daging di sela-sela liang kemaluannya. Tante  Nina menjerit dan semakin kuat menekankan pantatnya hingga hidung dan mulutku seolah amblas ditelan bongkahan liang kemaluannya yang menindihku.

“Upf.. brr..! Karena tak tahan susah bernapas kusembur kencang-kencang liang kemaluannya hingga menimbulkan bunyi aneh seberti kain robek. Brrtt..!
“Ihh..” Tante  Nina menjerit kaget atas kenakalanku itu.
“Awas ya.. entar Tante  balas kamu..” jeritnya manja.
“Abis.. aku enggak bisa bernapas.. Tante  juga sih..” balasku tak kalah manja sambil meremas-remas bongkahan pantatnya yang sekal dengan gemas.

Tante  Nina pun membalas aksiku tadi. Kini disedotnya kuat-kuat lubang saluran kencingku.. aku sempat mengawang merasakan kenikmatan yang tiada tara ini. Aku pun balas lagi kutekan pantatnya dan kudekatkan bibir kemaluannya ke mulutku dan mulai mlumat bibir kemaluannya dengan gemas. Kembali Tante  Nina menggelinjang dan akhirnya tak tahan sendiri.

“Oh.. su.. sudah diikk..!” desisnya, “Tante  sudah enggak kuat..”

Lantas ia mengubah posisinya. Sekarang kami berhadap-hadapan dan Tante  Nina masih di atas tubuhku. Dengan tanggannya batang kemaluanku dicocokkannya ke liang kemaluannya yang sudah sangat licin. Setelah tepat kemudian ditekannya pantatnya pelan pelan hingga batang kemaluanku mulai menyeruak kehangatan liang kemaluannya.

Aku menggigit bibirku agar tidak melenguh. Hingga bless.. hampir seluruh batang kemaluanku terbenam dalam kehangatan liang kemaluan Tante  Nina. Tante  Nina menghentikan gerakannya dan kami menikmati keindahan saat-saat menyatunya tubuh kami. Kami saling bertatap pandang dan tersenyum mesra. Oh.. alangkah mesranya.
“Aku sayang kamu Dikk..” bisik Tante  Nina di telingaku dengan mesra.
“Aku juga Tante ..” balasku tak kalah mesra.
Kemudian bibir kami saling berpagutan. Lidah kami saling bertaut.

Dengan pelan Tante  Nina mulai menggoyangkan pantatnya naik turun di atas tubuhku. Batang kemaluanku semakin kencang tergesek-gesek dalam jepitan liang kemaluannya. Tanganku tak tinggal diam. Kuremas buah pantat Tante  Nina dengan gemas. Semakin lama semakin cepat Tante  Nina menggoyangkan pantatnya di atas tubuhku. Mulutnya tak henti-hentinya mendesis dan merintih. Aku pun mengimbangi gerakannya dengan memutar pinggulku menuruti instingku. Tante  Nina semakin liar menggoyangkan pantatnya dan mulutnya semakin kencang merintih.

“Ouch.. terushh.. Diikk..” mulutnya terus merintih.
“Tante  mau kell.. oohh..” belum habis ia bicara ternyata Tante  Nina sudah sampai ke puncak pendakiannya.

Tubuhnya meliuk dan berkejat-kejat bak terkena aliran listrik yang dahsyat. Aku pun semakin kencang memutar pantatku mengimbangi gerakannya dan terdorong keinginan untuk memuaskan hasrat wanita yang kusayangi ini.

“Kamu.. hebb. bathh..” bisik Tante  Nina mesra.

Beberapa kali ia menggelepar di atas tubuhku dan akhirnya tubuhnya ambruk di atas perutku. Ia terdiam beberapa saat. Kubiarkan Tante  Nina untuk menikmati keindahan yang baru diperolehnya. Aku yang sudah dua kali mengeluarlan air mani selama satu malam itu merasa belum apa apa.

Setelah napasnya mulai teratur kubisikkan agar Tante  Nina mengubah posisi. Sekarang kuminta Tante  Nina tengkurap di ranjang dan kujulurkan kedua kakinya ke lantai hingga pantatnya yang indah menungging di tepi tempat tidur. Perutnya kuganjal dengan bantal hingga posisi menunggingnya agak tinggi. Indah sekali pemandangan yang terpampang di hadapanku.

Betapa tubuh telanjang Tante  Nina dengan pantatnya yang indah tengkurap dengan posisi menungging. Kunikmati pemandangan ini beberapa saat hingga Tante  Nina mengomel manja.

“Ayo.. tunggu apa lagi” dia mengomel dengan manja.

Aku pun menempatkan posisiku tepat di belakangnya. Dengan berdiri kucocokkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya dari arah belakang. Kugesek-gesek liang kemaluannya dengan kepala batang kemaluanku agar licin. Setelah licin, dengan pelan kutekan batang kemaluanku hingga menyeruak liang kemaluan Tante  Nina. Beberapa kali kukocok batang kemaluanku sebelum kubenamkan seluruhnya.

Tante  Nina mulai mendesis dan dengan pelan mulai menggoyangkan pantatnya mengimbangi gerakanku. Setelah beberapa kali kocokan dengan sekuatnya kutekan pantatku hingga seluruh batang kemaluanku amblas ke dalam liang kemaluan Tante  Nina.
Kepala Tante  Nina terdongak saat tulang kemaluanku beradu dengan pantatnya. Plok.. plok.. plok terdengar bunyi beradunya tulang kemaluanku dengan pantatnya hingga menimbulkan gairah tersendiri bagiku. Apalagi mulut Tante  Nina kembali mendesis dan merintih saat batang kemaluanku mengocok liang kemaluannya. Aku semakin bersemangat memacu dan mengayunkan batang kemaluanku dalam jepitan liang kemaluannya.

Tante  Nina semakin liar menggoyangkan pantatnya membuat mataku terbeliak menahan nikmat. Karena dengan gerakannya itu batang kemaluanku seolah-olah diremas-remas dan dipelintir. Kutekan pantat Tante  Nina agar tidak terlalu kencang berputar. Aku bisa menahan napas lega begitu aku dapat mengontrol diriku agar tidak terbawa permainan Tante  Nina. Aku ingin berlama-lama merendam batang kemaluanku dalam jepitan kehangatan liang kemaluannya. Aku tidak ingin cepat-cepat selesai.

“Ayoo.. kok pelan..” protes Tante  Nina begitu aku memperlambat tempo.

Pantatnya semakin kencang. Kembali ia memutar pantatnya semakin lama semakin cepat hingga aku kembali merasakan desakan yang sangat dahsyat menekan dari perut bagian bawahku. Aku harus berusaha keras menahan desakan yang menggelegak dan kembali kutekan pantat Tante  Nina agar tidak terlalu cepat berputar.

Batang kemaluanku yang terjepit dalam kehangatan liang kemaluannya seolah-olah terpelintir dan terjepit kian erat. Ujung kemaluanku terasa berdenyut-denyut seperti mau meledak. Semakin lama denyutan di ujung batang kemaluanku semakin kuat. Apalagi pantat Tante  Nina bukan hanya berputar, tetapi sesekali diselingi dengan gerakan maju mundur mengikuti ayunan pantatku. Rasanya aku sudah tidak kuat lagi untuk mengeluarkan air maniku.

“Akhh.. Mbaak.. aku.. aku.. ma..” napasku kian tersengal hampir tak kuat lagi menahan gejolak.

Tante  Nina semakin liar memutar pantatnya. Payudaranya berguncang-guncang seiring dengan gerakan tubuhnya yang liar. Suara beradunya pantat Tante  Nina dengan tulang kemaluanku semakin keras bercampur dengan deru dengusan napas dan rintihan kami.
Aku semakin cepat mengayunkan pantatku maju mundur disambut dengan gerakan meliuk dan maju mundur pantat Tante  Nina. Gerakanku semakin tak teratur saat desakan yang sudah tak mampu lagi ku bendung meledak. Ujung batang kemaluanku berdenyut kian kencang dalam jepitan liang kemaluan Tante  Nina.

“Arghh..” aku melenguh kuat.

Mataku terbeliak dan tubuhku tersentak seperti terkena aliran listrik. Kucengkeram buah pantat Tante  Nina dan kutekan dengan kuat hingga batang kemaluanku semakin dalam menghunjam ke dalam liang kemaluannya. Crat..! crat.. crat.. crat.. cratt.. Hampir lima kali kusemburkan air maniku kedalam rahim Tante  Nina.

“Ouch.. shh..” Tante  Nina pun rupanya mengalami orgasme pada saat yang bersamaan denganku.

Tubuhnya meliuk dan ikut berkelejat dan beberapa saat kemudian tubuh kami ambruk. Batang kemaluanku masih terjepit erat dalam liang kemaluan Tante  Nina. Kubiarkan saja batang kemaluanku di sana. Aku rasanya sudah tak punya tenaga untuk menariknya. Kutindih tubuh telanjang Tante  Nina yang masih nungging di atas tempat tidur empuk itu. Kami sama-sama mengatur napas setelah berpacu dalam nikmat (Mirip acarany Mas Koes Hendratmo aja Cuma dia bikinnya ‘Berpacu dalam Melody’ Ha.. ha.. ha!)

Kami sama-sama terdiam. Kupeluk tubuh Tante  Nina. Tubuh kami sama-sama basah dengan keringat. Aku masih sempat merasakan liang kemaluan Tante  Nina berdenyut-denyut menjepit batang kemaluanku yang sengaja tidak kulepas. Perlahan-lahan batang kemaluanku mulai terdorong keluar oleh denyutan liang kemaluan Tante  Nina.

Plop.. akhirnya batang kemaluanku terlepas dari jepitan liang kemaluan Tante  Nina dengan sendirinya. Kugigit ujung telinga Tante  Nina sebagai ungkapan rasa sayangku. Kami bertatapan dan saling tersenyum mesra.

“Kamu cepat pintar.. sayang” bisik Tante  Nina mesra.
“Siapa dulu dong instrukturnya..” balasku sambil mencium bibirnya.

Kembali bibir kami saling bertautan. Batang kemaluanku yang baru saja ‘terlempar’ keluar dari liang kemaluan Tante  Nina mulai berlagak lagi. Perlahan namun pasti ia mulai mengeras. Gila! Baru berdekatan aja sudah bertingkah. Mungkin capai dengan posisi nungging, Tante  Nina pun menggulingkan tubuhnya dan kini kami saling menindih dengan posisi saling berhadapan lagi. Bibir kami masih tetap saling melumat dan lidah kami pun saling dorong mendorong.

Batang kemaluanku yang sudah keras kembali menempel ketat pada gundukan di selangkangan Tante  Nina yang hangat dan mulai basah lagi. Tanganku pun tak mau diam. Kedua payudara Tante  Nina yang sekal menjadi bulan-bulanan tanganku yang sibik remas sana remas sini, raba sana raba sini..

Mendapat perlakuanku yang agak kasar, tubuh Tante  Nina menggelinjang di bawah tindihan tubuhku. Napasnya mulai memburu. Lalu tangannya mencari-cari dan akhirnya terpeganglah batang kemaluanku yang sudah sempurna dan siap tempur. Dibimbingnya batang kemaluanku ke celah-celah di selangkangannya dan digesek-gesekannya di celah hangat dan sempit itu. Setelah licin tiba-tiba kedua tangan Tante  Nina memegang pantatku dan ditariknya hingga batang kemaluanku kembali menghunjam liang kemaluannya dan bersarang di sana.

Kembali kami mengulang persetubuhan kami. Entah berapa babak kami bertempur hari itu. Kami baru pulang ke rumah kami masing-masing setelah waktu check out habis, antar jam 1 atau jam 2 siang itu. Kami pun berjanji akan meneruskan ritual di Gn Kmks malam Jum’at berikutnya.

*****

Sampai disini dulu kisahku. Kelak akan kuceritakan pengalaman lain dengan Tante  Ninaku. Untuk itu mohon pembaca sedikit bersabar. Itulah tadi Cerita Dewasa Main Kuda Binal Dengan Tante Nina Sampai Crot Bareng . Dan Lihat Foto Hot sebelumnya yang tidak kalah Seru dengan judul "Foto Bugil Aura Kasih Pamer Memek Dan Toket Montok No Sensor". End by asyik-coi - Foto Bugil Terbaru 2016 | Foto Ngentot Terbaru| Foto Sex Hot | Foto Sex IGO | Foto Hentai | Foto  Dewasa xxx | Foto Esex-esex | Foto Sexsomnia | Foto Memek Ngangkang | Foto Seks Cewek Igo -

cerita bokep tetangga kontrakan,cerita hot lesbi di bius,critsex tante girang montok,cerita porno tanpa sensor lagi ngisep payudara montok,download bokep jilbab asoy,foto pentil nenen remaja,cerita sex sedarah mama mudah susu montok,cerita xxx dewasa terbaru,bokep ngentot artis jav perawan,nama cewek yang foto bugilnya berjudulfoto bugil cewek cantik paling toge,cerita mesum hot Pantat besar guru cantik,cerita ngentot memek sampai kejang,bokep abg lokal,cerita dewasa nikmat tetek dikenyot dan memek diobok2,cerita memperkosa memek cewek montok bule ngentot di padang pasir,cerita kencan dengan cewek bispak di gubuk,cerita panas kenyot payudara besar,cerita sex artis dientot sambil pamer payudara besar,Cersex skandal ngentot sedarah,cerita hot janda,cerita ngentot xxx,cerita seks toge bergambar 2016,sexcrit Pecah perawan polwan dgn kontol besar,cerita dewasa bf xxx diewe cewek manja,
Read more

Senin, 13 Juni 2016

Cerita Seks Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku Dan Anak Buahnya

Cerita Seks Perkosaan Istri | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex Hot | Cerita Ngentot | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Ngentot - Kali ini asyik coi mempersembahkan Cerita Panas Pemerkosaan ini terjadi ketika istriku di perkosa ramai-ramai oleh bosku dan anak buahnya. Sungguh pemerkosaan yang sangat keji, aku tak tega dengan keadaan istriku yang seperti ini. , Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Seks Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku Dan Anak Buahnya ". Selamat menikmati.

Cerita Mesum Dewasa Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku 

Cerita Seks Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku Dan Anak Buahnya
Cerita Sek Memek Istriku Diperkosa Oleh Bosku Dan Anak Buahnya

Cerita Dewasa - Kisah yang aku ceritakan ini merupakan cerita yang benar-benar terjadi padaku dan istriku. Cerita Seks yang tak pernah terlupa karena kekejian pemerkosaan mereka. Istriku terduduk merunduk dengan kedua kakinya yang terkangkang lebar, Tuan Martin menyingkapkan rok klok hitam ketat di pinggul istriku sehingga selangkangan istriku yang ber bulu kemaluan lebat terpampang sudah….Otakku masih berpikir, mengapa Mbah Wondo dengan mudahnya menyetubuhi istriku tanpa takut, yang rupanya bukan sekedar mantan bromocorah yang selalu menggauli nyonya rumah yang dirampoknya, tapi lebih dari itu, Mbah Wondo juga seorang dukun… dimana salah satu yang digauli oleh Mbah Wondo. Cerita Mesum - Ingatanku kembali kepada dr. Thomas dokter muda berawakan hitam kekar dan dr.Tan tua, dokter botak beruban tua, yang terkekeh-kekeh setelah memeriksa istriku dimana saat aku melihat mereka menggilir istriku dimana istriku malam itu tak mengenakan BH dan celana dalam dibalik rok klok hitam ketat di pinggul dan bloues nya, kenapa aluran kencing istriku meradang dan demam tinggi, dimana istriku rupanya telah digilir empat satpam kekar dan muda seperti dikatakan oleh Pak Kadir, boss istriku tadi.
“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “ kudengar istriku mendesis-desis dan merintih dan mataku melihat nanar ke selangkangan istriku yang terbuka jelas ber bulu kemaluan lebat itu, dimana Pak Kadir tengah menjejali liang vagina istriku yang basah oleh lendir vagina dengan dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus ..
“aaaampuuuuuun …… Paaaaak Kadir …….. “istriku mengerang saat dengan kasar Pak Kadir menyodok-nyodokan dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus ke liang vagina istriku.Cerita Sex Perkosaan Istri 
“aduuugghh … aduuugghh … aaaampuuuuuun …… Paaaaak Kadir …….. “istriku mengerang saat lagi.
“Enak mana dildo ini atau kontol satpam atau kontol Mbah Wondo, Jeng Marni ?”tanya Pak Kadir
“Zzzuuuudaaaccgghh …..Paaaaak Kadir …….. aaaampuuuuuun …… “istriku terus merintih
“Locgh gak mau jawab?” sergah Pak Kadir
“aduuugghh … aaaampuuuuuun …… Zzzuuuudaaaccgghh ….. “istriku merintih kembali saat Pak Kadir menghujam dalam-dalam dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu di liang vagina istriku yang langsung membuat kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik ….
“Klik klik”kudengar suara terkunci dan kulihat dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu telah menghujam dalam-dalam di liang vagina istriku dan Pak Kadir menali dildo itu dengan tali yang terbelit di kedua lipatan paha padat istriku dengan kunci sehingga tak mungkin dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu terlepas dar liang vagina istriku ….
Kulihat hanya pangkal dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu menonJonol keluar dari liang vagina istriku dan Pak Kadir menekan tombol remote control dan suatu pemandangan yang sangat aneh, kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik, tubuh sexy istriku bergetar hebat kemudian menggelinjang, meliuk liuk seperti cacing kepanasan, menggeliat, mengejang ngejang, menggelepar, kedua tangan istriku menggapai-ngapai sekelilingnya, kemudian istriku menggeram dan merengek seperti orang menangis ….Cerita Horny Istri
“ngngngngngngngzzzzzzz …….. “istriku merengek seperti orang menangis dan mengejan panjang, pantat bahenol istriku tersentak-sentak
“Paaaaak Kadir …….. ngngngngngngngzzzzzzz …….. “ istriku mengejan panjang kembali
dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus tengah bereaksi di dalam liang vagina istriku dan pasti bergetar, meliuk liuk, kemudian gerakan menyodok-nyodok dan rambut jabriknya bergetar hebat kemudian seolah gerakan rambut jabriknya melemah menegang di dalam liang vagina istriku
kedua lelaki tua itu meremas-remas kedua payudara montok istriku sambil menciumi wajah istriku yang terus meliuk liuk seperti cacing kepanasan
“Tuaaaan Maaarkuuuussszzzzz ….. Paaaaak Kadir …….. akuuu … keluaaaaar teruuussss …paaaaaaaghhhhzzzz ……”istriku mendesis-desis dan menggeram kedua jari-jari tangan istriku mencengkeram kuat lengan kedua lelaki tua itu, pantat bahenol istriku tak pernah berhenti tersentak-sentak, istriku bermandikan keringat
“Zzzuuuudaaaccgghh ….. Paaaaak Kadir …….. aku keluaaar lebiiih tujuuuuh kaliiii…… akuuu leemaaazzzz Paaaaak Kadir …….. aaaampuuuuuun …… “istriku memohon menghiba…
Rupanya Pak Kadir merasa kasihan dengan istriku dan menekan tombol remote control menghentikan gerakan bergetar, meliuk liuk, kemudian gerakan menyodok-nyodok dan rambut jabriknya bergetar hebat kemudian seolah gerakan rambut jabriknya melemah menegang di liang vagina istriku …..
Cerita Sex - Pak Kadir menyingkapkan rok klok hitam ketat di pinggul istriku dan melepas kunci dan tali yang mengikat dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu…
Kulihat lendir vagina istriku seperti istriku mengompol karena banyaknya saat Pak Kadir mencabut dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu dari liang vagina istriku yang ternganga lebar …..
Begitu Pak Kadir menyimpan dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus itu tiba-tiba kudengar pintu rumahku diketuk keras keras dari luar…

Kulihat wajah kedua lelaki tua itu pucat…..
Tuan Martin hanya sempat menutup blouse istriku sehingga kedua payudara montok istriku tak terkual keluar, Sedangkan rok klok hitam ketat di pinggul sempat menutupi selangkangan istriku dimana kedua kaki istriku masih terkangkang lebar ….
“Yaaaa…..”kudengar suara istriku yang bermandikan keringat menjawab lemah…
Pintu terbuka
“Ada apa ini…?” kudengar suara yang kukenal, suara Sukerto, pemuda kekar kepala gundul berkulit hitam yang dikenal brengsek, karena sering mengganggu ibu-ibu di kampung sebelah….
“Nggak ada apa-apa mas Sukerto …”kata istriku lemah menatap pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam
“Pulang kamu tua bangka!!bentaknya kepada kedua lelaki tua itu
“Yaa .. yaaa.. kami mengantar Jeng Marni saja kok mas…”kata Pak Kadir tergagap-gagap.
“Mas Sukerto yang sopan beliau bos ku…”kata istriku
“Pergi!!”kulihat kedua mata Sukerto melotot…
Kedua lelaki tua itu pun bergegas pergi…. dan kudengar suara mobil menderu menjauh…
“Ada apa Tante Marni?kudengar suara Sukerto lembut
Cerita Mesum Terbaru2016 - Tubuhkupun panas dingin, memang Sukerto pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam itu sangat brengsek…. sering aku dengar Sukerto mengganggu ibu-ibu di kampungnya, memang sekali aku pernah melihat Sukerto menyusupkan tangan kekar nya di seragam PKK bu Tarno, yang mempunyai payudara sangat montok, saat acara akan menyanyikan lagu PKK di penutupan 17 agustusan, bahkan malam itu Sukerto menarik lepas BH bu Tarno, sehingga bu Tarno tak mengenakan BH saat di panggung….
Saat aku pulang, tanpa sengaja aku mendengar perbincangan, di semak belukar
“Sudah Werto… jangan ganggu istriku …”
“Diam kamu Pak Tarno …kutusuk kau nanti….. Mmmm ..susu istrimu masih kenyal..sreep sreep …”
“Apa arti namaku Tarno?”kata Sukerto sekenanya tanpa kata “pak”
“Sudah Werto aku gak tahu…”
“Sukerto …Sueneng wanita setengah tuo he he… suka sama wanita setengah baya … gitu Tarno”
Aku menjauh dan dari kejauhan kulihat kepala bu Tarno mengangguk angguk, rupanya bu Tarno tengah mengulum dan menyedot-nyedot batang kemaluan Sukerto di depan suaminya, sementara itu, kedua tangan kekar Sukerto terus meremas-remas payudara montok bu Tarno….
“Berapa ronde Tante Marni ?”tanya Sukerto membuat aku tersadar dan kulihat Sukerto sudah duduk di samping istriku yang lunglai sehabis dikerjain oleh dildo bergerigi pink sebesar botol sprite 200 ml ujungnya berambut jabrik halus Pak Kadir
“Maksudmu apa Sukerto ? istriku balik bertanya
“Nggak usah bohong Tante Marni ….. tubuh Tante Marni bermandikan keringat lagipula tuch….puting susu Tante Marni masih menegang ….bandot tua tadi cuman sempat menutup satu kancing baju Tante Marni ….”katanya semakin mendekat ke istriku
“Sukerto ……..”istriku mendesah-desah saat kedua tangan kekar Sukerto meremas-remas payudara montok istriku yang masih terbungkus blousenya yang hanya terkancing satu ….
“jangaaaan Sukerto …….. “istriku mendesah-desah dan Sukerto mencium leher istriku sehingga istriku menegadahkan kepalanya
“Kau cantik Tante Marni …sexy …..”desis Sukerto
Cersexgam - Aku tak tak tahu, entah istriku benar-benar kecapaian atau istriku sudah terangsang kembali, yang jelas istriku hanya diam saat jari-jari tangan lelaki yang besar-besar itu melepas satu kancing ysng tersisa dan terkuallah kedua payudara montok istriku …..
Baru kutahu, istriku terangsang karena kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku sudah menegang dan mencuat kencang diantara jari-jari tangan Sukerto yang besar-besar itu meremas-remas kedua payudara montok istriku ….
“Tante Marni terangsang, kan?tanya Sukerto dan jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar itu memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
“Sukerto …….. aduuugghh … “istriku mendesah-desah karena begitu kuatnya jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar Sukerto memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
“Sakit Tante Marni ?”
“Aduuugghh … aduuugghh … “istriku merintih setiap saat jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar Sukerto memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku dengan kasar…..
“Sakit Tante Marni ….. tapi enak…?
Istriku hanya mengaduh dan merintih setiap jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar Sukerto memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku.
“puting susu Tante Marni tambah gede ….”bisik Sukerto dan kulihat kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku semakin besar
“Sukerto …….. “istriku mengerang saat jari-jari tangan lelaki yang besar-besar itu menyentil kedua puting susu hitam sebesar kelingking layaknya orang tua menyentil telinga anak kecil yang nakal….
Cerita Panas Terbaru 2016 - Bibir tebal hitam Sukerto mulai beraksi menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku bergantian sehingga meninggalkan bekas pagutan-pagutan merah di permukaan kedua payudara montok istriku.
“Aku haus Tante Marni …” dan bibir tebal hitam Sukerto mencaplok payudara montok kiri istriku dan menyedot-nyedot nya
“Aaaaggh air susu Tante Marni keluar …..dan bagaikan seorang bayi kehausan pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam menghisap-hisap payudara montok kiri istriku dengan ganasnya…..
sementara itu, tangan kekar kanan Sukerto menyusup di balik rok klok hitam ketat di pinggul istriku mengobok-obok selangkangan istriku sehingga rok klok hitam ketat di pinggul istriku tersingkap
“Oooooggghhhhhzzz ….. “istriku mendesis-desis saat kulihat jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar sebelah kanan Sukerto berhasil memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku sehingga istriku mengkangkangkan kedua kakinya
“aduuugghh … Sukerto …….. aduuugghh … aduuugghh … Sukerto …….. “istriku merintih setiap jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar Sukerto memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku dengan kasarnya…
Istriku semakin mengkangkangkan kedua kakinya sehingga Sukerto semakin mudah memepermainkan kelentit istriku ….
“Enak Tante Marni ? katakan, sayang…”bisik pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam itu sambil menciumi wajah istriku yang terangsang berat
“Oooooooooggghhhhhzzz ….. …”istriku mendesis-desis karena jari telunjuk dan jari tengah yang besar kasar kanan Sukerto kini mengelus-elus bibir vagina istriku sehingga bunyi kecepak lendir vagina istriku terdengar olehku…
Sedangkan jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar kiri Sukerto ganti memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku
“Sukerto …….. “istriku mendengus-dengus, pantat bahenol bergetar hebat ….
“Mmmmmmpppppppffzzzz …….. “istriku kembali mendesis-desis saat jari telunjuk dan jari tengah yang besar kasar kanan Sukerto secara bersamaan menjejali liang vagina istriku dan jari telunjuk dan jari tengah yang besar kasar kanan Sukerto mulai mengocok liang vagina istriku yang melenguh panjang dan kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik merasakan jari telunjuk dan jari tengah yang besar kasar Sukerto mengorek-ngorek liang vagina istriku
“Sukerto …….. aaaampuuuuuun …… Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “istriku mendesah-desah saat jari telunjuk dan jari tengah yang besar kasar kanan Sukerto mengorek kemudian menekuk dan menggaruk liang vagina istriku ….
“Sukerto …….. taaanteeee gaaak sanguuuup ….taaanteeeee ….ngngngngngngngzzzzzzz …….. “istriku mengejan panjang dan tubuh sexy istriku bermandikan keringat itupun meliuk liuk seperti cacing kepanasan dan mengejang ngejang saat orgasme pertamanya dengan pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam …
Cerita Hentai Istri Ngentot - Sukerto langsung merunduk dan bibir tebal hitam nya menyedot-nyedot kelentit dan bibir vagina istriku yang dengan serta merta mengkangkangkan kedua kakinya lebar lebar … istriku mengesek-gesek kan selangkangan nya ke bibir tebal hitam Sukerto dan dengan sigap Sukerto semakin menyedot-nyedot bibir vagina dan kelentit istriku yang terangsang hebat…
Kedua ibu jari tangan kekar Sukerto membuka lebar bibir vagina istriku dan kulihat lidah panjang kasar Sukerto menjilati bibir vagina dalam istriku
“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “istriku mendesis-desis mengkangkangkan kedua kakinya sambil mengangkat-angkat pantat bahenol sambil mengesek-gesek kan bibir vagina ke bibir tebal hitam dan lidah panjang kasar Sukerto yang semakin liar menjilati bibir vagina dalam istriku …..
“Heeeeeggghhhhzzzz …….” istriku mendesah-desah saat lidah panjang kasar Sukerto menjejali liang vagina istriku dan jari-jari tangan istriku memeluk kepala gundul Sukerto menekan dan mengesek-gesekan bibir vagina dan kelentit nya ke bibir tebal hitam Sukerto dimana lidah panjang kasar Sukerto semakin menembus masuk ke liang vagina istriku dan kepala gundul itupun menyodok-nyodok ke depan menghujam dalam-dalam lidah panjang kasar nya di liang vagina istriku …
“Sukerto …….. Tante Marniiiii … mau laaagiiiii …..ngngngngngngngzzzzzzz …….. “istriku mengejan panjang menyemburkan air maninya kembali…..dan “sroop … srooop” kudengar mulut Sukerto menghisap-hisap lendir vagina istriku yang membuat istriku melenguh panjang dan menggeram tak karuan dengan tubuh bermandikan keringat dan mengejang ngejang disertai gemeletuk gigi istriku menahan kenikmatan orgasme dan kegelian yang amat sangat
Istriku mengejan panjang dua kali lagi… sebelum tubuhnya limbung ke samping kiri….
Cerita Sek istriku Diperkosa - Melihat istriku terkapar lemas, Sukerto pun berdiri dan membuka resleting celana jins nya dan jari-jari tangan lelaki yang besar-besar itu merogoh ke dalam dan mengeluarkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah yang menegang kaku dengan kepala jamur terbelah dengan lubang kencing yang besar ….
Jari-jari tangan kanan lelaki yang besar-besar itu memegang batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya dan jari-jari tangan kiri lelaki yang besar-besar itu membuka lebar-lebar bibir vagina istriku dan mngarahkan kepala jamur terbelah dengan lubang kencing yang besar itu ke bibir vagina istriku yang ternganga lebar
Sukerto mengesek-gesek kan kepala jamur terbelah dengan lubang kencing yang besar ke liang vagina luar istriku dan kemudian menjejalkan ke liang vagina istriku kuat kuat sehingga istriku merengek seperti orang menangis merasakan desakan kepala jamur terbelah dengan lubang kencing yang besar …..
Sukerto mengkangkangkan kedua kaki istriku lebar-lebar dan kulihat bibir vagina istriku menggelembung meremas batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Sukerto
“Heeeeeggghhhhzzzz ……. “istriku mendesis-desis saat Sukerto menjejalkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke dalam liang vagina istriku yang terkapar lunglai dengan kedua kakinya terkangkang lebar
Istriku hanya mencengkeram kuat kedua pergelangan tangan Sukerto yang menekan kedua kaki istriku yang terkangkang lebar dan kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik saat Sukerto menghujam dalam-dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke dalam liang vagina istriku disertai gemeletuk gigi istriku
“Kenapa Tante Marni ?”bisik Sukerto mendekatkan wajahnya ke wajah istriku dan Sukerto melumat bibir istriku dan tubuh kekar itu menindih tubuh sexy nan mungil istriku yang bermandikan keringat …Cerita Pemerkosaan  Istri Montok Toket Gede - Sukerto kemudian menggoyang kan pantat sekal hitam nya diantara paha padat istriku yang terkangkang lebar dan kudengar istriku merintih
Rintihan istriku berubah mengerang saat Sukerto semakin menggoyang dan mengesek-gesekkan pantat sekal hitam nya
“aaaampuuuuuun …… Sukerto …….. aaaampuuuuuun …… “istriku mengerang
“kenapa Tante Marni ? kenapa, sayang…”bisik Sukerto yang semakin menggila mengesek-gesek kan selangkangan nya ke selangkangan istriku
“Zzzuuuudaaaccgghh ….. Zzzzaaakiiiiiiit …….”istriku merintih keras saat Sukerto semakin mengesek-gesek selangkangan nya ke selangkangan istriku
“kenapa Tante Marni ?”
“rreezzzletiiing clanamuuuu Sukerto …….. “istriku mengerang dan baru kutahu karena resleting celana jin Sukerto mengesek-gesek bibir vagina istriku
“Biar Tante Marni gak pake celana dalam besok heh heh ..”Sukerto terkekeh-kekeh …
Malam itu, Sukerto tak pernah melepas batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah dari liang vagina istriku dimana releting celana jins Sukerto terus mengesek-gesek bibir vagina istriku hingga terluka…
Selain itu, Sukerto menghisap-hisap kedua payudara montok istriku maupun leher istriku sehingga meninggalkan pagutan-pagutan merah di leher dan payudara montok istriku bahkan Sukerto bukan saja memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku dengan jari-jari tangan lelaki yang besar-besar itu tetapi juga menggigt kedua puting susu hitam sebesar kelingking hingga istriku mengerang, melenguh panjang
Akupun tertidur setelah aku mengocok batang kemaluan ku melihat adegan istriku tersiksa dalam kenikmatan birahi….
Pagi harinya, aku terbangun dan kulihat istriku yang sudah memakai seragam blazer berleher rendah dan rok klok hitam ketat di pinggul duduk di kursi panjang dengan wajah pucat pasi dan menggigit bibirnya…
“Sudahhh bangun, mas..?”tanyanya
“Yaa… kok melamun? tanyaku
“Maaf aku lupa….kita besok pindah rumah ya, mas…Aku dapat rumah di daerah sana …”katanya sambil menyebut perumahan baru yang memang cukup mewah dari rumahku sekarang….
“Ya, kalau sudah dapat…”kataku ….
“terima kasih, mas…”katanya berseri seri..
 Haripun berlalu, tapi petualangan istriku tetap berlanjut....
———-Cerita Mesum istriku Horny Diperkosa
Istriku berpamitan saat aku mandi, dan akupun iseng untuk melihat…. Istriku berjalan tertatih-tatih keluar rumah dan akupun yakin pagi itu istriku tak mengenakan BH dan celana dalam nya
Akupun berangkat bekerja dan karena malamnya aku hanya tidur sebentar, tak ayal lagi, badanku meriang sehingga aku minta ijin untuk pulang setengah hari….
Aku terpaksa memakai angkutan umum untuk pulang ….
Aku merasa aneh saat ku datang ke rumah, kembali kulihat bayang-bayang Mbah Wondo terkekeh-kekeh di pintu samping rumahku.. dan menghilang…
Aku mengira istriku bekerja hari itu, tapi kulihat sepeda butut, milik pemulung kecil, yang sering kutemui akhir-akhir ini mengintip istriku berganti pakaian dari jendela nako samping rumah dengan alasan mengambil barang-barang bekas…
Pagi itu, aku masuk rumah dengan mudah karena pintu rumah tak terkunci…. aku melepas sepatuku, perasaan aneh kembali muncul saat kulihat bayangan Mbah Wondo memanggilku ke arah belakang rumah…..
Rumah dalam keadaan sepi dan akupun dengan hati-hati melangkah saat mendekati kamar yang belakang yang dulu dipakai pembantuku…
Benar .. hatiku terkesiap saat aku melihat dari pintu tengah ….
pemulung kecil tengah mengintip kamar pembantu dan dengan mengendap-endap pemulung kecil masuk ke kamar pembantu…. dan menutup pintu dengan hati-hati …..
Aku mendekati kamar yang tidak tertutup rapat dan kulihat istriku tidur di ranjang pembantu berukuran kecil itu dan kulihat pemulung kecil itu Jonongkok tepat dibawah istriku tidur.
Posisi istriku yang tidur dengan meregangkan kedua kaki nya, membuat pemulung kecil itu Jonongkok sambil menatap tajam di selangkangan istriku yang aku yakin tak memakai celana dalam …..Cersexgam Montoknya Istriku Bikin Kontol Ngaceng - Keyakinanku kinipun terjadi saat dengan mengendap-endap pemulung kecil itu naik dari bawah ranjang dengan perlahan-lahan meraih dan menyingkapkan daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku bagian bawah…..
Kulihat mata kecil itupun menatap nanar ke selangkangan istriku yang ditumbuhi bulu kemaluan lebat, kulihat tubih pemulung kecil itu bergetar, menelan ludah beberapa kali…
Tangan kecil itupun dengan gemetaran mendekat ke selangkangan istriku dan jari-jari tangan kecil itupun meraba bulu kemaluan lebat istriku dan karena tak ada reaksi dari istriku , maka jari-jari tangan pemulung kecil itupun mulai mengelus-elus selangkangan istriku …..
Tiba-tiba istriku meregangkan kedua kaki nya dan menekuknya sehingga kedua kaki istriku terkangkang lebar dan pemulung kecil itupun bisa melihat jelas bibir vagina istriku dan kini dengan keberaniannya pemulung kecil itupun meraba-raba bibir vagina istriku dengan jari telunjuk nya
striku tak bereaksi dalam tidurnya saat itu, …. karena malam harinya istriku malam harinya telah disetubuhi Sukerto pemuda kekar berkepala gundul berkulit hitam entah berapa kali sampai paginya istriku kutemui melamun dan pucat pasi
Pemulung kecil itupun dengan berani membuka bibir vagina istriku dengan jari-jari tangan nya..
Awalnya jari-jari tangan pemulung kecil itu mengelus-elus bibir vagina istriku kemudian menggosok-gosok bibir vagina istriku dan tak lama kemudian bunyi kecepak lendir vagina istriku terdengar “cek cek cek”
Maka pemulung kecil itu semakin berani dimana tubuh kecil itu naik ke ranjang dimana istriku tidur tertelentang dengan kedua kakinya yang terkangkang lebar …
Jari-jari tangan pemulung kecil menguak bibir vagina istriku dan jari telunjuk dan ibu jari kiri mungil itu dengan beraninya memelintir dan memencet kelentit istriku sementara itu, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis nya menggosok-gosok bibir vagina istriku ….
Pantat bahenol istriku bergetar hebat, kedua tangan istriku hanya menggapai-ngapai dan mengkangkangkan kedua kakinya lebar lebar tanpa terbangun….
Dengan instingnya pemulung kecil itu memasukkan jari tengah mungilya dan mulai mengocok liang vagina istriku menggelinjang …Cerita Basah Bokep
Karena istriku hanya mendesis-desis dan mendesah-desah maka pemulung kecil itupun dengan keberaniannya menjejali liang vagina istriku dengan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis nya, mulai mengocok liang vagina istriku dengan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis nya dan mengobok-obok liang vagina istriku ….
Nafas istriku mendengus-dengus dan tubuh istriku bermandikan keringat saat secara bersamaan jari telunjuk dan ibu jari kanan pemulung kecil itu memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku Sedangkan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis pemulung kecil itu menggaruk liang vagina istriku bahkan aku sangat heran saat jari telunjuk, jari tengah dan jari manis pemulung kecil itu tertekuk sambil ditarik keluar dari liang vagina istriku berulang-ulang yang membuat istriku menggelepar dan tubuh istriku meliuk liuk seperti cacing kepanasan …
Tak lama kemudian kudengar istriku yang bermandikan keringat dan tertidur itupun menggeram dan akhirnya mengejan panjang saat orgasme pagi hari itu…..
Tubuh istriku lunglai dan kedua kakinya semakin terkangkang lebar dan pemandangan selangkangan istriku yang basah oleh lendir vagina nya membuat pemulung kecil itu beringas …….
Pemulung kecil itupun memeluk kedua paha padat istriku dan jari-jari tangan nya membuka lebar bibir vagina istriku yang basah oleh lendir vagina istrikupun, kepala pemulung kecil itupun terbenam di selangkangan istriku dan tanpa ampun bibir kecil itupun menciumi bibir vagina istriku….
Lidah pemulung kecil itupun menjilati bibir vagina istriku yang membuat pantat bahenol istriku bergetar hebat dan istriku pun melenguh saat mulut kecil itu menyedot-nyedot kelentit istriku dan bibir vagina istriku bergantian “srooop srooop” suara mulut pemulung kecil menyedot-nyedot kelentit dan bibir vagina istriku yang membuat kedua kaki istriku terkangkang lebar dan terkatup menyepit kepala pemulung kecil itu dengan pantat bahenol istriku bergetar hebat dan menggelinjang
Saat-saat mendekati orgasme kedua nya istriku pun terbangun….kedua mata istriku kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik dan begitu istriku sadar kedua matanya menatap nanar ke selangkangan nya yang tengah digarap oleh pemulung kecil itu…
“Appaaaaa yaaaang kamuu lakukaaan Ekooooo…….” istriku merintih karena antara akan marah dan orgasme kedua nya begitu dekat, maka kedua tangan istriku yang akan menempeleng Eko berubah mencengkeram kuat dan mengesek-gesek kan kepala kecil itu ke selangkangan istriku sebelum istriku mengejan panjang dan pantat bahenol istriku terangkat-angkat bergetar hebat mengesek-gesek kan kepala Eko ke selangkangan nya saat orgasme kedua istriku meledak pagi itu….Cerita Seru terbaru
“Kamuuuuuuuuuu naaakaaaaaaaal Ekooooo……. “istriku mengerang dan mengejan panjang sebelum tubuh istriku tertelentang lunglai dengan kedua kakinya terkangkang lebar di ranjang
Melihat istriku terkapar lunglai dan melihat bibir vagina ternganga lebar, Eko, pemulung kecil itupun memelorotkan celana kolor dekilnya dan mulut istriku ternganga lebar melihat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat berkulup tebal berdiri menegang kaku
Istriku yang dalam posisi tertelentang dengan kedua tangannya di atas kepalanya dan kedua kaki istriku terkangkang lebar kecapain membuat Eko leluasa untuk menindih istriku
“Jaaaangaaaaan naaaak …..kaaauuuuu maazziiihhh Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. .”istriku mendesis-desis saat kepala jamur berkulup belum sunat itu sudah menjejali liang vagina istriku yang ternganga lebar dan dengan tenaga mudanya, Eko, pemulung kecil itu menyodokan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat itu ke dalam liang vagina istriku
“Oooooggghhhhhzzz ….. Ekooooo……. “istriku mendesah
“Kenapa Bu Marni ?” bisik Eko
“Zzzuuuudaaaccgghh ….. Zaaangaaaaaaan ………..Zzzzaaakiiiiiiit ……. “istriku merintih
“Kok sakit Bu Marni ? Kebesaran yaaaaa?”Eko mendesis sambil terus menyodok-nyodokan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya ke dalam liang vagina istriku yang membuat bibir vagina istriku menggelembung besar
“kamuuuuu anaaaaak keciiiiil kooook …. beeeezaaaaaaar anumuuuu…”istriku mulai meracau
“Apaku yang besar, Bu Marni .?”
“Aaaanuumuuuu beeezaaaaar ……Ekooooo……. “
“Apakuuu Bu Marni ….ayooo ngomong …. Bu Marni atauu tak keraskan !!!kata pemulung kecil itu sangat berani, karena mengetahui istriku terangsang hebat….
“Bilang kontol Eko besar, Bu Marni …”kata Eko menyuruh istriku
“Oooooggghhhhhzzz ….. kooooontolooolmuuu beeeezaaaaar …. naaaaaagggghhhhzzz …..”tak kunyana istriku merintih seperti itu pada pemulung kecil yang memang mempunyai batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat. Cerita Ngeres porno
“besar mana dengan punya bapak, Bu Marni ?”tanya pemulung kecil itu semakin berani
“bbeeeeezzzzzzaaaaaaar kooooontooooolmuuuuuu Ekooooo……. “istriku menjawab dengan mendesis-desis karena Eko mulai mengocok mengeluarmasukkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya di dalam liang vagina istriku yang terbuka maksimal
“aduuugghh … aduuugghh … Ekooooo……. “
“Kenapa Bu Marni ….
“Enaaaagghhhhkkkk…… koontollmu enaaaagghhhhkkkk…… booonggooolmuuuu enaaaagghhhhkkkk…… Ekooooo……. “
Tak seperti biasanya yangpernah kulihat, istriku bereaksi atas keluar masuk nya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat pemulung kecil …
Istriku meraih kedua lututnya sehingga kedua kakinya terkangkang sangat lebar
“Bonggooolmu menuuusuuuuggghh mulut rahim ibuuuuu… geeeenJonoooot Ekooooo……. “
Tak ayal lagi, Eko pun mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya menggenJonot keluar masuk dengan cepatnya …yang membuat kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik merasakan genJonotan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat milik Eko
“Ekooooo……. itiiiil ibuuuuu ….tempiiiik ibuuuu iiikuuut kamuuu gezzeeek gezzzeeeghhh Ekooooo……. “
Tubuh istriku pun bermandikan keringat menggelinjang …pantat bahenol istriku bergoyang memutar
“Iiiiiibuuuuuu keluaaaaaaar saaaaayaaaaangg……… ngngngngngngngzzzzzzz …….. “ istriku menggeram keras dan pantat bahenol istriku tersentak-sentak saat siang itu mencapai orgasme yang meledak-ledak sementara itu, Eko menghujam dalam-dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya di dalam liang vagina istriku. Cerita Bokep Istri
Kulihat istriku memeluk erat pemulung kecil itu layaknya kekasihnya, dimana kedua kaki istriku menggapit pantat kerempeng pemulung kecil Sedangkan pantat bahenol istriku sesekali tersentak-sentak sisa dari kenikmatan orgasmenya.
Pemulung kecil itu merasakan empuknya kedua payudara montok istriku yang masih terbalut daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku dan kedua jari-jari tangan mungil itu mulai mengerayangi kedua payudara montok istriku …
“Ekooooo……. “istriku mendesis-desis saat Eko mulai meremas-remas kedua payudara montok istriku dan kulihat kedua puting susu hitam sebesar kelingking telah yang mencuat kencang dari balik daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku …
“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “istriku mendesis-desis kembali dan tubuh istriku menggelinjang saat jari-jari tangan Eko mengelus-elus kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku yang mencuat kencang
“Kenapa Bu Marni ?”tanya Eko
“Enaaak Ekooooo……. “
Tak ayal lagi Eko memelintir dan memencet kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku yang langsung mendesah-desah keenakan
“enaaaagghhhhkkkk…… Ekooooo……. “dan istriku menggoyangkan pantat bahenol nya dan Eko bereaksi mengeluarmasukkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya di dalam liang vagina istriku
“Oooooggghhhhhzzz ….. Ekooooo……. itiiiiil ibuuuuu Oooooggghhhhhzzz ….. teeempiiiik ibuuuuuu kamu gezzeeek gezzzeeeghhh pakeee kooontttooolmuuu …. kontoolmu gedeeee …Ekooooo……. kuuuluuupmuuuu bikiiin toroooook ibuuuu gateeel ……”racauan istriku menjadi-jadi…Cerita Porno Terbaru 2016
“Booonggoooolmuuuuu menuuuuzzzzuk mulut rahim ibuuuu …Ekooooo……. ibuuuu … Oooooggghhhhhzzz ….. keluuuaaaaaaar …… ngngngngngngngzzzzzzz …….. “pantat bahenol istriku tersentak-sentak kembali saat mencapai orgasme kedua nya…
Kali ini Eko tak berhenti menggenJonot keluar masuk batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat dengan cepatnya di liang vagina istriku yang sudah bermandikan keringat dan Eko menyusupkan kedua tangannya ke daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku dan mengual kedua payudara montok istriku dari daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku ….
“Oooooggghhhhhzzz ….. “istriku mengerang saat mulut mungil Eko mencaplok payudara montok kanan istriku dan Eko , pemulung kecil itu kaget sesaat saat merasakan air susu memancar deras di mulut kecilnya dan Eko menyedot-nyedot payudara montok kanan istriku menggeliat tak karuan sementara itu, Eko menggenJonot keluar masuk batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya dengan cepatnya bahkan menghujam dalam-dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya yang membuat kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik merasakan kepala jamur berkulup belum sunat Eko menyodok-nyodok mulut rahim istriku ….
“ngngngngngngngzzzzzzz …….. “istriku mengerang kembali dan pantat bahenol istriku tersentak-sentak kembali…..CeriSek Mesum
Eko tak berhenti menggenJonot keluar masuk batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat di dalam liang vagina istriku … Eko semakin menghujamkan dalam-dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya di dalam liang vagina istriku
sementara itu, mulut Eko sudah mengulum dan menyedot-nyedot payudara montok kiri istriku sampai akhirnya air susu istriku habis …
Eko kemudian menarik pantat bahenol istriku hingga kedua kaki istriku terjuntai ke lantai dan selangkangan istriku tepat di tepi ranjang
Aku tak mengerti, maksud pemulung kecil itu
Rupanya Eko menghujam dalam-dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya di dalam liang vagina istriku, kedua tangan kecil itu dengan kuat menekan sambil meremas-remas kedua pantat bahenol istriku sehingga kepala jamur berkulup belum sunat nya sampai ke dasar mulut rahim istriku
Istriku tak pernah berhenti mengerang dan mengejan panjang ….entah berapa kali sampai tubuh istriku tak lagi menggelinjang ….
Eko, pemulung kecil itu berhasil membuat istriku merengek seperti orang menangis mencapai multiple orgasme….
“Bu Marniiiiiiiiiii …..Ekooooo……. mauu pipiiiiiiiizzzzz…….”dan kemudian kulihat pantat kerempeng Eko tersentak-sentak menyemburkan air maninya ke dalam liang vagina istriku dan tubuh kecil itu menindih istriku yang lunglai kehabisan tenaga melayani pemulung kecil itu….
Aku kemudian ke kamarku….tiduran…
“Oooh bapak sudah pulang…saya mohon pamit, pak…”katanya enteng seolah pemulung kecil itu tak menyetubuhi istriku sampai lemas….
Akupun sejak itu menunggu saat pemulung kecil itu di sekitar perumahan… tapi aku tak pernah mendapati, sampai suatu hari saat aku kembali dari kerja yang kurencanakan lembur akhirnya batal, karena bossku harus ke kantor pusat..
Sore itu hujan deras begitu aku sampai rumahku.Cerita Dewasa xxx
Aku terkejut saat pintu depan terkunci, sehingga aku melalui pintu samping yang memang ku bawa karena memang rencanaku lembur.
Aku tersadar di muka pintu rumahku, ada sebuah becak mangkal tanpa tukang becak, kutahu itu becak, Pak Jono, lelaki tua berumur 60 tahunan yang biasa mangkal di depan rumahku.
Aku selalu melihat mata Pak Jono, lelaki tua berumur 60 tahunan itu, selalu nanar saat istriku memakai daster kaos ketat yang mencetak lekuk tubuh istriku saat istriku berbelanja di pak sayur tua yang lewat setiap dua hari sekali
Begitu aku membuka pintu, kudapati sepeda butut Eko bersandar di dinding samping rumah, karena hujan lebat maka tak suara membuka kunci pintu tak terdengar.
Setelah melepas sepatu, aku berjingkat mendekati selambu yang memisahkan ruang tamu dan keluarga dan kudapati pemandangan yang biasa aku lihat….
Tampak istriku duduk di kursi panjang masih memakai rok klok hitam ketat di pinggul dan blouse kerjanya..duduk diantara Pak Jono, tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan di sebelah kanan istriku, jari-jari tangan lelaki yang besar-besar dan keriput itu tengah meremas-remas payudara montok istriku yang terbungkus blouse …
“Jangaaaaan Pak Jonooooooo ……..”kudengar istriku merintih menghiba…
“Loch kenapa ?? Jeng Marni nggak mauuu..haaah …???!!!!Pak Jono menghardik
“Zaaangaaaaaaan ……….. “istriku mendesah-desah saat jari-jari tangan lelaki yang besar-besar dan keriput itu menyusup paksa ke blouse istriku sementara itu, tangan kiri Pak Jono memeluk erat tubuh istriku yang meronta-ronta…Skandal Seks Perkosaan
Sedangkan Eko telah Jonongkok di bawah istriku duduk tangan kecil kanannya telah menyusup ke rok klok hitam ketat di pinggul istriku …
“Iiiih Bu Marni gak pakai celana dalam kalau bekerjaa….”kata Eko pemulung kecil itu dan menyingkapkan rok klok hitam ketat di pinggul istriku sehingga selangkangan istriku yang ditumbuhi bulu kemaluan lebat pun terpampang dan kulihat jari-jari tangan Eko telah mengelus-elus selangkangan istriku yang membuat istriku menggelinjang dan meregangkan kedua kaki nya sehingga tanpa menunggu Eko menggosok-gosok bibir vagina istriku ..
“Ekooooo……. “istriku hanya mendesis-desis dan dengan sigap Eko mengkangkangkan kedua kaki istriku dengan menekan kedua kaki istriku ke samping
Kulihat jelas kedua ibu jari Eko membuka lebar-lebar bibir vagina istriku dan dengan antusias pemulung kecil itu menrongkan bibir tebal hitam nya dan menciumi bibir vagina istriku …
“Ekooooo……. “istriku mendesah-desah kembali saat pemulung kecil itu menjilati bibir vagina istriku ..pantat bahenol istriku bergetar hebat dan bergoyang memutar, terangkat-angkat bergetar hebat sehingga bibir vagina istriku semakin mengesek-gesek ke bibir tebal hitam Eko ..
Istriku pun tak kuasa mempertahankan diri dari Pak Jono yang berusaha terus membuka kancing-kancing blouse nya karena merasakan lidah Eko semakin gencar menjilati bibir vagina istriku bahkan kulihat mulut Eko menghisap-hisap bibir vagina istriku dan kelentit istriku.Cerisex Horny
Pak Jono tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan itupun berhasil melepas kancing-kancing blouse istriku dan dengan kasar jari-jari tangan lelaki yang besar-besar dan keriput itu menarik BH istriku hingga putus dan terkuallah kedua payudara montok istriku dimana kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku sudah menegang kaku menandakan nafsu istriku sudah memuncak… karena mulut Eko menyedot-nyedot bibir vagina istriku terbuka lebar-lebar dan memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku ….
“aduuugghh … Ekooooo……. Pak Jonooooooo …….. “istriku mendesis-desis tak karuan Pak Jono pun meremas-remas kedua payudara montok istriku dengan ganasnya, mungkin baru kali ini Pak Jono tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan itu merasakan tubuh wanita yang status sosialnya jauh di atas kehidupannya…
“Jeng Marni susu mu montok, pentilmu besaar …”ungkapnya
“Oooooggghhhhhzzz ….. Pak Jonooooooo …….. “istriku mendesah-desah saat jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar Pak Jono memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku yang menegang kaku ….
sementara itu, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis Eko sudah mengobok-obok liang vagina istriku sehingga istriku semakin mengkangkangkan kedua kakinya ….
Eko kemudian naik ke kursi panjang. Cerita Skandal Sex Istriku Dan Lelaki Lain
“Mbah Jonooo sedot…. susu Bu Marni keluar….”katanya langsung mengulum dan menyedot-nyedot payudara montok kiri istriku sementara itu, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis Eko terus mengocok, mengobok-obok, menggaruk dan bahkan juga jari telunjuk, jari tengah dan jari manis Eko tertekuk sambil ditarik keluar mengorek-ngorek liang vagina istriku yang mengerang, menggeram, merengek seperti orang menangis dengan kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik
Kedua lelaki berbeda umur jauh itu berpesta pora pada tubuh istriku yang bermandikan keringat dan mendengus-dengus dimana Pak Jono, tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan dan Eko, pemulung kecil menghisap-hisap, mengulum dan menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku sementara itu, jari-jari tangan mereka menggosok-gosok bibir vagina dan kelentit istriku juga mengobok-obok, menggaruk dan mengorek-ngorek liang vagina istriku …..Sexcrits Terbaru
Istriku hanya bisa merintih, melenguh panjang, menggeram, menggelinjang dan merengek seperti orang menangis dimana kedua mata istriku terbelalak dan terbalik-balik dan nafsanya mendengus-dengus dengan tubuh bermandikan keringat mengejang meliuk liuk seperti cacing kepanasan
Begitu gencarnya kedua lelaki itu merangsang istriku hanya hitungan menitt istriku mengejan panjang “Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “dan pantat bahenol istriku tersentak-sentak saat orgasme pertamanya meledak.dan suara istriku yang melenguh panjang ….
Tubuh istriku yang mulai lunglai itupun direbahkan ke kursi panjang dan Pak Jono mengkangkangkan kedua kaki istriku dan menempatkan tubuhnya diantara kedua kaki istriku yang terkangkang lebar dan dikeluarkannya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah yang sudah menegang kaku …
Jari-jari tangan Eko pun menguak lebar bibir vagina istriku yang sudah basah oleh lendir vagina nya sehingga Pak Jono langsung mengarahkan kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke liang vagina istriku yang terbuka lebar.
“Uuuuggghhhccchhhzzz …….”istriku melenguh saat dirasakannya kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono, tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan itu menjejali liang vagina istriku yang membuat bibir vagina istriku menggelembung besar oleh desakan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono ….Cerita Hubungan Intim Istriku Dan Bosku
Kulihat baru kali ini liang vagina istriku terbuka maksimal oleh jejalan kepala jamur Pak Jono yang hampir sebesar bola tenis itu sehingga kedua mata istriku terbalik ke belakang sehingga bagian putihnya saja yang kelihatan saking besarnya kepala jamur Pak Jono disertai desisan parau istriku.
“Pluk”kudengar suara mengatupnya bibir vagina istriku yang dilepas Eko dan Pak Jono menekan masuk batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah itu ke dalam liang vagina istriku dengan pelan tapi secara pasti bibir vagina istriku terikut masuk yang membuat pantat bahenol istriku bergetar hebat dan istriku menggeram keras
“Pak Jonooooooo …….. aaaampuuuuuun …… Uuuuggghhhccchhhzzz ……. “
“Kenapa Jeng Marni .?”
“Zzzuuuudaaaccgghh ….. Pak Jonooooooo …….. .rasanyaaa nggaaaak muuuaaat…”
“Apanya yang nggak muat, lonteku? Ayo katakan atau…
“Heeeeeggghhhhzzzz ……. “ istriku mendesah begitu berat seolah punggungnya digebuk saat Pak Jono menggenJonot kuat menjejalkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke dalam liang vagina istriku
“Lagiii Jeng Marni ?
“aaaampuuuuuun …… Pak Jonooooooo …….. “
‘Katakan yang nggak mua tadi apa haah!! hardik Pak Jono
“Tooooroookkuuuu …. Pak Jonooooooo …….. “meluncurlah kata-kata dari mulut istriku yang seharusnya keluar dari mulut lonte, cabo atau pelacur..
“Naaaghh gitu, Jeng Marni …pelacurku ….heh heh …”kata Pak Jono terkekeh-kekeh
“Rasakan Jeng Marni ..”kata Pak Jono menyodok-nyodokan kembali dengan lembut batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya ke dalam liang vagina istriku
“Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. enaaaagghhhhkkkk…… Pak Jonooooooo …..“ tak kunyana istriku mengatakan kenikmatannya disetubuhi Pak Jono, tukang becak tua lelaki tua berumur 60 tahunan itu.
“bener, Jeng Marni yang cantik…enaknya gimana?”
“Yaaaghh Pak Jonooooooo …….. enaaaagghhhhkkkk…… koontoolmuuu nggaaak raataaa ….. biiiikiiin toooorooookkuuu gaaateeel …… Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. teeeempiiiikkuuuu … Pak Jonooooooo …….. maaazzzuuuuk teeeerliiipaaat liiipaaaat Oooooggghhhhhzzz ….. akuuu keluaaaaaaaarrrrrrrggggggghhhhhhh …….ngngngngngngngzzzzzzz …….. “tubuh sexy istriku berkeleJonot tak karuan ..pantat bahenol istriku tersentak-sentak memeluk tubuh tukang becak tua berumur 60 tahunan saat orgasme kedua istriku meledak
Eko, pemulung kecil itu rupanya mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat dan menyodorkan ke mulut istriku. Cerita Ngentot Memek ngangkang istriku
“Mmmmpppzzzhh …. glek glek glek ….”istriku pun tak dapat menolak Eko menjejali saat mulut istriku dengan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat nya yang menyemburkan air maninya ke mulut istriku dan karena istriku baru saja orgasme tak ayal lagi istriku menelan air mani pekat Eko…yang selama ini istriku tak mau melakukan padaku dengan alasan jijik…
Mulut istriku berlepotan air mani Eko
“Jilati sampai bersih, Bu Marni …”perintah Eko
mulanya istriku enggan…. tapi begitu Pak Jono, tukang becak tua berumur 60 tahunan itu kembali menjejali dengan mantap liang vagina istriku yang terbuka lebar dengan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya maka istriku menjilati batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat milik Eko dengan mata terpejam dan tubuh istriku bermandikan keringat itupun menggelepar kembali merasakan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono menggaruk dinding liang vagina istriku diserati tergesknya bibir vagina dan kelentit nya…
Dalam waktu singkat, bersihlah batang kemaluan seperti botol sprite 200cc belum disunat milik Eko dari air maninya dan Eko pun tertidur di lantai …
Kini hanya Pak Jono, tukang becak tua berumur 60 tahunan itu yang sedang menindih istriku menjejali liang vagina istriku dengan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya…
“Jeng Marni aku pengen Jeng Marni berhias…”kata Pak Jono
“Ayoo Pak Jono …. kontolmu enaak ….”tak kunyana istriku mengatakan itu…
Cerita Seks – Pak Jono mengangkat kaki kanan istriku kemudian memutar tubuh bagian bawah istriku hingga istriku terbaring miring ke kiri..
“aduuugghh … Pak Jonooooooo …….. tooooroookkuuuu gaaateeel ….”istriku merintih saat memutar tubuhnya karena batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono yang masih terhujam di liang vagina istriku itu berputar di liang vagina istriku
“ngngngngngngngzzzzzzz …….. akuuu keluaaaaarr…ggghhhhhhh ……. ‘istriku mengejan panjang dan pantat bahenol istriku tersentak-sentak kembali saat orgasmenya yang ke tiganya tercapai…
Tukang becak tua berumur 60 tahunan itu memeluk tubuh istriku dari belakang karena mereka berposisi doggy style…gaya anjing, batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah menyodok liang vagina istriku dari belakang…..
Kini Pak Jono menarik tubuh istriku yang setengah telanjang hingga berdiri …
“Ayoo jalan, Jeng Marni …”perintah Pak Jono. Cerita Seks Perkosaan Istriku Oleh Bosku
“aduuugghh … tooroookkuuu gateeel Pak Jonooooooo …….. “istriku mendesis-desis saat kedua kaki istriku yang terkangkang lebar karena batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono tetap menjejali liang vagina istriku sehingga istriku berjalan dengan kedua kakinya terkangkang lebar dan menungging nungging ….
Tak lebih dari lima langkah, istriku pun terhuyung ..tubuhnya menungging nungging dan kedua tangan istriku memegang bingkai pintu kamarku kemudian mengejan panjang “Pak Jonooooooo …….. akuuu keluaaaaaaaarrrrrrrggggggghhhhhhh ……. ….”
Pak Jono memegang lipatan paha istriku sambil menyodok-nyodokan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya menghujam dalam-dalam ke liang vagina istriku yang pantat bahenol nya tengah tersentak-sentak oleh orgasme ke empatnya….“enaaaagghhhhkkkk…… Pak Jonooooooo …….. “istriku merintih.Cerita Seks Pemerkosaan 
Kini dengan tertatih-tatih istriku yang liang vagina nya yang masih dijejali batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Jono menuju kursi meja riasnya di kamar pengantinku….
Baru kali ini seorang lelaki, yang masuk kamar pribadiku dan istriku dimana yang masuk adalah tukang becak tua berumur 60 tahunan yang status sosialnya jauh di bawah kehidupanku dan umurnya jauh dari umurku tetapi lelaki tua berumur 60 tahunan itulah yang telah membuat istriku orgasme lebih banyak saat aku bersenggama dengan istriku ….
Akupun secepatnya masuk kamar sebelah kamar pengantinku dan menguncinya kemudian aku naik ke almari dimana terdapat ventilasi yang bisa melihat seluruh isi kamar pengantinku
Kuintip dari ventilasi, Pak Jono duduk di kursi rias dengan memangku istriku yang mana batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah tukang becak tua berumur 60 tahunan itu masih menjejali liang vagina istriku
“Jeng Marni lihat tempikmu menggelembung …. besok jembutmu dipotong gundul ya Jeng Marni …”Cerita Sex Juni 2016 - 
“Iya Pak Jono apa maumu…. kalau aku pindah rumah Pak Jono ikut yaaa…”
“pasti Jeng Marni …”kata Pak Jono sambil menggoyang pantat kerempeng bergelambir nya
“aku puas Pak Jonooooooo …….. kontolmu enak sekaliiii …. akuuu gaak puaaazz zama zzuamiikuuu Pak Jonooooooo …….. Oooooggghhhhhzzz ….. Pak Jono ..Pak Jonooooooo …….. akuuu keluaaaaaaaarrrrrrrggggggghhhhhhh ……. ngngngngngngngzzzzzzz …….. “istriku merengek seperti orang menangis saat orgasme kelimanya meledak….
“Enak, lonteku…..”
“yaa Pak Jonooooooo ……..
“Suamimu sudah rapuh banyak yang “menggarap” dia….”
“Iyaa Pak Jono …. di rumah baru kita tidur bertigaaa… Eeeeeeeeegggggghhhhhhhzzzzzzz …….. “istriku mendesis-desis saat jari-jari tangan lelaki yang besar-besar itu memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku bersamaan dengan memencet, memelintir sambil menarik narik puting susu hitam sebesar kelingking kiri istriku dan pantat kerempeng bergelambir Pak Jono pun bergoyang memutar sehingga batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya mengobok-obok, menggaruk dan mengesek-gesek dinding liang vagina istriku dan erangan istriku terdengar kembali…saat orgasme keenamnya meledak. Cerita Ngentot Memek Istriku Yang Hot - Karena akan terjatuh, akhirnya aku turun dari almari hanya kudengar erangan bersahutan antara istriku dan Pak Jono, tukang becak tua berumur 60 tahunan beberapa menit kemudian dan sepi
 Aku terjaga pagi harinya saat istriku merintih memanggil-manggil nama Eko dan istriku mengerang dua kali Sedangkan ketiganya erangan istriku bersahutan dengan erangan Eko
sekitar pukul 7 pagi aku terbangun dan dengan pelan kubuka kunci kamar ..sepi ….begitu aku lihat ke ranjang pengantinku…kulihat istriku dengan pakaian acak-acakan tertelentang setengah telanjang
Aku masuk perlahan lahan dan aroma air mani sangat kuat menyengat…
Aku bersimpuh.. seperti Eko pertama kali menyetubuhi istriku …aku Jongngkok sambil mengocok batang kemaluan ku sambil melihat lelehan air mani Pak Jono dan Eko dari liang vagina istriku yang tertidur kelelahan sehabis melayani dua lelaki berbeda umur jauh…
Entah bagaimana nanti, saat pindah rumah baru…. Akankah Pak Jono akan menuntut janji istriku untuk tidur bertiga atau bereempat, aku, istriku, Pak Jono, tukang becak tua berumur 60 tahunan dan Eko, pemulung kecil ? Aku memang suami istriku, Sedangkan kedua lelaki berbeda umur jauh itu? Mereka pasti minta layanan sex istriku. END by Cerita Seks HOT. Lihat cerita sebelumnya yang berjudul "Cerita Seks Istriku Datang Bulan Kulampiaskan Nafsuku Ngentot Tante Nuri" yang tidak kalah serunya.
cerita setubuhi istri tetangga,cerita dewasa ngentot istri tetangga,cerita ngewe tetangga,cerita dewasa ngentot pembantu,cerita ngentot tetangga hamil,cerita ngentot tetangga,ngentot dengan wanita kesepian,cerita dewasa pembantu muda,cerita seks bergambar terbaru,kumpulan cerita istri selingkuh,istri selingkuh di kamar mandi,cerita selingkuh dengan tetangga,kumpulan cerita seks terbaru,cerita selingkuh dengan menantu,cerita ngentot bergambar,kumpulan cerita mesum sedarah,kumpulan cerita panas dewasa,cerita panas dengan ibu tetangga,kumpulan cerita seks dewasa,kisah istri selingkuh,kisah nyata selingkuh,cerita seks indonesia terbaru,kumpulan cerita seks indonesia,cerita dewasa sedarah terbaru,cerita dewasa bergambar,cerita selingkuh ngentot,cerita dewasa ngentot istri ustadz,cerita mesum istri,kumpulan cerita dewasa terbaru 2015,cerita selingkuh,cerita mesum,cerita seks selingkuh dengan pacar dan ibunya,cerita dewasa istri,cerita dewasa 18,cerita seks dewasa,ngentot tetangga,cerita ngentot ibu tiri,cerita ngentot dengan mertua,cerita ngentot ibu dan anak,cerita dewasa sedarah dengan mama,cerita ngentot pembantu,bercinta dengan keponakan,kisah nyata bibi mesum keponakan,paman ngembat keponakan,video ngentot ibu,smu bandung ngentot d semak2,video ngentot perawan abg,foto cewek ngentot,cerita perselingkuhan bergambar,cerita sek melayu terkini,cerita keloni pembantu,kumpulan cerita pembantu,cerita seks pembantu rumah,kumpulan cerita dewasa terbaru,cerita seks ibu dan anak,cerita birahi sedarah,cewek jilbab ngentot,cerita seks sedarah bergambar,cerita panas pembantu nafsu,bokong montok pembantu,cerita seks sedarah terbaru,cerita ngentot sama ibu mertua,cerita dewasa ngentot ibu kandung,bersetubuh dengan ibu mertua,ngintip pembantu tidur,tubuh mertua nikmat,cerita seks bergambar,cerita seks smp,selingkuh dengan istri tetangga,cerita perselingkuhan istri,ngentot istri teman,kumpulan istri cerita,pekerjaan sekretaris,cerita ngentot,cerita dewasa ibu kost,cerita dewasa terbaru,cerita ngentot keponakan,cerita dewasa sedarah keponakan,kumpulan foto ngentot,foto cewek sma ngentot,foto gadis jilbab ngentot,gambar cewek ngangkang,foto cewek jepang ngentot,anjing ngentot orang,kumpulan cerita seks bergambar,cerita birahi pembantu,kisah ngentot sama pembantu,cerita ibu ajar anak setubuh,kisah sedarah ibu dan anak,ibu main dgn anak kandung,cerita dewasa mama dan anak,ngentot,film ngentot indonesia,video bokep ngentot,ngentot abg sma,cerita sex ngentotin anak pembantu yang montok,gairah pembantu montok,ngintip pembantu montok,cerita ngentot terbaru,cerita mesum ngentot anal dengan tante binal,cerita dewasa sek ngentot memek,cerita dewasa ngentot mama,ngentot ibu tiri,cerita dewasa ibu mertua,cerita ngentot mertua lagi tidur,nafsu ibu mertua,cerita panas ngentot mertua,cerita seks abg dewasa,cerita ngentot abg,cerita seks dewasa hot tante,cerita hot dewasa bergambar,cerita istri selingkuh ngentot,cerita sekretaris pribadi nyepong,foto ngentot sekretaris cantik,sekretaris selingkuh,cerita panas,cerita panas pembantu,cerita ngesex bergambar,kumpulan cerita ngesex,cerita bergambar anak,cerita ngesex pembantu,cerita ngesex sedarah,cerita sek wanita desa yang montok,foto sek wanita indonesia,cerita seks selingkuh dengan pramugari,istri selingkuh dengan mertua

Read more