Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Pribadi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2016

Cerita Seks Dokter Rudy Ngentot Memek Suster Azizah Saat Jaga Malam

Cerita Dewasa Skandal Sex Dokter | Cerita Sex Hot | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex IGO | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Pribadi  - Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas Dokter Rudy yang doyan  melakukan hubungan sex dengan suster Azizah yang alim dan cantik di rumah sakit dan mereka menikmati permainan tersebut, Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Seks Dokter Rudy Ngentot Memek Suster Azizah Saat Jaga Malam ". Selamat menikmati.

Skandal  Seks Dokter Rudy Ngentot Memek Suster Azizah Yang Montok

Cerita Seks Dokter Rudy Ngentot Memek Suster Azizah Saat Jaga Malam
Cerita Skandal  Seks Dokter Rudy Ngentot Memek Suster Azizah Saat Jaga Malam

Cerita Sex - Malam itu kira-kira jam sebelas lebih, cuaca sangat tidak bersahabat. Sejak jam sebelasan tadi hujan sudah turun dengan derasnya juga disertai guruh dan petir. Di tempat yang sepi depan pintu kamar periksa itulah dokter Rudy, dokter jaga di rumah sakit itu menghabiskan waktunya dengan membaca buku. Rudy (37 tahun), dalam usia sekian itu masih tampak ganteng dan gagah dengan tinggi badan 175 cm. Sudah hampir sepuluh tahun dia bekerja sebagai dokter di rumah sakit ini, istrinya masih muda (29 tahun) dengan 2 anak. Kesepian dan suasana sepi sudah menjadi temannya sehari-hari apabila dia dapat tugas jadi dokter jaga, maka mendengar suara-suara aneh dan cerita-cerita seram lainnya sudah tidak membuatnya merinding lagi, istilahnya sudah kebal dengan hal-hal seperti itu. Sungguh, malam itu menjadi malam panjang baginya, suasana hujan dengan angin yang dingin mudah membuat orang merasa ngantuk.

Dan dokter Rudy masih terus juga membaca buku yang sengaja dia bawa dari rumah. heening sekali suasana di sana, bunyi yang terdengar hanya bunyi rintik hujan, angin. Tak lama kemudian terdengar bunyi lain di lorong itu, sebuah suara orang melangkah, suara itu makin mendekat sehingga mengundang perhatian dokter itu.
“Siapa tuh ya, malem-malem ke sini ?” tanya dokter Rudy dalam hati.

Cerita Ngentot - Suara langkah makin terdengar, dari tikungan lorong muncul lah sosok itu, ternyata seorang gadis cantik berpakaian perawat dan berjilbab lebar. Di luar seragamnya dia memakai jaket cardigan pink berbahan wol untuk menahan udara dingin malam itu. Suster itu ternyata berjalan ke arahnya.

“Permisi, Pak” sapanya pada Rudy dengan tersenyum manis.

“Malam Sus, lagi ngapain nih malem-malem ke sini” balas Rudy.

“Ohh…hehe…anu Pak abis jaga malam sih, tapi belum bisa tidur, makannya sekalian mau keliling-keliling dulu”

Dokter Rudy bingung sebab tidak tahu kalau suster itu juga jaga. Maka Rudy bertanya, “Oh iya kok saya rasanya baru pernah liat Sus disini yah ?” tanya Rudy.

“Iya Pak, saya baru pagi tadi sampai disini, pindahan dari rumah sakit *****” jawabnya, “jadi sekalian mau ngenal keadaan disini juga”

“Oo…pantes saya baru liat, baru toh” kata Pak dokter Rudy.

“Emang bapak kira siapa ?” tanyanya lagi sambil menjatuhkan pantatnya pada bangku panjang dan duduk di sebelah Rudy.

“Wow, hoki gua” kata pria itu dalam hati kegirangan.

“Dikirain suster ngesot yah, hahaha” timpal dokter Rudy mencairkan suasana. “Hehehe dikira suster ngesot, nggak taunya suster cantik” sambung Rudy lagi tertawa untuk menghangatkan suasana.

“Kalau ternyata memang iya gimana Pak” kata gadis itu dengan suara pelan dan kepala tertunduk yang kembali membuat pria itu merasa aneh.

Tiba-tiba gadis itu menutup mulutnya dengan telapak tangan dan tertawa cekikikan.
“Hihihi…bapak dokter ini lucu ah, sering jaga malam kok digituin aja takut” tawanya.

“Wah-wah suster ini kayanya kebanyakan nonton film horror yah, daritadi udah dua kali bikin kita nahan napas aja” kata Pak Rudy.

“Iya nih, suster baru kok nakal ya, awas Bapak laporin loh” kata Rudy menyenggol tubuh samping gadis itu. Sebentar kemudian suster itu baru menghentikan tawanya, dia masih memegang perutnya yang kegelian.

“Hihi…iya-iya maaf deh pak, emang saya suka cerita horror sih jadi kebawa-bawa deh” katanya.

“Sus kalau di tempat gini mending jangan omong macem-macem deh, soalnya yang gitu tuh emang ada loh” sahut dakter Rudy dengan wajah serius.

“Iya Pak, sori deh” katanya “eh iya nama saya Azizah Puspita, panggil aja Azizah, suster baru disini, maaf baru ngenalin diri…emmm Bapak dokter siapa yah?” sambil melihat ke dokter itu.

“Kalau saya Suherman, tapi biasa dipanggil Rudy aja, saya yang jadi dokter jaga di sini malam” pria setengah baya itu memperkenalkan diri.

“Omong-omong Sus ini sudah lama di RS ini?” tanya si dokter.

“Ya belum sih” kata Suter Azizah.

“Pantas baru saya lihat, saya sudah lihat namanya dalam jadwal tapi baru inilah saya lihat orangnya. Cantik!” kata Rudy sambil memandang wajah cantik yang sedang mengobrol dengannya itu.

Cerita Dewasa xxx - Malam itu dokter Rudy merasa beruntung sekali mendapat teman ngobrol seperti suster Azizah, biasanya suster-suster lain paling hanya tersenyum padanya atau sekedar memberi salam basa-basi. Maklumlah mereka semua tahu kalau dokter Rudy sudah beristri dan punya dua anak.

Mereka pun terlibat obrolan ringan, pria itu tidak lagi mempedulikan buku bacaannya dan mengalihkan perhatiannya pada suster Azizah yang ayu itu. Sejak awal tadi dokter Rudy sudah terpesona dengan gadis ini. Pria normal mana yang tidak tertarik dengan gadis berkulit putih mulus berwajah kalem seperti itu, rambut hitamnya disanggul ke belakang tampak terbayang walau tertutup dengan jilbab panjangnya yang putihnya, tubuhnya yang padat dan montok itu lumayan tinggi (168 cm), pakaian perawat dengan bawahan rok panjang itu menambah pesonanya.

Suster Azizah sendiri baru berusia 24 tahun dan belum menikah. Untuk gadis secantik Azizah sebenarnya tidak begitu susah mendapat pasangan ditambah lagi dengan bodinya yang montok dan padat, tentu banyak lelaki yang mau dengannya. Tapi sejauh ini belum ada pria yang cocok di hati Suster Azizah. Sebagai wanita alim berjilbab dia sangat menjaga pergaulannya dengan lawan jenis. Namun malam ini dia gelisah juga melihat dokter Rudy yang tampan dan gagah itu. Sayang dia sudah beristri, keluh Suster Azizah dalam hati. Namun hati kecilnya tidak dapat dibohongi bahwa dia suka pada dokter Rudy itu.

Maman, si dokter, makin mendekatkan duduknya dengan gadis itu sambil sesekali mencuri pandang ke arah belahan dadanya membayang di balik baju panjang dan jilbab panjangnya. Suasana malam yang dingin membuat nafsu pria itu mulai bangkit, apalagi Pak Rudy sudah seminggu tidak ngentot istrinya karena lagi datang bulan dan walaupun istri Rudy lebih cantik dari Suster Azizah, tapi dalam hal bodinya tentu saja kualitasnya kalah dengan suster muda di sebelahnya ini. Semakin lama dokter Rudy semakin berani menggoda suster muda yang alim itu dengan guyonan-guyonan nakal dan obrolan yang menjurus ke porno. Suster Azizah sendiri sepertinya hanya tersipu-sipu dengan obrolan mereka yang lumayan jorok itu.

“Terus terang deh Sus, sejak Sus datang kok disini jadinya lebih hanget ya” kata Rudy sambil meletakkan tangannya di lutut Azizah dan mengelusnya ke atas sambil menarik rok panjang suter berjilbab itu sehingga pahanya mulai sedikit tersingkap.

“Eh…jangan gitu dong Pak, mau saya gaplok yah ?!” Azizah protes tapi kedua tangannya yang dilipat tetap di meja tanpa berusaha menepis tangan pria itu yang mulai kurang ajar.

“Ah, Sus masa pegang gini aja gak boleh, lagian disini kan sepi gini, dingin lagi” katanya makin berani, tangannya makin naik dan paha yang mulus itupun semakin terlihat.

“Pak saya marah nih, lepasin gak, bapak kan sudah punya istri, saya itung sampai tiga” wajah Azizah kelihatannya BT, matanya menatap tajam si dokter yang tersenyum mesum.

“Jangan marah dong Sus, mendingan kita seneng-seneng, ya?” sahut Dokter Rudy, entah sejak kapan tiba-tiba saja pria tidak tau malu itu sudah di sebelahnya .
Dokter jaga itu dengan berani merangkul bahu Azizah dan tangan satunya menyingkap rok suster muda itu di sisi yang lain. Suster itu tidak bergeming, tidak ada tanda-tanda penolakan walau wajahnya masih terlihat marah.

“Satu…” suster itu mulai menghitung namun orang itu malah makin kurang ajar, dan tangannya makin nakal menggerayangi paha yang indah itu, “dua…!” suaranya makin serius.

Entah mengapa suster itu tidak langsung beranjak pergi atau berteriak saja ketika dilecehkan seperti itu. Si pria yang sudah kerasukan nafsu itu menganggapnya sandiwara untuk meninggikan harga diri sehingga dia malah semakin nafsu.

“Tig…” sebelum suster Azizah menyelesaikan hitungannya dan bergerak, si dokteritu sudah lebih dulu mendekapnya dan melumat bibirnya yang tipis.

“Mmm…mmhh !” suster itu berontak dan mendorong-dorong Rudy berusaha lepas dari dekapannya namun tenaganya tentu kalah darinya, belum lagi dokter Rudy juga mendekapnya serta menaikkan rokknya lebih tinggi lagi. Azizah merasa hembusan angin malam menerpa paha mulusnya yang telah tersingkap, juga tangan kasar dokter itu mengelusinya yang mau tak mau membuatnya terangsang.

“Aahh…jangan…mmhh !” Azizah berhasil melepaskan diri dari cumbuan si dokter tapi cuma sebentar, karena ruang geraknya terbatas bibir mungil itu kembali menjadi santapan Rudy.

Cerita Mesum - Lalu tangan Pak Rudy mulai meremas-remas dadanya yang masih tertutup seragam suster dan jilbab lebarnya – Rudy dapat merasakan kalau tetek suster alai mini masih kencang dan padat pertanda belum pernah dijamah lelaki lain – sementara tangan satunya tetap mengelus paha indahnya yang menggiurkan. Azizah terus meronta, tapi sia-sia malah pakaian bawahnya semakin tersingkap dan jilbab lebar perawat itu nyaris copot. Pak Rudy melepaskan jaket cardigan pinknya suster Azizah sehingga tinggal baju seragam perawatnya yang terlihat. Lama-lama perlawanan suster Azizah melemah, sentuhan-sentuhan pada daerah sensitifnya telah meruntuhkan pertahanannya.

Birahinya bangkit dengan cepat apalagi suasananya sangat mendukung dengan hujan yang masih mengguyur dan dinginnya malam. Ditambah lagi hati kecil suka dengan dokter Rudy. Bulu kuduk Azizah merinding merasakan sesuatu yang basah dan hangat di lehernya. Ternyata dokter Rudy itu sedang menjilati lehernya yang jenjang dengan menyingkapkan jilbab panjang suster alim itu, lidah itu bergerak menyapu daerah itu sehingga menyebabkan tubuh Azizah menggeliat menahan nikmat. Mulut Azizah yang tadinya tertutup rapat-rapat menolak lidah Rudy kini mulai membuka.

Lidah kasap si doketr itu langsung menyeruak masuk ke mulut suster berjilbab itu dan meraih lidahnya mengajaknya beradu lidah. Azizah pun menanggapinya, lidahnya mulai saling jilat dengan lidah pria itu, liur mereka saling tertukar. Sementara Pak Rudy mulai melucuti kancing bajunya dari atas dan sekaligus mencopot jilbab panjang suster Azizah, tangan perkasa dokter itu menyusup ke dalam cup branya, begitu menemukan putingnya benar-benar masih kencang dan padat, belum terjamah lelaki lain lalu langsung dimain-mainkannya benda itu dengan gemasnya.

Cerita Bokep Dokter - Di tengah ketidak-berdayaannya melawan dokter brengsek itu, Azizah semakin pasrah membiarkan tubuhnya dijarah. Tangan doketr Rudy menjelajah semakin dalam, dibelainya paha dalam gadis itu hingga menyentuh selangkangannya yang masih tertutup celana dalam. Sementara baju atasan Azizah juga semakin melorot sehingga terlihatlah bra biru di baliknya.

“Kita ke dalam aja biar lebih enak” kata Pak Rudy.

“Kamu emang kurang ajar yah, kita bisa dapet masalah kalau gak lepasin saya !” Azizah masih memperingatkan dokter itu.

“Udahlah Sus, kurang ajar- kurang ajar, kan lu juga suka ayo !” Rudy narik lengan suster itu bangkit dari kursi. “Sus, seneng-seneng dikit napa? Dingin-dingin gini emang enaknya ditemenin cewek cantik kaya Sus” lanjut Pak Rudy.

Dokter Rudy menggelandang suster alim itu ke ruang periksa pasien tempat mereka berjaga. Azizah disuruh naik ke sebuah ranjang periksa yang biasa dipakai untuk memeriksa pasien. Selanjutnya pria itu langsung menggerayangi tubuh Virna yang terduduk di ranjang. Rudy menarik lepas celana dalam gadis alim itu hingga terlepas, celana itu juga berwarna biru, satu stel dengan branya.

Cerita Seks Suster - Kemudian ia berlutut di lantai, ditatapnya kemaluan suster alim itu yang ditumbuhi bulu-bulu yang lebat, bulu itu agaknya rajin dirawat karena bagian tepiannya terlihat rapi sehingga tidak lebat kemana-mana. Hena dapat merasakan panasnya nafas pria itu di daerah sensitifnya. Pak Rudy mempreteli kancing baju atasnya yang tersisa, lalu bra itu disingkapnya ke atas. Kini terlihatlah payudara suster Azizah yang berukuran sedang sebesar bakpao dengan putingnya berwarna coklat.

“Uuuhh…Pak!” desah Azizaha ketika lidah Pak Rudy menelusuri gundukan buah dadanya. Lidah itu bergerak liar menjilati seluruh payudara yang kencang dan padat itu tanpa ada yang terlewat, setelah basah semua, dikenyotnya daging kenyal itu, puting mungil itu digigitinya dengan gemas.

“Aahh !” tubuh Azizah tiba-tiba tersentak dan mendesah lebih panjang ketika dirasakannya lidah panas Rudy mulai menyapu bibir vaginanya lalu menyusup masuk ke dalam. Maklum Rudy sudah pengalaman merangsang wanita. Azizah sebagai gadis alim sebenarnya jijik melakukan hal ini dengan dokter Rudy ini, tapi rupanya libidonya membuatnya melupakan perasaan itu sejenak.

Mulut Pak Rudy kini merambat ke atas menciumi bibirnya, sambil tangannya tetap menggerayangi payudaranya. Kemudian dokter itu kembali menghisap memek suster ini, si dokter makin membenamkan wajahnya di selangkangan Azizah, lidahnya masuk makin dalam mengais-ngais liang kenikmatan suster muda itu menyebabkan Azizah menggelinjang dan mengapitkan kedua paha mulusnya ke kepalanya Rudy.

“Nah, sekarang tinggal kita mulai Sus” kata Pak Rudy membuka pakaiannya “pokoknya malam ini Bapak bakal muasin Sus hehehe!”

Cersex suster dan dokter - Azizah tertegun melihat pria gagah itu sudah telanjang bulat di hadapannya, tubuhnya terbilang kekar, penisnya yang sudah menegang itu lumayan besar juga dengan bulu-bulu yang tidak terlalu lebat. Dia naik ke ranjang ke atas tubuh gadis alim itu, wajah mereka saling bertatapan dalam jarak dekat. Kali tanpa penghalang sebab jilbab panjang suster alim itu sudah dicopot dokter Rudy. Pak Rudy begitu mengagumi wajah cantik Azizah, dengan bibir tipis yang merah merekah, hidung bangir, dan sepasang mata indah yang nampak sayu karena sedang menahan nafsu.

“Pak, apa ga pamali main di tempat ngentot ?” tanya Azizah.

“Ahh…iya sih tapi masabodo lah, yang penting kita seneng-seneng dulu hehehe” habis berkata dia langsung melumat bibir gadis itu. Mereka berciuman dengan penuh gairah, Azizah yang sudah tersangsang berat itu melingkarkan tangannya memeluk tubuh Pak dokter Rudy. Ia masih memakai seragam susternya yang sudah terbuka dan tersingkap di mana-mana, bagian roknya saja sudah terangkat hingga pinggang sehingga kedua belah pahanya yang jenjang dan mulus sudah tidak tertutup apapun.

Pak Rudy sudah seminggu lamanya tidak menikmati kehangatan tubuh wanita sebab istrinya lagi datang bulan sehingga dia begitu bernafsu berciuman dan menggerayangi tubuh Azizah. Mendapat kesempatan bercinta dengan gadis seperti Azizah bagaikan mendapat durian runtuh, belum pernah dia merasakan yang sesintal dan montok ini, bahkan istrinya pun tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengannya meskipun lebih cantik dari pada Suster Azizah.

Sexcrit Dokter Selingkuh dengan Suster - Setelah lima menitan berciuman sambil bergesekan tubuh dan meraba-raba, mereka melepas bibir mereka dengan nafas memburu. Pak Rudy mendaratkan ciumannya kali ini ke lehernya. Kemudian mulutnya merambat turun ke payudaranya, sebelumnya dibukanya terlebih dulu pengait bra yang terletak di depan agar lebih leluasa menikmati dadanya.

“Eemmhh…aahhh…aahh !” desahnya menikmati hisapan-hisapan dokter jaga itu pada payudaranya, tangannya memeluk kepala yang rambutnya lebat dan hitam itu.
Azizah merasakan kedua putingnya semakin mengeras akibat rangsangan yang terus datang sejak tadi tanpa henti. Sambil menyusu, pria itu juga mengobok-obok vaginanya, jari-jarinya masuk mengorek-ngorek liang senggamanya membuat daerah itu semakin basah oleh lendir.

“Bapak masukin sekarang yah, udah ga tahan nih !” katanya di dekat telinga Azizah.
Suster Azizah hanya mengangguk. Pak Rudy langsung menempelkan penisnya ke mulut vagina gadis alim itu. Terdengar desahan sensual dari mulut gadis itu ketika Pak Rudy menekan penisnya ke dalam.

“Uuhh…sempit banget Sus, masih perawan ga sih ?” erang pria itu sambil terus mendorong-dorongkan penisnya.

Azizah mengerang kesakitan dan mencengkram kuat lengan pria itu setiap kali penis itu terdorong masuk ke dalam memeknya yang masih rapet itu. Setelah beberapa kali tarik dorong akhirnya penis itu tertancap seluruhnya dalam vagina suster alim itu. Darah mengalir dari memek suter alim itu.

“Weleh-weleh, enaknya, legit banget Sus kalau masih perawan” komentar pria itu, “Belum pernah ngentot ya Sus sebelumnya, kalo boleh tau ?”

Sebagai jawabannya Azizah menarik wajah pria itu mendekat dan mencium bibirnya, agaknya dia tidak berniat menjawab pertanyaan itu.

Pak Rudy mulai menggoyangkan pinggulnya memompa vagina gadis itu. Desahan tertahan terdengar dari mulut Azizah yang sedang berciuman. Pria itu memulai genjotan-genjotannya yang makin lama makin bertenaga. Lumayan juga sudah seusia hampir kepala empat tapi penisnya masih sekeras ini dan sanggup membuat gadis alim itu menggelinjang. Dia mahir juga mengatur frekuensinya agar tidak terlalu cepat kehabisan tenaga.

Sambil menggenjot mulutnya juga bekerja, kadang menciumi bibir gadis itu, kadang menggelitik telinganya dengan lidah, kadang mencupangi lehernya. Suster Azizah pun semakin terbuai dan menikmati persetubuhan beda jenis ini. Dia tidak menyangka pria seperti dokter itu sanggup membawanya melayang tinggi. Pria itu semakin kencang menyodokkan penisnya dan mulutnya semakin menceracau, nampaknya dia akan segera orgasme.

“Malam masih panjang Pak, jangan buru-buru, biar saya yang gerak sekarang !” kata gadis perawat itu tanpa malu-malu lagi.

Cerita Panas suster Azizah Dan dokter rudy Mesum - Pak Rudy tersenyum mendengar permintaan suster itu. Merekapun bertukar posisi, Pak Rudy tiduran telentang dan Azizah menaiki penisnya. Batang itu digenggam dan diarahkan ke vaginanya, Azizah lalu menurunkan tubuhnya dan desahan terdengar dari mulutnya bersamaan dengan penis yang terbenam dalam vaginanya. Mata Pak Rudy membeliak saat penisnya terjepit diantara dinding kemaluan Azizah yang sempit. Ia mulai menggerakkan tubuhnya naik turun dengan kedua tangannya saling genggam dengan pria itu untuk menjaga keseimbangan.

“Sssshhh…oohh…yah…aahh !” Azizah mengerang sambil menaik-turunkan tubuhnya dengan penuh gairah.

Tangannya meraih ujung roknya lalu ditariknya ke atas seragam yang berupa terusan itu hingga terlepas dari tubuhnya. Seragam itu dijatuhkannya di lantai sebelah ranjang itu, tidak lupa dilepaskannya pula bra yang masih menyangkut di tubuhnya sehingga kini tubuhnya yang sudah telanjang bulat terekspos dengan jelas. Sungguh suster Azizah memiliki tubuh yang sempurna, buah dadanya montok dan proporsional, perutnya rata dan kencang, pahanya juga indah dan mulus, sebuah puisi kuno melukiskannya sebagai kecantikan yang merobohkan kota dan meruntuhkan negara.

Kembali Azizah dan dokter jaga itu memacu tubuhnya dalam posisi woman on top. Azizah demikian liar menaik-turunkan tubuhnya di atas penis Pak dokter Rudy, dia merasakan kenikmatan saat penis itu menggesek dinding vagina dan klitorisnya.

“Ayo manis, goyang terus…ahh…enak banget !” kata Pak Rudy sambil meremasi payudara gadis itu.

Wajah Azizah yang bersemu merah karena terangsang berat itu sangat menggairahkan di mata Pak Rudy sehingga dia menarik kepalanya ke bawah agar dapat mencium bibirnya.

Cerita Esex dokter porno - Akhirnya Azizah tidak tahan lagi, ia telah mencapai orgasmenya, mulutnya mengeluarkan desahan panjang. Pak Rudy yang juga sudah dekat puncak mempercepat hentakan pinggulnya ke atas dan meremasi payudara itu lebih kencang. Ia merasakan cairan hangat meredam penisnya dan otot-otot vagina suster alim itu meremas-remasnya sehingga tanpa dapat ditahan lagi spermanya tertumpah di dalam dan membanjir, maklum sudah seminnggu gak dikeluarkan. Setelah klimaksnya selesai tubuh Azizah melemas dan tergolek di atas tubuh dokter itu. Virna yang baru berusia 24 tahun itu begitu kontras dengan pria di bawahnya yang lebih pantas menjadi bapaknya, yang satu begitu ranum dan segar sementara yang lain sudah agak tua.

“Asyik banget Sus, udah selama seminggu saya gak ngentot loh !” ujar Pak Rudy dengan tersenyum puas.

“Gile nih malem, ga nyangka bisa dapet yang ngentot” dia seperti masih belum percaya hal yang dialaminya itu.

Ketika sedang asyik memandangi Azizah, tiba-tiba Pak Rudy nafsunya bangkit lagi dan minta jatah sekali lagi. Tangan Rudy terus saja menggerayangi tubuh Azizah, kadang diremasnya payudara atau pantatnya dengan keras sehingga memberi sensasi perih bercampur nikmat bagi gadis itu. Sedangkan Pak Rudy sering menekan-nekan kepala gadis itu sehingga membuat Azizah terkadang gelagapan.
“Gila nih doketer, barbar banget sih” kata Azizah dalam hati.

Walau kewalahan diperlakukan seperti ini, namun tanpa dapat disangkal Azizah juga merasakan nikmat yang tak terkira. Tak lama kemudian Rudy menyiorongkan penisnya lalu berpindah ke mulut Azizah. Azizah kini bersimpuh di depan pria yang senjatanya mengarah padanya menuntut untuk diservis olehnya. Azizah menggunakan tangan dan mulutnya bergantian melayani penis itu hingga akhirnya penis Rudy meledak lebih dulu ketika ia menghisapnya.

Sperma si doketr langsung memenuhi mulut gadis itu, sebagian masuk ke kerongkongannya sebagian meleleh di bibir indah itu karena banyaknya. Pria itu melenguh dan berkelejotan menikmati penisnya dihisap gadis itu. Tak lama kemudian Pak Rudy pun menyemburkan isi penisnya dalam kocokan Azizah, cairan itu mengenai wajah samping dan sebagian rambutnya. Tubuh Azizah pun tak ayal lagi penuh dengan keringat dan sperma yang berceceran.

“Sus hebat banget, sepongannya dahsyat, saya jadi kesengsem loh” puji Rudy ketika beristirahat memulihkan tenaga.

“Sering-sering main sini yah Sus, saya kalau malem kan sering kesepian hehehe” goda Pak Rudy.

Cerita cinta Dokter dan suster - Azizah tersenyum dengan hanya melihat pantulan di cermin, katanya, “Kenapa nggak, saya puas banget malem ini, mulai sekarang saya pasti sering mendatangi dokter”

Jam telah menunjukkan pukul setengah dua kurang, berarti mereka telah bermain cinta selama hampir satu setengah jam. Azizah pun berpamitan setelah memakai jaket pinknya dan memakai kembali jilbab putih panjangnya. Sebelum berpisah ia menghadiahkan sebuah ciuman di mulut. Manam membalas ciuman itu dengan bernafsu, dipeluknya tubuh padat dan montok itu sambil meremas pantatnya selama dua menitan.

“Nakal yah, ok saya masuk dulu yah !” katanya sebelum membalik badan dan berlalu.
Lelah sekali Rudy setelah menguras tenaga dengan perawat alim yang cantik itu sehingga selama sisa waktu itu agak terkantuk-kantuk. Setelah pagi mereka pun pulang dan tertidur di tempat masing-masing dengan perasaan puas.

Setiap kali kalau ada jadwal piket bersama, mereka selalu ngentot. Dokter Rudy bermaksud menjadikan Suster Azizah yang alim berjilbab sebagai istri keduanya, oleh sebab itu dokter Rudy tidak memakai alat kontrasepsi apa pun jika ngentot dengan Suster Azizah. Rudy ingin wanita alim itu hamil, hingga terpaksa mau menikah dengannya sebagai istri keduanya. Hebat Dokter satu ini, selain dapat teman jaga malam sekaligus dapat teman ngentot dengan suster azizah setiap harinya. Dan Baca Foto Hot sebelumnya yang tidak kalah hot dengan judul " Foto Hot Penari Telanjang Club Malam Pamer Toket Dan Memek ". END by Cerita Seks Hot Dewasa ~ Cerita Seks Dewasa Terbaru, Cerita Mesum ABG, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Bergambar 2016, Cerita Seru Ngentot ~



cerita setubuhi suster dokter ,cerita dewasa ngentot suster dokter ,cerita ngewe dokter ,cerita dewasa ngentot suster ,cerita ngentot dokter  hamil,cerita ngentot dokter ,ngentot dengan wanita kesepian,cerita dewasa suster muda,cerita seks bergambar terbaru,kumpulan cerita suster selingkuh,suster selingkuh di kamar mandi,cerita selingkuh dengan dokter ,kumpulan cerita seks terbaru,cerita selingkuh dengan menantu,cerita ngentot bergambar,kumpulan cerita mesum sedarah,kumpulan cerita panas dewasa,cerita panas dengan Dokter dokter ,kumpulan cerita seks dewasa,kisah suster selingkuh,kisah nyata selingkuh,cerita seks indonesia terbaru,kumpulan cerita seks indonesia,cerita dewasa sedarah terbaru,cerita dewasa bergambar,cerita selingkuh ngentot,cerita dewasa ngentot suster ustadz,cerita mesum istri,kumpulan cerita dewasa terbaru 2015,cerita selingkuh,cerita mesum,cerita seks selingkuh dengan pacar dan ibunya,cerita dewasa istri,cerita dewasa 18,cerita seks dewasa,ngentot dokter ,cerita ngentot Dokter tiri,cerita ngentot dengan suster ,cerita ngentot Dokter dan suster ,cerita dewasa sedarah dengan dokter ,cerita ngentot suster ,bercinta dengan dokter ,kisah nyata bibi mesum dokter ,paman ngembat dokter ,video ngentot ibu,smu bandung ngentot d semak2,video ngentot perawan abg,cerita  cewek ngentot,cerita perselingkuhan bergambar,cerita sek melayu terkini,cerita keloni suster ,kumpulan cerita suster ,cerita seks suster rumah,kumpulan cerita dewasa terbaru,cerita seks Dokter dan suster ,cerita birahi sedarah,cewek jilbab ngentot,cerita seks sedarah bergambar,cerita panas suster nafsu,bokong montok suster ,cerita seks sedarah terbaru,cerita ngentot sama Dokter suster ,cerita dewasa ngentot Dokter kandung,bersetubuh dengan Dokter suster ,ngintip suster tidur,tubuh suster  nikmat,cerita seks bergambar,cerita seks smp,selingkuh dengan suster dokter ,cerita perselingkuhan istri,ngentot suster teman,kumpulan suster cerita,pekerjaan sekretaris,cerita ngentot,cerita dewasa Dokter kost,cerita dewasa terbaru,cerita ngentot dokter ,cerita dewasa sedarah dokter ,kumpulan cerita  ngentot,cerita  cewek sma ngentot,cerita  gadis jilbab ngentot,gambar cewek ngangkang,cerita  cewek jepang ngentot,anjing ngentot orang,kumpulan cerita seks bergambar,cerita birahi suster ,kisah ngentot sama suster ,cerita Dokter ajar suster setubuh,kisah sedarah Dokter dan suster ,Dokter main dgn suster kandung,cerita dewasa dokter  dan suster ,ngentot,film ngentot indonesia,video bokep ngentot,ngentot abg sma,cerita sex ngentotin suster suster yang montok,gairah suster montok,ngintip suster montok,cerita ngentot terbaru,cerita mesum ngentot anal dengan tante binal,cerita dewasa sek ngentot memek,cerita dewasa ngentot dokter ,ngentot Dokter tiri,cerita dewasa Dokter suster ,cerita ngentot suster  lagi tidur,nafsu Dokter suster ,cerita panas ngentot suster ,cerita seks abg dewasa,cerita ngentot abg,cerita seks dewasa hot tante,cerita hot dewasa bergambar,cerita suster selingkuh ngentot,cerita sekretaris pribadi nyepong,cerita  ngentot sekretaris cantik,sekretaris selingkuh,cerita panas,cerita panas suster ,cerita ngesex bergambar,kumpulan cerita ngesex dokter,cerita bergambar suster ,cerita ngesex suster ,cerita ngesex sedarah,cerita sek wanita desa yang montok,cerita  sek wanita indonesia,cerita seks selingkuh dengan pramugari,suster selingkuh dengan suster 


Read more

Senin, 20 Juni 2016

Cerita Seks Darah Perawan Menur Sang Penari Untuk Juragan

Cerita Dewasa xxx | Cerita Ngentot Terbaru | Cerita Sex Hot | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex IGO | Cerita Hentai | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Pribadi  - Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas antara Menur sang penari dengan Juragan Beras, karena terhimpit hutang akhirnya menur rela menyerahkan tubuhnya untuk dinikmati sang juragan dan mereka menikmati permainan tersebut, Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Seks Darah Perawan Menur Sang Penari Untuk Juragan ". Selamat menikmati.

Cerita Mesum Darah Perawan Menur Sang Penari Bohai

Cerita Seks Darah Perawan Menur Sang Penari Untuk Juragan
Cerita Sek Selingkuh  Darah Perawan Menur Sang Penari Untuk Juragan

Cerita Sex - Ibukota memang keras. Semua orang di dalamnya mesti berjuang dan berkorban biar tidak tersingkir, dan tidak semua jalan yang bisa dilalui itu terang-benderang…Izinkan saya menceritakan kisah hidup saya. Nama saya Darmini, tapi orang tidak banyak yang mengenal nama asli saya. Bapak dan Simbok memanggil saya Menur, itu panggilan biasa untuk anak perempuan di kampung saya, tapi artinya tidak hanya itu. Menur juga berarti montok alias sintal, dan rupanya arti itu yang lebih diingat banyak orang dalam kehidupan saya di Ibukota.

Masa kecil saya dihabiskan di kampung. Saya anak semata wayang, sekeluarga petani penggarap yang tak berpunya. Sejak kecil saya diajari menari oleh Simbok, karena beliau sendiri waktu muda adalah seorang penari, dan masih sering ditanggap kalau ada acara di kampung. Sayang, kehidupan kami yang damai di kampung terhenti ketika suatu hari saya dan Simbok dapati Bapak gantung diri.
Cerita Sexsomnia sang penari. Ternyata Bapak punya banyak utang gara-gara gila judi, dan bapak tidak mampu bayar utangnya itu. Kami jelas sedih karena Bapak sudah tidak ada, tapi juga bingung karena beberapa hari setelah Bapak dimakamkan, kami diusir dari rumah karena rumah kami disita bandar judi yang memberi utang kepada Bapak. Kami tak punya tempat tujuan, dan uang simpanan kami tak seberapa. Simbok akhirnya nekat mengajak saya pindah ke Ibukota mencari penghidupan

“Menur, kita ndak bisa apa-apa lagi di sini, di kota kita bisa coba cari uang, mudah-mudahan di sana mendingan daripada di sini,” kata Simbok.

Saya hanya lulusan SMP, Simbok lulusan SD. Kami sama-sama tidak sadar hidup di Ibukota begitu beratnya. Melamar kerja kesana-kemari, tidak diterima karena dianggap pendidikan kurang tinggi. Cari kerja yang tidak perlu ijazah, saingan banyak sekali. Akhirnya setelah cukup lama mencermati berbagai kesempatan yang ada, Simbok memutuskan untuk memanfaatkan keahlian kami. Dengan bermodal pakaian dan perlengkapan yang kami bawa dari kampung, serta radio tape bekas dan kaset-kaset musik tradisional yang kami beli dari pasar loak dengan sisa uang, mulailah kami berdua menjadi penari jalanan. Cerita Seru Ngentot Penari. Waktu gadis-gadis seumur saya yang di kota sedang siap-siap ujian akhir SMA atau menjalani tahun pertama kuliah, dan yang di desa menunggu dijodohkan oleh orangtuanya, saya mulai menjalani kehidupan baru, menjajakan keahlian seni tari bersama Simbok. Awalnya kami berkeliling Ibukota, sekadar mencari keramaian di mana kami bisa memperoleh beberapa lembar rupiah demi menyambung hidup.

Kami biasa mulai pagi-pagi, menjajaki jalan-jalan Ibukota untuk mencari orang-orang yang mau kami hibur dengan tarian kami. Ternyata tidak gampang juga mencari uang dengan cara seperti ini, paling-paling yang kami dapatkan hanya cukup untuk makan kami berdua, satu atau dua kali pada hari itu. Dan tidak di semua tempat kami bisa mendapat penonton yang bersedia membayar, kadang-kadang kami malah diusir atau dihardik. Setelah cukup lama, kami ketemu tempat di mana kami bisa selalu dapat penonton dan uang: satu pasar induk yang cukup besar, dan lingkungan di sekitarnya.
Cerita xxx penari vs juragan gatel. Kami pun menyewa satu kamar kontrakan murah di dekat Pasar. Banyak orang di Pasar, yang berasal dari kalangan menengah ke bawah, haus hiburan murah yang bisa bikin mereka ingat kampung masing-masing. Kehadiran kami di sana selalu disambut senyum, tawa, dan lembar-lembar uang yang kumal hasil perasan keringat mereka. Walaupun tak jarang lembar-lembar itu diberikan kepada kami dengan kurang sopan misalnya dengan diselipkan ke pakaian kami.

Apa saya dan Simbok memang menggoda? Entahlah . Saya sendiri tidak merasa cantik. Sebagai anak petani yang sering main di luar sejak kecil, kulit saya jadi agak gelap terbakar matahari. Tapi Simbok juga dari dulu selalu mengajari dan mengingatkan saya untuk merawat tubuh biarpun dengan cara sederhana, jadi biarpun sawo matang, kulit saya tetap mulus dan tidak jerawatan apalagi bopeng-bopeng lho.

Oh ya, tadi kan saya sudah cerita arti nama panggilan saya, Menur. Dipikir-pikir benar juga sih kalau dibilang saya montok. Tidak tahu kenapa, biarpun rasanya dari kecil makanan saya bergizi pas-pasan, kok tetap saja badan saya bisa jadi ya. Sebelum remaja saja buah dada saya sudah tumbuh, dan sekarang jadinya subur gumebyur sampai-sampai saya selalu kuatir dengan kemben saya tiap kali menari. Bokong saya juga kencang gara-gara dibentuk latihan olah tubuh dalam tarian.

Ada yang bilang bahenol atau montok, saya sih matur nuwun saja kalau ada yang anggap begitu. Herannya, biarpun atas bawah gede, tengahnya tidak ikut gede, perut dan pinggang saya masih singset. Saya anggap masih singset soalnya kayaknya nanti badan saya akan jadi seperti badan Simbok, tengahnya mulai ikutan lebar. Nah, kalau Simbok itu memang cantik. Sampai umur segitu pun beliau tetap cantik. Apalagi kalau sudah pakai sanggul dan rias, wuihh. Semua orang nengok dan tidak lihat apa-apa lagi.Cerita Mesum penari Ronggeng. Saya sendiri selalu merasa jelek lho kalau tampil bersama Simbok. Ah, tapi sedunia hanya saya sendiri yang nganggap muka saya jelek. Selain Simbok, orang-orang yang biasa nonton kami menari kok semuanya bilang saya cantik. Saya pikir, itu sih pinter-pinternya Simbok mendandani saya aja. Waktu pertama kali didandani buat ngamen, saya protes, kok repot amat. Rambut mesti disasak, disanggul, disunggar, pakai tusuk dan kembang. Muka mesti dibedaki tebal-tebal, sampai beda warna dengan badan. Mungkin tinggal tahi lalat di pipi saya saja yang tidak ketutupan. Alis saya yang sudah tebal dibikin tambah tebal. Bibir juga dikasih gincu warna merah mentereng. Saya waktu itu ngeluh,

“Kok sudah kayak penganten aja, Mbok.”

Simbok menjawab, “Yang namanya penari itu tidak boleh biasa-biasa aja, nduk. Mesti kinclong, manglingi. Kita mesti bikin senang yang nonton.”

Lama-lama saya biasa juga memakai riasan seperti itu, malah saya jadikan guyonan sama Simbok.

“Mbok, aku dah setiap hari jadi penganten, ntar kalau nikah beneran mesti kayak apa diriasnya?” Rias wajah yang tebal jadi bagian seragam kerja saya, sama seperti kemben, kain batik, dan selendang.

Tapi memang yang namanya nasib itu jalannya tidak ada yang tahu. Dua bulan kami menetap di dekat Pasar, musibah datang lagi. Waktu sedang nyebrang jalan, Simbok ketabrak mobil. Luka parah. Saya panik, orang-orang di sekitar ramai-ramai ngangkut Simbok ke rumah sakit. Tapi Simbok tidak tertolong. Simbok meninggal di rumah sakit setelah dua hari dua malam berusaha diselamatkan dokter di sana. Sebenarnya sejak ketabrak juga Simbok sudah tidak ada harapan, tapi entah kenapa beliau lama sekali meninggalnya. Cersex mesum dengan penari jawa. Sekaratnya sampai seharian. Sampai tidak tega saya melihatnya. Waktu itu ada yang bisik-bisik, mungkin Simbok pasang susuk, makanya meninggalnya susah. Orang kok tega ya ngomong seperti itu. Tapi apakah itu benar atau tidak, saya tidak mau tahu, biarlah itu jadi rahasia Simbok. Saya akhirnya sendirian di Ibukota, sepeninggal Simbok. Ditambah lagi, uang habis untuk mbayar rumah sakit dan pemakaman, malah mesti berutang ke mana-mana.

Saya tidak mampu mengadakan acara macam-macam buat Simbok, hanya bisa mendoakan sendiri semoga arwah Simbok bisa tenang di alam sana dan ketemu lagi dengan Bapak. Seminggu lebih saya di kontrakan saja karena terlalu sedih. Mungkin saban hari saya menangis, sedih mengingat Simbok, juga kesepian. Akhirnya saya memaksa diri untuk keluar lagi, ngamen lagi, karena uang sudah habis dan saya juga mesti hadapi para tukang tagih utang yang tidak mau tahu kesulitan saya. Skandal Sex anatar penari dan pelanggan. Jadi, seminggu sesudah Simbok dimakamkan, saya kembali siap-siap untuk keluar, menari. Di hadapan cermin saya tata rambut saya sendiri, saya pasang sanggul dan kembang, saya bedaki muka saya biar tidak kelihatan bekas-bekas menangis, saya pakai lagi kemben dan kain, saya sampirkan selendang di leher. Ealah, pas keluar kamar saya malah ketemu dengan ibu yang punya kontrakan.

Si ibu tidak pake basa-basi langsung nagih tunggakan 2 bulan. Saya tidak punya uang, jadi saya hanya bisa bilang maaf, dan si ibu malah ngancam secara halus. tidak apa-apa tidak bayar, katanya, tapi besok kamu keluar dari tempat saya. Haduh biyung, kok tidak habis-habis ya cobaan buat saya. Saya mau usaha dulu, kata saya, nanti akan saya bayar. Hari itu saya berangkat ngamen, berusaha cari uang buat hidup.

Sang Juragan Beras

Sialnya, hari itu pasar agak sepi, dan sesudah dua jam saya baru dapat Rp5000 sesudah menari di pangkalan ojek. Saya tidak bisa konsentrasi, kepala penuh dengan pikiran, gimana caranya supaya nanti kalau pulang sudah punya cukup uang untuk bayar kontrakan. Belum utang-utang lainnya. Menjelang siang, saya sedang jalan di barisan toko-toko besar di samping Pasar.

Dan di depan toko beras paling besar di Pasar, saya melihat Juragan sedang menghitung segepok uang. Beliau baru saja terima uang banyak, rupanya ada orang yang habis mborong. Saya waktu itu hanya kenal beliau sebagai ‘Juragan’. Beliau pemilik toko beras yang besar itu. Beliau sudah tua, lebih tua daripada Simbok, mungkin umurnya sudah 50 atau 60 tahun. Kepalanya hampir botak, rambutnya tipis beruban, kumis dan jenggotnya jarang-jarang. Badannya besar dan perutnya gendut.

Sekali dua kali saya dan Simbok pernah menari di depan tokonya, dan pegawai-pegawainya memberi kami uang tapi beliau tidak. Tapi beliau pernah meminjamkan uang kepada Simbok, dan Simbok sempat mengembalikannya. Saya beranikan diri menghampiri Juragan. Dia sendirian di depan toko, sementara anak buahnya sibuk di dalam dan di belakang. Tokonya sedang sepi, tidak ada pembeli.

“Juragan,” pinta saya. “Anu… saya…”

Juragan melihat saya dengan acuh. “Ada apa, Menur?”

“…saya… saya…” Duh, saya tidak kuat bilangnya. Tapi saya harus bilang. “…saya boleh pinjam uang, Juragan? Uang saya sudah habis untuk biaya pemakaman Simbok… sekarang saya mesti bayar kontrakan dua bulan…”

“Hah?” Juragan melihat saya dengan aneh, “Kamu perlu uang?”

“Tolong, Juragan,” saya meminta lagi, “Saya sudah ditagih, hari ini harus ada, atau saya diusir. Saya janji akan kembalikan secepatnya.”

Eh, kok Juragan langsung mengantongi segepok uang yang tadi dia hitung-hitung.

“Menur,” kata beliau dengan dingin, “Aku ini pedagang, bukan tukang ngasih utang. Kamu perlu uang? Kerja sana. Atau kamu jualan aja.”

“Saya sekarang juga lagi kerja, Juragan,” saya jengkel tapi tidak berani menunjukkan; sepertinya Juragan tidak mau meminjamkan uang. “hanya takutnya saya tidak bisa dapat cukup uang hari ini buat bayar kontrakan. Kalau jualan, saya ndak punya apa-apa, mesti jual apa?”
Cerisex sang penari ular yang sexy
Tapi kemudian tatapan Juragan kok berubah jadi aneh… Beliau mendekati saya dan merangkul saya. Tangannya yang besar itu memegang bahu saya.

“Siapa bilang kamu tidak punya apa-apa?” bisiknya. “Badan kamu bagus, Menur. Aku mau kok mbayar buat itu.” Beliau menarik badan saya mendekat ke badannya, sampai pipi saya nempel di samping dadanya yang gemuk.

“Ihh?!” saya kaget dengar bisikan Juragan itu. Duh, inikah yang namanya bisikan iblis? “Badan… saya?” Bisikan Juragan terus terngiang di kepala saya. Merinding bulu kuduk saya membayangkan apa maksudnya itu.

“Kalau kamu mau, Menur, aku lunasi tagihan kontrakanmu yang dua bulan itu sekalian mbayar untuk bulan depan,” bisik Juragan lagi.

Duh, biyung, saya mesti gimana? Saya perlu uang, tapi apa mesti dengan cara seperti ini? Tapi kalau tidak, bagaimana lagi? Yang ada saya bakal diusir, nggelandang, dan…ujung-ujungnya sama saja. Saya tidak punya pilihan lain…

“…mau, Juragan…” saya berbisik, lirih sekali sampai tidak kedengaran. Kalau saja tidak ketutupan bedak, mungkin sudah kelihatan muka saya berubah merah seperti cabe.

Juragan ketawa, badannya yang gendut itu sampai terguncang-guncang. “Bagus, Menur. Ayo ikut aku. Kamu ikutin aja kataku, nanti kubayar kamu, ya?”
Cerita seks selingkuh dengan penari jalanan
Lantai atas toko beras itu rumah Juragan. Juragan membawa saya naik tangga di samping toko, masuk ke rumahnya. Juragan ternyata tinggal sendirian. Saya penasaran, apa Juragan tidak punya istri? Kami masuk ke rumah Juragan. Saya terus memandangi lantai, tidak berani mengangkat kepala, tapi sekali-sekali saya ngintip kesana-kemari melihat keadaan.

Juragan rupanya tinggal sendirian di atas tokonya. Ada foto tua yang menunjukkan Juragan dengan seorang perempuan—istrinya kah? Juragan menggandeng tangan saya masuk ke satu kamar. Kamar tidurnya. Dia nyuruh saya duduk di ranjang. Saya duduk, sambil menundukkan kepala. Juragan berdiri di depan saya, mengamati sekujur tubuh saya. Dia menyentuh dagu saya, sambil bilang,

“Menur, angkat kepalamu, lihat aku.” Saya nurut. Mungkin dia lihat mata saya ketakutan setengah mati.

“Buka kembenmu,” katanya.

Dia taruh selembar uang Rp50.000 di samping saya. Saya menengok, melihat uang itu. Besar sekali buat saya. Biasanya seharian menari saya tidak pernah dapat uang sebanyak itu. Tapi saya tetap ragu. Juragan tiba-tiba mau mengambil lagi uang itu.

“Kalau tidak mau ya sudah,” katanya dengan nada kurang senang.
Cerita Seru ngentot memek penari jalanan
Tapi saya tahan uang itu dengan tangan saya, lalu saya ngangguk. Haduh, Simbok, Bapak, maafkan saya. Saya lepas ikatan kemben di punggung saya, lalu pelan-pelan saya urai lilitan kain kemben merah yang membebat badan saya. Pas tinggal selembar lilitan yang menutup buah dada saya, saya jadi malu, dan saya tahan selembar itu dengan lengan saya. Juragan tersenyum melihat saya.

“Wahh…susu kamu gede, ya? Bikin orang nafsu ajah…” saya lihat Juragan nyengir lebar setelah ngomong itu. sumpah, baru kali ini ada laki-laki blak-blakan ngaku seperti itu.

Lembar uang lima puluh ribu yang tadi ditaruh Juragan di sebelah saya dia ambil, lipat, lalu dia selipkan ke… aduh! Dia selipkan ke belahan dada saya!

“Itu buat kamu, Menur,” katanya. Duh, tidak percaya rasanya. Sebelumnya saya dan Simbok mesti menari seharian, sampai pegal-pegal, buat dapat uang kurang dari lima puluh ribu. Tapi… sekarang saya dapat uang sebanyak itu … kok gampang banget?

“Beneran buat saya…?” Masih tidak percaya, saya tanya lagi.

“Iya… asal kamu buka semuanya,” kata Juragan sambil menyeringai. “Badan kamu bagus, Menur. Montok… bahenol atau montok…”
Cerita hot Nenen toket gede penari jawa
Duh, apa maksudnya itu? Apa Juragan suka dengan tubuh saya? Seumur-umur belum pernah ada orang yang bilang itu ke saya… Jantung saya deg-degan mendengarnya. Juragan menarik kain kemben yang masih ditahan tangan saya, dan kainnya meluncur begitu saja tanpa saya tahan. Saya masih tutupi gunung kembar saya dengan kedua tangan. Aduh… malu banget rasanya, telanjang di depan orang lain…Tapi saya bisa dapat uang…

“Nah, Menur, sekarang buka kainnya, ya?” sekarang Juragan minta saya buka juga kain batik coklat yang saya pakai.

Mungkin karena tadi saya malu-malu dan lambat sekali waktu buka kemben, Juragan mendekati saya dan menyingkap kain batik saya. Saya sontak mundur, tapi tangan Juragan kemudian memegang pundak saya.

“Jangan takut, Menur…” katanya.

Juragan juga memegang paha saya yang masih sebagian tertutup kain batik. Dia remas sedikit paha saya. Suara “Eihh” keluar dari mulut saya, malu karena sentuhan Juragan. Tangannya kemudian nyelip ke bawah kain saya! Kulit tangan Juragan bersentuhan dengan kulit paha saya, dan saya makin deg-degan. Dia terus remas-remas paha saya. Saya nggigit bibir, takut keluar suara macam-macam dari mulut saya. Tangan satunya terus nyibak kain saya, sampai ke dekat pinggang… Duh, biyung, sedang diapakan saya ini? Kain saya tinggal nyangkut di pinggang saja, sementara kedua kaki, betis, dengkul, sampai paha saya sudah dikeluarkan dari bungkusnya, sedikit lagi kancut saya kelihatan! cerita Sex horny ngentot perawan jawa

“Rebahan saja, Menur!” suruh Juragan.

Saya nuruti perintahnya, pelan-pelan saya rebahkan badan atas saya. Kedua tangan saya tetap nutupi sepasang buah dada saya. Sanggul yang belum saya copot (apa seharusnya saya copot juga?) ngganjal belakang kepala saya. Dan sambil saya rebahan itu, tangan Juragan beraksi sangkutan terakhir kain saya di pinggang. Aduhhh biyung. Kedua tangan saya bagi tugas: satu melintang di depan dada, satu turun ke bawah nutupi kancut saya.

Saya ragu-ragu, tapi tidak tahu kenapa, saya juga kok ngerasa gairah saya bangkit? Waduh? Kok begini jadinya? Juragan terus-terusan melihat sekujur tubuh saya, sambil memuji.

“Ayo dong, tidak usah ditutupin,” kata Juragan. “Tanganmu disingkirin dong? Menur, kalau kamu mau kupegang, kutambah dua puluh ribu, ya…”

Kedua tangan saya dipegang Juragan, lalu pelan-pelan diletakkan di samping badan saya. Duh, buyar deh pertahanan saya. Sekarang susu saya tidak ada lagi yang menutupi. Sekarang kancut saya kelihatan.

“Euh… Juragan… mau pegang?” kata saya bingung. “Ja… jadi sekarang tujuh puluh ribu?”

Juragan juga sudah buka baju, dan hanya dengan bercelana pendek beliau naik ke ranjang, posisi merangkak di atas badan saya. Gede sekali badannya, kalau dilihat di atas pasti saya ketutupan.

“Eh!?” pekik saya waktu tangan Juragan yang besar menggenggam buah dada saya.

“Wooh, Menur, empuk ya susumu,” kata Juragan. “Kenyal-kenyal kalau diremas…”

“Kh… ihh… apa iya…?” kata saya, sambil merasa jari-jari Juragan memenceti sepasang buah dada saya. Muka Juragan mendekat ke muka saya.

“Bibir kamu nggemesin, Menur. Merah, kelihatannya empuk… Ayo, cium aku,” pintanya.

“Ci… cium?”

“Ya. Belum pernah ciuman? tidak susah kok, hanya bibir ketemu bibir.”

“Eh… kalau cium bibir saya belum pernah, Juragan… paling-paling cium pipi, cium tangan…”

“Ya udah, tidak apa-apa! Ayo…”

“…”
Cersexgam memek perawan jawa amoy 
Muka Juragan yang lebar itu menempel ke muka saya, bibirnya yang lebar menempel ke bibir saya, memaksa mulut saya terbuka. Duh, lidahnya ikut main juga, masuk-masuk ke mulut saya, mengajak bergulat lidah saya. Beda sekali rasanya dengan cium pipi atau cium tangan, rasanya hangat, geli… Saya kurang suka bau mulut Juragan, jijik dengan lidahnya yang basah, tapi saya merasa tidak mau melawan, tidak tahu kenapa… Lidahnya melumat lidah saya, bibirnya melumat bibir saya.

Lama sekali kami ciuman, ciuman saya yang pertama, kepala saya terhimpit kepalanya. Duh, yang saya lakukan ini salah tidak ya? Iya, saya mulai sadar saya sedang jual badan saya… itu sebenarnya salah, tapi kok… kenapa saya jadi tidak peduli? Kenapa saya malah jadi bergairah membayangkan bagaimana kelihatannya saya sekarang? Saya nyaris telanjang, susu saya habis diremas-remas, bibir merah saya dilalap, dan badan saya dihimpit badan laki-laki. Bunyi-bunyi jilatan, desahan, dan cairan di mulut saya. Dan saya malah makin larut. Lidah saya mulai menjilat balik lidah Juragan. Air liur Juragan saya telan.

“Uaahhh…” keluh saya ketika Juragan akhirnya menarik bibirnya.

Sisa liur kami dari ciuman basah tadi masih nyantol seperti tali yang menyambung bibir saya dan bibir Juragan.

“Juragan… rasanya kok beda ya…” kata saya. “Jiah!”

Saya kaget waktu Juragan mencubit-cubit pentil saya.

“Gimana Menur, kamu suka dicium seperti tadi? Enak kan?”

“Ahn…” desah saya karena keenakan pentil saya dimain-mainkan, akibatnya omongan saya sudah tidak terkendali,

“Iya Juragan… saya suka dicium kayak tadi…”

“Bener? Bagus, bagus,” Haduh! Juragan nyentuh bagian depan kancut saya! Katanya, “Aku bikin kamu tambah enak di sini ya?” Ceritsex Toket gede penari jawa yang Bohai

Juragan menyibak kancut saya dan menowel… menowel… itil saya!

“Coba kalau begini…”

“Nhaaaa!! Iyhaaah? Aahh… jangan!!”

Seperti kesetrum saya waktu itil saya ditowel dan dikocok jari-jari Juragan. Kenapa ini… kok badan saya bereaksi seperti itu?

“Ooh… heehhh… aduh Juragan… kena…pa ini?” saya meracau, bingung dengan badan saya sendiri.

Saya belum pernah disentuh orang di bagian situ. Sumpah, saya tidak tahu ada apa gerangan. Rasanya ada sesuatu yang mau keluar dari dalam badan saya… Saya takut. Juragan terus memain-mainkan itil saya tanpa ampun. Rasanya panas dingin, kalang kabut, merinding! Dan… aduh, nikmat! Ditambah lagi, sekarang Juragan memasuk-masukkan jarinya juga ke… belahan memek saya!

“Aduh, aduh, ahh… Juragan! Juragan udah… jangan! Ah… saya… saya… aduh juragan ada yang mau keluar Juragan… aduh…”

Memang, saya merasa seperti mau pipis… Haduh bagaimana ini, masa’ saya pipis di depan Juragan? Jari-jari Juragan terus main di kemaluan saya, dan tidak tahu kenapa, saya malah ngangkat-ngangkat selangkangan saya! Sexcrit Penari memek ngangkang 

“Uuuuaaahhh… iyaaA!!”

Bobol-lah pertahanan saya akhirnya, dan terdengar bunyi “criiit” dari itil saya yang memuncratkan sesuatu. Aduhhh… malunya. Saya merasa seperti barusan pipis di ranjang Juragan. (Belakangan saya tahu itu bukan pipis). Tapi… kok rasanya enak dan nikmat sekali, sampai ada yang keluar dari badan saya sesudah itil dan memek saya dimain-mainkan Juragan? Sampai saya ngangkat pinggul saya?

“Haahh… haduhh…” Saya tersengal-sengal, sehabis ngecrit, badan saya seperti habis kena setrum atau kesambar petir. Duh, edan tenan. Sampai gemetaran. Juragan senyum di depan muka saya, sambil bilang, “Nah, itu buat permulaannya, Menur…”

Dan tahu-tahu saja, Juragan sudah buka celana, dan menempelkan… menempelkan… anunya di belahan memek saya!

“Aduh, Juragan…! Itu… Kok ditempel ke anu saya?!” kata saya. Memang saya belum tahu banyak mengenai badan laki-laki dan wanita.

“Ini namanya kontol, Menur,” Juragan menjelaskan, “Kontol ini mau masuk ke memekmu…”

Saya melotot melihat anunya Juragan yang gede dan berurat itu. “Tapi… tapi tidak bakal muat, Juragan!”

“tidak apa-apa… Kukasih kamu tiga puluh ribu lagi kalau kamu mau kumasuki.”

Kali ini Juragan tidak nunggu jawaban saya. Beliau langsung saja menurunkan badannya yang besar itu, menghimpit badan saya di bawahnya. Dan anunya… kontolnya… masuk ke memek saya! Ampuun! Sakit! Saya sampai njerit!

“AaaaAAAA!! Aduuuu!!”

Juragan mendengus dan menggerung. “Huoooh! Kamu masih perawan ya Menur!? Sempit banget!”

Perawan? Aduh biyung… saya diperawani Juragan! Badan Juragan yang berat menindih badan saya, dadanya menggencet susu saya, kontolnya yang gede itu mencoblos memek saya… menerobos kehormatan saya… Saya merasa sakit campur nikmat campur malu… Aduh, Bapak, Simbok, saya sudah bukan perawan lagi!

“Aku masuk lebih dalam lagi, ya, Menur?” Juragan bertanya tanpa menunggu jawaban, menerobos tambah dalam ke anu saya. Saya hanya bisa bersuara ah uh saja. Lalu pelan-pelan Juragan menarik kontolnya sampai keluar semua… Beliau raih belakang kepala saya, nyuruh saya melihat. Di kontolnya kelihatan bercak darah, darah perawan saya! Haduh biyung. Juragan ketawa, lalu beliau cium bibir saya lagi. Sambil mencium, anunya dia masukkan lagi ke memek saya.

Saya njerit lagi, tapi mulut saya ketutupan mulutnya. Sesudah itu Juragan terus nggenjot saya, keluar masuk, keluar masuk, tambah lama tambah kencang. Badan saya diguncang-guncang, kepala saya menTidak-nTidak, sepasang susu saya gondal-gandul, digoyang gerakan Juragan. Saya sampai tidak bisa ngomong, hanya bisa ndesah dan njerit tidak karuan. Cerita dewasa memek menur perawan jawa

Saya berusaha minta Juragan jangan kencang-kencang, tapi beliau tidak mendengarkan. Tapi…kok saya merasa nikmat, ya? Duh, saya lagi di… dientot sama Juragan, dan saya baru tahu ngentot itu… enak… sudah gitu… saya… dibayar? Kenapa ndak dari dulu saja, ya?Terlintas pikiran seperti itu dalam kepala saya. Tapi saya acuhkan. Saya luluh akibat gempuran-gempuran Juragan. Waktu beliau rebahan dan minta saya tegak, saya nurut. Dan badan saya gerak sendiri, naik-turun sambil masih tersodok kontolnya.

“Aah! Aiih!! Hiih!”

Duh, saya sudah tidak tahu lagi apa yang keluar dari bibir saya, atau seperti apa kelihatannya saya. Muka saya pasti kelihatan mesum banget. Dada saya gonjang-ganjing. Juragan kelihatan senang.

“Hah… uh… Ayo terus Menur… aku senang ndengar suaramu kalau dientot… mbikin tambah nafsu. Kamu juga suka, kan?” Juragan berusaha ngajak bicara. Saya njawab dengan lenguhan dan ocehan tidak jelas, ah-ah uh-uh. “Hauhh… Ga…n! Enakh… ahh…”

“Menurh… uh… nanti kalau udah sampai… kamu njerit yang keras ya?” pinta Juragan di sela-sela nafasnya yang memburu.

“Sampai?” Saya bingung apa maksudnya.

“Nanti juga kamu… uh… hh… rasa sendiri,” kata Juragan.

“Yang seperti… uh… tadi. Aku mau… keluarin di dalam kamu kalau kamu udah… sampai, ya?”

“Hah… ough… di… dalam?” sumpah, saya tidak ngerti apa maksudnya Juragan, dan tidak sempat mikir juga. Mana sempat mikir, kalau kepala saya penuh dengan perasaan nikmat karena dientot Juragan. Tapi tidak lama kemudian saya merasa ada yang memuncak dalam badan saya, seperti waktu itil dan memek saya dimain-mainkan tadi. Apa sudah waktunya? Cerita Hot memek penari jawa

Saya tidak bisa kendalikan badan saya. Saya makin getol nggoyang pinggul, merasakan kontol Juragan dalam anu saya.

“Eahh!! Uwahh!! Haduhh!! JURAGAAAN!! ANNGGGHHHH!!” Dan menjeritlah saya.

Juragan mendengar saya njerit, dan langsung memegangi tangan saya sambil ngangkat pinggulnya sehingga burungnya masuk sedalam-dalamnya ke memek saya.

“Khn! Ghooh!”

Mata saya melotot, mulut saya nganga, mungkin lidah saya menjulur keluar, saya sudah tidak peduli semesum apa tampang saya selagi saya menjerit keenakan itu. Saya merasakan ada yang keluar di dalam kemaluan saya. Basah dan hangat. Dari anunya Juragan. Untuk pertama kalinya ada orang yang menebar benihnya di dalam badan saya.

“Hiyahh…” erang saya.

Badan saya condong ke depan, kedua tangan saya bertumpu ke dada Juragan, kepala saya mendongak, menganga sambil memekik. Dan akhirnya ambruklah badan saya ke dada Juragan, ngos-ngosan, mendesah-desah. Susu saya yang tergencet jadi menyembul ke samping badan, pentilnya mencuat keras. Beberapa lama saya terkulai di atas badan Juragan yang empuk. Dia kemudian menggeser saya dan bangun, lalu memakai lagi bajunya. Sambil berpakaian, dia ngomong ke saya.

“Hehehe. Lumayan juga bisa ndapat perawan siang-siang begini… Kalau kamu mau, Menur, cari uang itu tidak susah…”

Beliau jatuhkan enam lembar lima puluh ribuan ke dekat muka saya. Saya nggeletak tidak karuan di ranjang Juragan, mandi keringat, ngos-ngosan. Cerita hentai memek penari yang masih perawan

“Itu buat kamu,” kata Juragan. “Cukup kan buat bayar kontrakan kamu tiga bulan?”

Saya berbaring agak lama sampai akhirnya kekuatan saya kembali. Buru-buru saya pakai lagi kemben dan kain saya. Haduh, tampang saya pasti sudah ndak karuan. Bedak saya sampai luntur dan nempel di seprai ranjang Juragan. Juragan terus duduk memperhatikan saya yang kalang kabut pakai baju. Beliau diam saja. Saya pamitan dan buru-buru turun. Di bawah, di depan toko mulai ramai. Beberapa orang pegawai Juragan manggil saya, tapi saya tidak berani menghadapi mereka, apalagi pas acak-acakan begini. Saya sampai setengah lari meninggalkan toko beras Juragan, langsung ke kontrakan. Ee, ternyata ibu pemilik kontrakan lagi nangkring di depan.

“Siang-siang kok udah balik, Menur? Lah, kok berantakan gitu? Habis ngapain kamu?”

Semua pertanyaannya saya acuhkan, saya jejalkan uang yang saya dapat ke tangannya, lalu saya langsung mabur ke kamar. Saya langsung buka pakaian serta sanggul, masuk kamar mandi, dan mandi…ngguyur sekujur tubuh, cuci muka. Masih tidak percaya apa yang barusan saya lakukan dengan Juragan. Saya barusan serahkan keperawanan saya ke Juragan… ditukar uang kontrakan tiga bulan. Apa saya sedih atau malu? Apa saya mestinya sedih atau malu? tidak tahulah… Tapi yang terjadi malah tangan saya mulai meraba-raba selangkangan saya, memainkan itil saya seperti yang dilakukan Juragan tadi…

*****

Saya si Menur, penari jalanan. Ini kisah kehidupan saya. Sesudah hari itu, ada yang berubah dalam kehidupan saya. Saya tetap mencari penghidupan dengan menari untuk orang-orang di Pasar. Tapi ada yang lain…sekarang, kapan saja saya perlu uang, saya tidak lagi segan-segan menawarkan badan saya kepada laki-laki. Saya tahu ini tidak benar, dan harusnya saya berhenti, tapi godaan duit terlalu kuat. Saya si Menur, penari jalanan, semua orang di Pasar kenal saya. memek tembem penari jawa yang nikmat

Siapa yang tidak kenal si Menur yang berkemben merah, berbedak dan bergincu tebal, bertahi lalat di pipi. Dan sekarang saya dikenal juga sebagai Menur yang susunya montok, pantatnya sintal, goyangannya mantap. Sudah malam, dan saya baru saja menari buat beberapa orang supir truk pengangkut sayur yang habis bongkar muatan. Saya kalungkan selendang saya ke salah seorang, saya beri senyum manis dan saya bisikkan harga saya kalau dia mau.

“Bener nih, segitu?” kata si supir yang bertubuh kerempeng, berambut cepak, dan mulutnya bau minuman.

“Iya Bang… tapi buat satu orang aja ya… kalau yang lain mau ikutan, nambah.”

“Hehehe,” katanya sambil menjamah kemben saya.

“Mau dong nyobain,” dia remas buah dada saya.

Dari semua orang yang ada di sana, hanya dia dan satu orang temannya yang ‘nanggap’ saya. Saya bawa supir-supir itu ke deretan kios kosong di dalam pasar, yang tidak laku-laku disewa karena letaknya terlalu ke dalam. Saya buka salah satunya dan saya nyalakan lampunya, dan dua orang supir itu pun saya layani di sana. Saya digilir mereka berdua di sana. Mereka minta saya layani mereka sekaligus. Jadilah saya dijepit mereka berdua… satu orang ngentoti memek saya, dan yang satunya saya kasih bokong saya.

“Waduh, Neng, pantatnya sempit amat, nih,” kata orang yang nyoblos pantat saya. “Baru pertama kali?”

“Ah, Tidak Bang,” kata saya malu-malu, disela nafas memburu.

Temannya iseng menanya, sudah pernah sama berapa orang saya bersetubuh. Berapa ya? Saya pikir mungkin dua puluh atau lebih. Saya tidak ngitung. Saya tidak peduli… yang saya pikir hanya kerja seperti ini lebih gampang dapat uang. Saya juga tidak pernah merasa sendirian lagi.

“Uohhh… buang di dalem boleh gak Neng?” tanya supir yang di depan saya.

Saya ngangguk. Dia muncrat di dalam memek saya. Saya ngerti itu sebenarnya bahaya, tapi rasanya lebih enak… anget dan lebih puas aja rasanya. Dan sesudahnya, saya dapat duit. Sebulan-dua bulan sesudah Juragan ngambil kegadisan saya, saya jadi makin berpengalaman sebagai lonte. Sudah banyak orang di Pasar yang merasakan badan saya: kuli, pedagang, preman, petugas, tukang ojek, supir dan lain sebagainya. Dan saya pun jadi makin akrab dengan mereka semua. cerita panas penari jawa dientot juragan beras.

Saya seperti nyimpan semua rahasia mereka. Hihihi… Saya tahu siapa yang kontolnya paling gede, siapa yang lemah syahwat, kadang-kadang saya sampai tahu urusan rumah tangga mereka. Saya tahu orang-orang yang sehari-harinya kelihatan galak atau rajin ke tempat ibadah, tapi kalau sudah pengen, mereka nyari saya juga. Saya juga berkali-kali tidur dengan Juragan. Juragan sering nyuruh saya coba hal-hal baru. Misalnya ngemut dan nyedot. Atau pakai buah dada saya buat njepit kontol.

Juga bahwa lubang pantat saya bisa dientot juga. Duh, waktu pertama kali nyoba itu, saya jejeritan. Sakit! Minta ampun sakitnya. Tapi lama-lama kebiasa juga. Saya juga jadi makin kenal dengan Juragan. Perempuan yang ada di foto bersama Juragan itu benar istrinya, tapi sudah meninggal. Meninggal waktu melahirkan anak pertama, anaknya juga tidak selamat. Juragan selama ini kesepian, dan kehidupannya hanya ngurus toko beras saja.

Saya jadi kasihan sama Juragan, ternyata beliau sendirian juga seperti saya. Saya juga jadi tahu bahwa dulu, sewaktu muda dan masih tinggal di kampungnya, Juragan pernah kepincut seorang penari juga. hanya waktu itu Juragan belum punya apa-apa, apalagi penari itu juga simpanan seorang camat. Juragan hanya bisa nonton dan mengagumi dari jauh tiap kali si penari itu mentas.

Kata Juragan, saya mirip penari itu. Mungkin karena itu juga Juragan selalu minta saya pakai pakaian dan riasan penari lengkap tiap kali beliau nanggap saya…Yah, saya juga ikut senang kalau bisa bikin Juragan senang. Makin hari saya makin larut dalam kehidupan sebagai penari yang juga jualan badan. Karena uang, harga diri saya lupakan, dan saya jadi bahan pelampiasan nafsu laki-laki. Cerita bokep penari jawa ngewe juragan beras

Tiap kali ada orang menggencet saya, menjamah saya, memasuki badan saya… sebenarnya saya ingat jalan ini tidak benar, tapi badan saya terus minta lebih. Saya jadi tidak tahu lagi apa saya masih terus melakukannya hanya karena duit. Makin lama saya makin gawat. Melayani dua-tiga orang sekaligus. Sudah tidak terhitung orang yang membuang benih di dalam rahim saya. Saya pun makin berani.

Akhirnya saya tidak bisa lagi hitung berapa orang yang sudah merasakan badan saya, dan saya pun bunting… Wajar, kalau ingat sudah begitu banyak orang yang bisa menghamili saya. Tapi saya terus melacur walaupun perut saya membesar. Dan saya juga terus datang ke Juragan. Terakhir kali saya tidur dengan Juragan, perut saya sudah mulai menonjol, dan beliau kelihatan agak khawatir dengan saya.

“Sudahlah Menur… Kamu berhenti saja, ingat keadaan kamu,” kata Juragan sambil pelan-pelan menggenjot saya.

“Ndak apa-apa Juragan…” kata saya.

Saya tersenyum buat Juragan. Saya ingat dulu saya tidak senyum buat beliau waktu pertama kali beliau tiduri saya. Tapi sekarang, di antara semua pelanggan saya, saya hanya bisa senyum untuk Juragan… Senyum setulus hati. Kenapa? Entahlah… saya sendiri juga tidak tahu. Mungkin karena sesudah Simbok meninggal, Juragan-lah yang paling dekat dengan saya? Yang jelas saya sungguh menikmati saat-saat bersama Juragan. Termasuk sekarang, waktu beliau sedang senggama dengan saya, sambil tampangnya khawatir. Rasanya saya ingin bikin beliau tidak khawatir. Bukannya sakit, malu, atau jijik, saya bahagia tiap kali badan Juragan bersatu dengan badan saya. Cerita Porno juragan beras ngentot memek penari jawa

Hampir setahun sesudah saya dan Simbok meninggalkan rumah untuk jadi penari jalanan di Jakarta, ada satu lagi kejadian yang ngubah hidup saya. Saya sudah enam bulan bunting, tapi tetap masih keliling menari… Saya seharusnya sudah berhenti. Tapi saya mbandel. Saya pingsan di jalan. Pastinya ada yang melihat dan membantu saya, soalnya saya siuman di rumah sakit. Tengah malam. Dan di samping tempat tidur rumah sakit, duduk sendirian sambil pegangi tangan saya, ada Juragan.

“Kamu sudah sadar Menur? Syukuuur…” kata Juragan sewaktu melihat saya siuman.

Juragan menangis. Saya tidak bisa apa-apa karena masih lemas. Selanjutnya Juragan kasih tahu saya, beliau dan anak buahnya yang bawa saya ke rumah sakit. Dan bahwa saya keguguran.

“Duh, untung kamu masih selamat, Menur… Tapi anakmu…” Juragan bilang itu semua sambil nangis.

Beliau bilang teringat istrinya, dan sudah takut saya bakal mengalami kejadian yang sama. Beliau genggam tangan saya erat-erat, tidak dilepas-lepas. Dan…

“Menur, maaf… maafin aku. Kalau bukan karena yang pertama kali itu, kamu tidak usah sampai seperti ini… Aku salah, Menur, aku yang ndorong kamu sampai jadi begini… Salahku gede sekali sama kamu, Menur…”

Dengan sedikit kekuatan yang sudah muncul, saya coba rangkul beliau sebisanya.

“Juragan… tidak apa-apa… mungkin ini sudah jalan hidup Menur…”

“tidak, tidak boleh lagi, Menur… Mulai sekarang biar aku yang nanggung kamu, Menur. Kamu tidak boleh lagi melacur. Biar aku nebus dosaku ke kamu, Menur.”
Cerita dewasa terbaru 2016 ngentot memek jembut lebat sampai crot
“Juragan…” saya hanya bisa bilang itu karena masih lemah, sambil berusaha senyum. Kata-kata Juragan penuh arti…

Juragan mendekatkan mukanya ke muka saya

“Jangan panggil Juragan lagi… panggil namaku saja… namaku…”

Ibukota memang keras. Tapi buat mereka yang gigih dan mujur, selalu ada jalan. Sesudah saya keluar dari rumah sakit, Juragan melamar saya. Sekarang saya sudah jadi istri Juragan, dan kehidupan saya jadi jauh lebih baik. Waktu kondangan pernikahan, semua orang di Pasar datang dan memberi selamat ke saya, si Menur, penari jalanan berkemben merah yang sudah ketemu jodoh.

Untungnya, Juragan termasuk dihormati di Pasar dan semua orang tidak ada yang mempermasalahkan pilihan beliau untuk mengangkat saya yang hina dan pernah terjerumus ini. Kini hari-hari saya dihabiskan mengurus Juragan dan membantu Juragan menjalankan toko beras. Juragan dan saya sadar bahwa perbedaan umur kami itu jauh banget, dan Juragan juga sudah tidak muda.

Saya berusaha menjalankan peran sebagai istri dengan sebaik-baiknya untuk Juragan. Tapi ada peran lama saya yang tidak saya lupakan. Sesekali, kalau Juragan minta, saya akan kenakan lagi kemben merah dan batik, sanggul dan kembang, bedak tebal dan gincu merah, untuk kemudian melayani Juragan di ranjang. Memang dulu penampilan penari saya yang membuat Juragan kesengsem, dan memang dengan berpakaian seperti itulah saya jalani malam pertama kami. Itu jadi kenangan penting buat kami, waktu Juragan didatangi seorang penari jalanan. Yang akhirnya membikin juragan kesengsem dan ketagihan.  Baca kisah seks bergambar sebelumnya yang tidak kalah hot dengan judul " Cerita Seks Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka Nyepong Kontolku ". END by Cerita Seks Hot Dewasa ~ Cerita Seks Dewasa Terbaru, Cerita Mesum ABG, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Bergambar 2016, Cerita Seru Ngentot ~


Cerita Hot Cewek China Pake Seragam Suster, kumpulan Cerita ngentot,Cerita cewek jepang ngentot,Cerita ngentot anak smu,nafsu ibu mertua,cerita dewasa ngentot istri tetangga,cerita ngentot berCerita,tidur tanpa celana dalam,doa sebelum tidur,ngintip pembantu tidur,cerita panas ngentot mertua,cerita ngentot ibu tiri,bersetubuh dengan ibu mertua,cerita dewasa pembantu muda,cerita ngentot pembantu,tubuh mertua nikmat,ngentot ibu tiri,cerita ngentot ibu dan anak,cerita dewasa ibu mertua,cerita pengantar tidur,tempat tidur anak,Cerita pacar saat tidur abis ngentot,Cerita ngentot,Cerita toket gede,Cerita cewek ngangkang,Cerita cewek ngentot,Cerita orang ngentot,Cerita orang ngentot,gadis abg ngentot,smu bandung ngentot d semak2,anjing ngentot orang,Cerita ngentot,koleksi Cerita bokep,anak abg ngentot,ayu azhari ngentot,Cerita ngentot artis indonesia,Cerita artis indonesia terhot,cewek jilbab ngentot,jilbab ngentot,abg indonesia ngentot,Cerita abg mesum,kumpulan Cerita abg mesum,Cerita ngentot perawan,Cerita cewek jilbab ngentot,jembut cewek,nonok cewek indonesia,Cerita bokep artis indonesia,kemaluan wanita cina,Cerita bentuk kemaluan wanita,Cerita hot cewek indonesia,Cerita hot cewek sma,Cerita hot cewek abg,video bokep perawan,video ngentot darah perawan,video ngentot perawan,adegan mesum anak sma,video gadis pecah perawan,video ngentot ibu,Cerita bule lagi ngentot,ngentot,Cerita ngentot kontol gede,Cerita payudara montok,montok ngangkang,montok video,payudara besar dan montok,Cerita kontol gede ngentot,Cerita kontol ngaceng,Cerita kontol besar,Cerita kontol arab,kontol masuk tempek,cewek arab cantik,video cewek cantik ngentot,Cerita abg smu mesum,Cerita cewek jilbab ngentot,Cerita cewek cantik,video cewek ngentot,payudara montok,pamer toket gede,video ngentot sma,abg toge ngangkang,Cerita pecah perawan,video pecah perawan aku,Cerita syur artis indonesia,Cerita cewek sma ngentot,cerita dewasa sedarah dengan mama,Cerita hot artis indonesia,Cerita mesum artis,Cerita bokep artis indonesia,koleksi Cerita syur artis indonesia,Cerita anak sd ngentot,Cerita lagi ngentot,kumpulan cerita seks dewasa,ngentot abg sma,Cerita pepek perempuan,toge montok,ginisang toge,cewek toge,toge her,cewek cantik ngentot,anjing kawin dengan wanita,manusia kawin dengan binatang,krisdayanti ngentot,cewek nakal indonesia,cewek jilbab nakal,cewek panggilan di jakarta,Cerita gadis nakal,cara membesarkan payudara,payudara montok indonesia,puting payudara montok,Cerita tetek montok,Cerita abg ngentot,Cerita ngentot barat,kumpulan Cerita bule ngentot,Cerita cewek barat ngangkang,Cerita gadis ngentot,video ngentot gadis indonesia,Cerita kontol gede,toket gede indonesia,susu perawan montok,toket gadis abg,Cerita artis ngentot,kumpulan Cerita bokep,Cerita bokep,Cerita cewek ngentot,Cerita gadis jilbab ngentot,memek’ cewek,Cerita gadis abg ngentot,Cerita abg smp ngentot,Cerita memek,itil jembut,Cerita memek indo,Cerita abg ngentot,gadis smu cantik ngentot,gadis abg nakal gadis smu,Cerita lagi ngentot orang jepang,Cerita bugil,Cerita bugil suster tercantik China, suster cantik pake baju ping bugil, galeri Cerita hot martisha terbaru, mama ines bugil Cerita galery, Cerita suster pakai seragam sampai bugil, Cerita telanjang suster payudara gede, Cerita ibu guru sexi, Cerita cewek jepang bugil di mobil bak, Cerita bugil suster cantik hot, Cerita cwek kntoran haus sex,Cerita bugil suster tercantik China, suster cantik pake baju ping bugil, galeri Cerita hot martisha terbaru, mama ines bugil Cerita galery, Cerita suster pakai seragam sampai bugil, Cerita telanjang suster payudara gede, Cerita ibu guru sexi, Cerita cewek jepang bugil di mobil bak, Cerita bugil suster cantik hot, Cerita cwek kntoran haus sex,

Read more

Sabtu, 18 Juni 2016

Cerita Seks Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka Nyepong Kontolku

Cerita Ngentot Terbaru | Cerita Sex Hot | Cerita Dewasa Terbaru 2016 | Cerita Sex IGO | Cerita Hentai | Cerita Dewasa xxx | Cerita Esex-esex | Cersex | Cerita Seks Pribadi  - Kali ini asyik coi mempersembahkan Kisah panas Joshua yang doyan sex , bahkan saat dia dirawat dirumah sakitpun dia tetap melakukan hubungan sex dengan para suster di rumah sakit dan mereka menikmati permainan tersebut, Simak kisah lengkapnya yang berjudul " Cerita Seks Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka Nyepong Kontolku ". Selamat menikmati.

Cerita  Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka Ngemut Kontolku

Cerita Seks Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka Nyepong Kontolku
Cerita Seks Ngentot Suster Perawat Rumah Sakit Yang Suka ngemut Kontolku

Cerita Sex - Suatu siang sedang terjadi keributan, ga jelas siapa lawan siapa… saat itu aku melintas dengan mobil Toyota fortunerku sendirian dan sedang asyik dengerin radio Suara Surabaya… cuek saja saat melintasi perkelahian itu sambil sedikit menoleh ke arah seorang laki-laki yang sedang dikeroyok 4 orang lawannya… dia dikejar habis-habisan dan mencoba menerobos kerumunan penonton untuk mencari selamat. Kagetnya saat aku sadar siapa laki-laki yang sedang dikejar tersebut… ternyata dia Kakak temanku… namanya Roy. Yang ga jelas kenapa dia ada di sana dan dikeroyok, tapi aku sudah tidak sempat berpikir lebih jauh… segera saja aku pinggirkan kendaraanku dan aku turun untuk membantunya.

Cerita Dewasa - Aku tarik 2 orang yang sedang memukulnya karena Roy sudah jatuh terduduk dan dihajar berempat… sekarang Roy mengurus dua orang dan aku dua orang… memang masih tidak seiimbang… dalam perkelahianku aku berhasil menangkap satu dari lawanku dan aku jepit kepalanya dengan lengan kiriku sedang lengan kananku aku gunakan untuk menghajarnya…Dan sementara aku berusaha menggunakan kakiku untuk melawna yang satunya lagi… aku tidak sempat lihat apa yang dilakukan Roy… waktu seakan sudah tidak dapat dihitung lagi demikian cepatnya sampai hal terakhir yang masih aku ingat adalah aku merasakan perih di pinggang kanan belakangku… dan saat kutengok ternyata aku ditusuk dengan sebilah belati dari belakang oleh entah siapa… sambil menahan sakit aku merenggangkan jepitanku pada korbanku dan berusaha melakukan tendangan memutar… sasaranku adalah lawan yang di depanku. Namun pada saat melakukan tendangan memutar sambil melayang…

Cerita Ngentot - Dengan tiba-tiba aku melihat ayunan stcik soft ball ke arah kakiku yang terjulur… ga ampun lagi aku jatuh terjerembab dan gagal melancarkan tentangan mautku… sesampainya aku di tanah dengan agak tertelungkup aku merasakan pukulan bertubi-tubi… mungkin lebih dari 3 orang yang menghajarku. Terakir kali kuingat aku merasakan beberapa kali tusukan sampai akhirnya aku sadar sudah berada di rumah sakit. Aku tidak ingat berada di rumah sakit mana yang pasti ribut sekali dan ruangannya panas… dalam ruangan tersebut ada beberapa ranjang… pada saat aku berusaha untuk melihat bagian bawahku yang terluka aku masih merasakan nyeri pada bagian perutku dan kaki kananku serasa gatal dan sedikit kebal ( mati rasa )… aku coba untuk geser kakiku ternyata berat sekali dan kaku. kemudian aku paksakan untuk tidur…

Sore itu aku dijenguk oleh Dona adik Roy… Dona ini teman kuliahku… dia datang bersama dengan Meme adiknya yang di SMA… katanya habis jenguk Roy dan Roy ada di ruang sebelah…

” Makasih ya Joss… kalo  ada kamu kali Roy sudah… ” katanya sambil menitikkan air mata…
” Sudahlah… semua ini sudah berlalu… tapi kalo boleh aku tahu kenapa Roy sampe dikeroyok gitu ?” tanyaku penasaran. ”

Biasa gawa-gara cewek… mereka goda cewek Airlangga dan cowoknya marah makanya dikeroyok… emang sich bukan semua yang ngeroyok itu anak Airlangga sebagian kebetulan musuh Roy dari SMA, sialnya Roy saja ketemu lagi dan suasananya kaya’ gitu… jadi dech di dihajar rame-rame” jawab Meme.Ceritasek Ngewe suster

“Kak Joshua yang luka apanya saja ?” tanya Meme.
“Tahu nih… rasanya ga keruan ” jawabku… ” Lihat aja sendiri… soalnya aku ga bisa gerak banyak… kamu angkat selimutnya sekalian aku juga mau tahu ” lanjutku pada Meme.
“Permisi ya Kak” kata Meme langsung sambil membuka selimutku ( hanya Diangkat saja ).

Beberapa saat dia pandangi luka-lukaku dan mungkin karena banyak luka sehingga dia sampe bengong gitu… dan pas aku lihat pinggangku dibalut sampe pinggul dan masih tembus oleh darah… di bawahnya lagi aku melihat…. ya ampun pantes ni anak singkong bengong… Kontolku tidak terbungkus apa-apa dan yang seremnya kepalanya yang gede kelihatan menarik sekali… seperti perkedel. Beberapa saat kemudian aku masih sempat melihat kaki kananku digips… mungkin patah kena stick soft ball.

Meme menutup kembali selimut tadi dan Dona tidak sempat melhat lukaku karena dia sibuk nangis… hatinya memang lemah… sepertinya dia melankolis sejati.

“Meme sini aku mau bilangin kamu ” Kataku…

Memepun menunduk mendekatkan telinganya ke mulutku.

“Jangan bilang sama Dona soal apa yang kamu lihat barusan… kamu suka ga ?” Kataku berbisik.
“Serem ” bisiknya bales.
” Dona… kamu jangan lihat lukaku… nanti kamu makin ga kuat lagi nahan nangis… ” Kataku.
” Tapi paling tidak aku mau tahu… boleh aku raba ? ” tanyanya…
” Silahkan… pelan-pelan ya… masih belum kering lukanya. ” jawabku.

Dona pun memasukkan tangannya ke balik selimut… dan mulai meraba dari dada… ke perut… di situ dia merasakan ada balutan… digesernya ke kanan kiri… terus ke bawahan dikit…

” Kok perbannya sampe gini… lukanya kaya’ apa ? ”
” Wah aku sendiri belum jelas… ” aku jawab pertanyaan Dona.

Turun lagi tangannya ke pinggul kanan… kena kulitku… terus ke tengah… kena Kontolku… dia raba setengah menggenggam… untuk meyakinkan apa yang tersentuh tangannya… tersentidak dan dia menarik tangannya sedikit sambil melepas pengangannya pada Kontolku…Cerita Sexsomnia Dengan Suster.

“Sorry… ga tahu…. ”
” ga apa-apa kok… malah enak kalo sekalian dipijitin… soalnya badanku sakit semua… ” Kataku nakal.
“Nah…. Kak Dona pegang anunya Kak Joss ya ? ” goda Meme… Merah wajah Dona ditembak gitu.

Dona terus saja meraba sampe pada kaki kananku dan dia menemukan gips… ” Lho… kok digips ?”

” Iya patah tulangnya kali ” jawabku asal untuk menenangkan pikirannya…

Dona selesai merabaiku… tapi tampak sekali dia masih kepikiran soal sentuhan pada Kontol tadi… dan sesekali matanya masih melirik ke sekitar Kontolku… sedang aku juga sedang menikmati dan membayangkan ulang kejaDona barusan… Flash back lah.

Tanpa sadar tiba-tiba Kontolku meradang dan mulai bangun sehingga tampak pada selimut tipis kalo ada sesuatu perkembangan di sana.Cersexgam suster Ngentot

“Kak Joss… anunya bangun ” bisik Dona padaku sambil dia ambil selimut lain untuk menutupnya… tapi tangannya berhenti dan diam di atasnya… ”

“Supaya Meme ga ngelihat ” bisiknya lagi. Aku cuman bisa mengangguk… aku sadar ujung penisku masih dapat menggapai telapaknya… aku coba kejang-kejangkan penisku dan Dona seperti merasa dicolek-coleh tangannya. “Meme… kamu pamit sama Mas Roy dech… kita bentar lagi pulang dan biar mereka istirahat… ” kata Dona… dan Memepun melangkah keluar ruangan… ” “Kak Joss…. nakal sekali anunya ya ” bisik Dona… aku balas dengan ciuman di pipinya.

“Dona… tolongin donk… diurut-urut itunya… biar lupa sakitnya… ” pintaku manja…
“Iya dech… ” jawab Dona langsung mengurut Kontolku… dari luar selimut… biar ga nyolok dengan pasien lain… walaupun antara ranjang ada penyekatnya…

“Dona… dari dalem aja langsung… biar cepetan…. ” pintaku manja karena merasa tanggung dan waktunya mepet sekali dia mau pulang., Dona menuruti permintaanku dengan memeriksa sekitar lebih dulu… terus tangannya dimasukkan dalam selimutku langsung meremas Kontolku… dielusnya batangku dan sesekali bijinya… dikocoknya… lembut sekali… wah gila rasanya… lama juga Dona memainkan Kontolku… sampe aku ga tahan lagi dan crrooottt….. crot…. ccrrroooo..tttt…. beberapa kali keluar…

Tiba-tiba Meme datang dan buru-buru Dona tarik tangannya dari balik selimut… sedikt kena spermaku telapak tangan Dona… dia gesekkan pada sisi ranjang untuk mengelapnya…

” Sudah Kak Joss… aku sama Meme mau pulang…. ” pamit Dona… ” Sudah keluar kan… ” bisiknya pada telingaku… cup… pipiku diciumnya… ” Cepet sembuhnya… besok aku tengok lagi ” Dia sengaja menciumku untuk menyamarkan bisikannya yang terakhir.
“Eh… kalo bisa bilangin susternya aku minta pindah kelas satu donk… di sini gerah ” pintaku manja pada mereka.Cerita seks Party Ngentot memek suster

Merekapun keluar kamar dan melambaikan tangan… satu jam kemudian aku dipindahkan ke tempat yang lebih bagus… ada ACnya dan ranjangnya ada dua. Tapi ranjang sebelah kosong. Posisi kamarku agak jauh dari pos jaga suster perawat… itu aku tahu saat aku didorong dengan ranjang beroda.

“Habis gini mandi ya ” kata suster perawat sehabis mendorongku…

Tidak lama kemudian dia sudah balik dengan ember dan lap handuk… dia taruh ember itu di meja kecil samping ranjangku dan mulai menyingkap selimutku serta melipatnya dekat kakiku. terbuka sudah seluruh tubuhku… pas dia lihat sekita Kontolku terkejut dia… ada dua hal yang mengagetkannya…

Yang pertama adalah ukuran Kontol serta kepalanya yang di luar normal… besar sekali… Dan yang kedua ada hasil kerjaan Dona… spermaku masih berantidakan tanpa sempat dibersihkan… walaupun sebagian menempel di selimut… tapi bekasnya yang mengering di badanku masih jelas terlihat.

“Kok… kayaknya habis orgasme ya ? ” tanyanya. Lalu tanpa tunggu ku jawab dia ambil wash lap dan sabun…
“Sus… jangan pake wash lap… geli… saya ga biasa ” Kataku.

Suster itu mulai dengan tanganku… dibasuh dan disabunnya… usapannya lembut sekali… sambil dimandiin aku pandangi wajahnya… dadanya… cukup gede kalo aku lihat… orangnya agak putih… tangannya lembut. Selesai dengan yang kiri sekarang ganti tangan kananku… dan seterusnya ke leher dan dadaku… terus diusapnya… sapuan telapak tangannya lembut aku rasakan dan akupun memejamkan mata untuk lebih menikmati sentuhannya.

Sampe juga akhirnya pada Kontolku… dipegangnya dengan lembut…. ditambah sabun… digosok batangnya… bijinya… kembali ke batangnya… dan aku ga kuat untuk menahan supaya tetap lemas… akhirnya berdiri juga… pertama setengah tiang lama-lama juga akhirnya penuh… keras…. dia bersihkan juga sekitar kepala Kontolku sambil berkata lirih. cerisek Ngentot memek mulus suster

“Ini kepalanya besar sekali… baru kali ini saya lihat kaya’ gini besarnya”
“Sus… enak dimandiin gini… ” Kataku memancing.

Dia diam saja tapi yang jelas dia mulai mengocok dan memainkan batangku… sepertinya dia suka dengan ukurannya yang menakjubkan…

“Enak Mas… kalo diginikan ? ” tanyanya dengan lirikan nakal.
“Ssshh… iya terusin ya Sus… sampe keluar… ” Kataku sambil menahan rasa nikmat yang ga ketulungan… tangan kirinnya mengambil air dan membilas Kontolku… kemudian disekanya dengan tangan kanannya… kenapa kok diseka pikirku… tapi aku diam saja… mengikuti apa yang mau dia lakukan… pokoknya jangan berhenti sampe sini aja… pusing nanti…

Dia dekatkan kepalanya… dan dijulurkan lidahnya… kepala Kontolku dijilatnya perlahan… dan lidahnya mengitari kepala Kontolku… sejuta rasanya… wow… enak sekali… lalu dikulumnya Kontolku… aku lihat mulutnya sampe penuh rasanya dan belum seluruhnya tenggelam dalam mulutnya yang mungil… bibirnya yang tipis terayun keluar masuk saat menghisap mku mundur.

Lama juga aku diisep suster jaga ini… sampe akhirnya aku ga tahan lagi dan crooott…. crooott… nikmat sekali. Spermaku tumpah dalam rongga mulutnya dan ditelannya habis… sisa pada ujung Kontolkupun dijilat serta dihisapnya habis…Sexcrits suster nyepong kontol

“Sudah sekarang dilanjutkan mandinya ya… ” kata suster itu dan dia melanjutkan memandikan kaki kiriku setelah sebelumnya mencuci bersih Kontolku… badanku dibaliknya… dan dimandikan pula sisi belakang badanku.

Selesai acara mandi….

“Nanti malam saya ke sini lagi nanti saya temenin… ” katanya sambil membereskan barang-barangnya. terakhir sebelum keluar kamar dia sempat menciumku… pas di bibir… hangat sekali…
“Nanti malam saya kasih yang lebih hebat ” begitu katanya.

Akupun berusaha untuk tidur… nikmat sekali sore ini dua kali keluar… dibantu dua cewek yang berbeda… ini mungkin ganjaran dari menolong teman… gitu hiburku dalam hati… sambil memikirkan apa yang akan kudapat malam nanti akupun tertidur lelap sekali.

Tiba-tiba aku dibangunkan oleh suster yang tadi lagi… tapi aku belum sempat menyanyakan namanya… baru setelah dia mau keluar kamar selesai meletidakkan makananku dan membangunkanku… namanya Nikita. Cara dia membangunkanku cukup aneh… rasanya suster di manapun tidak akan melakukan dengan cara ini… dia remas-remas Kontolku… sambil digosoknya lembut sampe aku bangun dari tidurku.

Langsung aku selesaikan makanku dengan susah payah… akhirnya selesai juga… lalu aku tekan bel… dan tidak lama kemudian datang suster yang lain… aku minta dia nyalakan TV di atas dan mengakat makananku.sexercise suster vs dokter

Aku nonton acara-acara TV yang membosankan dan juga semua berita yang ditayangkan… tanpa konsentrasi sedikitpun.

Sekitar jam 9 malam suster Mona datang untuk mengobati lukaku dan mengganti perban… pada saat dia melihat Kontolkupun dia tidakjub…

“ga salah apa yang digosipkan temen-temen suster di ruang jaga ” demikian komentarnya.
“Kenapa Sus ? ” tanyaku ga jelas.
“Oo… itu tadi teman-teman bilang kalo pasien yang dirawat di kamar 26 itu kepalanya besar sekali. ” jawabnya.

Setelah selesai dengan mengobati lukaku dan dia akan tinggalkan ruangan… sebelum membetulkan selimutku dia sempatkan mengelus kepala Kontolku…

” Hmmm… gimana ya rasanya ? ” gumamnya tanya meminta jawaban.

Dan akupun hanya senyum saja. Wah suster di sini gila semua ya pikirku… soalnya aku baru kenal dua orang dan dua-duanya suka sama Kontolku… minimal tertarik… dan lagian ada promausi gratis di ruang jaga suster kalo ada pasien dengan kepala Kontol super besar… promausi yang menguntungkan… semauga ada yang terjerat ingin mencoba… selama aku masih dirawat di sini.

Jam 10an kira-kira aku mulai tertidur… aku mimpi indah sekali dalam tidurku… karena sebelum tidur tadi otidakku sempat berpikir jorok. Aku merasakan hangat sekali pada bagian selangkanganku… tepatnya pada bagian Kontolku… sampe aku terbangun ternyata… suster Nikita sedang menghisap Kontolku… kali ini entah jam berapa ? Dengan bermalas-malasan aku nikmat terus hisapannya… dan aku mulai ikut aktif dengan meraba dadanya… suatu lokasi yang aku anggap paling dekat dengan jangkauanku. Aku buka kanding atasnya dua kancing… aku rogoh dadanya di balik BH putihnya… aku dapati segumpal daging hangat yang kenyal… kuselusuri… sambil meremas-remas kecil.. sampe juga pada putingnya… aku pilin putingnya… dan Sus Nikitapun mendesah… entah berapa lama aku dihisap dan aku merabai Sus Nikita… sampe dia minta. cerita mesum suster jaga doyan sex

“Mas… masih sakit ga badannya ? ”
” Kenapa Sus ? ” tanyaku bingung.
“Enggak kok… sudah lumayan enakan… ” dan tanpa menjawab diapun meloloskan CDnya… dimasukkan dalam saku bku dinasnya.

Lalu dia permisi padaku dan mulai mengangkangkan kakinya di atas Kontolku… dan bless… dia masukkan batangku pada lobangnya yang hangat dan sudah basah sekali… diapun mulai menggoyang perlahan… pertama dengan gerakan naik turun…lalu disusul dengan gerakan memutar… wah… suster ini rupanya sudah prof banget… lobangnya aku rasakan masih sangat sempit… makanya dia juga hanya berani gerak perlahan… mungkin juga karena aku masih sakit… dan punya banyak luka baru.

Lama sekali permainan itu dan memang dia ga ganti posisi… karena posisi yang memungkinkan hanya satu posisi… aku tidur di bawah dan dia di atasku. Sampe saat itu belum ada tanda-tanda aku akan keluar… tapi kalo tidak salah dia sempat mengejang sekali tadi dipertengahan dan lemas sebentar lalu mulai menggoyang lagi… sampe tiba-tiba pintu kamarku dibuka dari luar… dan seorang suster masuk dengan tiba-tiba…

Kaget sekali kami berdua… karena tidak ada alasan lain… jelas sekali kita sedang main… mana posisinya… mana bku dinas Suster Nikita terbuka sampe perutnya dan BHnya juga sudah kelepas dan tergeletidak di lantai. Ternyata yang masuk suster Mona… dia langsung menghampiri dan bilang

“Teruskan saja An… aku cuman mau ikutan… mumpung sepi ”

Suster Monapun mengelus dadaku… dia ciumin aku dengan lembut… aku membalasnya dengan meremas dadanya… dia diam saja… aku buka kancingnya… terus langsung aku loloskan pakaian dinasnya… aku buka sekalian BHnya yang berenda… tipis dan merangsang… membal sekali tampak pada saat BH itu lepas dari badannya… dada itu berguncang dikit… kelihatan kalo masih sangat kencang… tinggal CD minim yang digunakannya.cerita panas suster dan pasien rumah sakit

Suster Nikita masih saja dengan aksinya naik turun dan kadang berputar… aku lhat saja dadanya yang terguncang akibat gerakannya yang mulai liar… lidah suster Mona mulai memasuki rongga mulutku dan kuhisap ujung lidahnya yang menjulur itu… tangan kiriku mulai merabai sekitar selangkangan suster Mona dari luar… basah sudah CDnya… pelan aku kuak ke samping… dan kudapat permukaan bulu halus menyelimuti liang kenikmatannya… kuelus perlahan… baru kemudian sedikit kutekan… ketemu sudah aku pada clitsnya… agak ke belakang aku rasakan makin menghangat.

Tersentuh olehku kemudian liang nikmat tersebut… kuelus dua tiga kali sebelum akhirnya aku masukkan jariku ke dalamnya. Kucoba memasukkan sedalam mungkin jari telunjukku… kemudian disusul oleh jari tengahku… aku putar jari-jariku di dalamnya… baru kukocok keluar masuk… sambil jempolku memainkan clitsnya.

Dia mendesar ringan… sementara suster Nikita rebahan karena lelah di dadaku dengan pinggulnya tiada hentinya menggoyang kanan dan kiri… suster Mona menyibak rambut panjang suster Nikita dan mulai menciumi punggung terbuka itu… suster Nikita makin mengerang… mengerang…. dan mengerang…. sampai pada erangan panjang yang menandakan dia akan orgasme… dan makin keras goyangan pinggulnya… sementara aku mencoba mengimbangi dengan gerakan yang lebih keras dari sebelumnya… karena dari tadi aku tidak dapat terlalu bergoyang… tidakut lukaku sakit. skandal sex antara suster dan pasiennya

Suster Nikita mengerang…. panjang sekali seperti orang sedang kesakitan… tapi juga mirip orang kepedasan… mendesis di antara erangannya… dia sudah sampe… rupanya… dan… dia tahan dulu sementara… baru dicabutnya perlahan… sekarang giliran suster Mona… dilapnya dulu… Kontolku dikeringkan… baru dia mulai menaikiku… batin… kurang ajar suster-suster ini aku digilirnya… dan nanti aku juga mesti masih membayar biaya rawat… gila… enak di dia… tapi….. enak juga dia aku kok… demikian pikiranku… ach… masa bodo…. POKOKNYA PUAS !!! Demikian kata iklan.

Ketika suster Mona telah menempati posisinya… kulihat suster Nikita mengelap liang kenikmatannya dengan tissue yang diambilnya dari meja kecil di sampingku. Suster Mona seakan menunggang kuda… dia goyang mku mundur… perlahan tapi penuh kepastian… makin lama makin cepat iramanya… sementara tanganku keduanya asyik meremas-remas dadanya yang mengembung indah… kenyal sekali rasanya… cukup besar ukurannya dan lebih besar dari suster Nikita punya… yang ini ga kurang dari 36… kemungkinan cup C… karena mantap dan tanganku seakan ga cukup menggenggamnya.

Sesekali kumainkan putingnya yang mulai mengeras… dia mendesis… hanya itu jawaban yang keluar dari mulutnya… desisan itu sungguh manja kurasakan… sementara suster Nikita telah selesai dengan membersihkan liang hangatnya… kemudian dia mulai lagi mengelus-elus badan telanjang suster Mona dan tuga memainkan rambutku… mengusapnya…

kemudian karena sudah cukup pemanasannya… dia mulai menaiki ranjang lagi… dikangkangkannya kakinya yang jenjang di atas kepalaku… setengah berjongkok gayanya saat itu dengan menghadap tembok di atas kepalaku… dan kedua tangannya berpegangan pada bagian kepala ranjangku. Mulai disorongkannya liangnya yang telah kering ke mulutku… dengan cepat aku julurkan lidahku…. aku colek sekali dulu dan aku tarik nafas…. hhhmmmm…… harus khas liang senggama…. kujilat liangnya dengan lidahku yang memang terkenal panjang… kumainkan lidahku… mereka berdua mengerang berbarengan kadang bersahutan…cerita xxx terbaru

Aku ingin tahu sekarang ini jam berapa ? Jangan sampe erangan mereka mengganggu pasien lain… karena aku mendengarnya cukup keras… aku tengok ke dinding… kosong ga ada jam dinding… aku lihat keluar… kearah pintu… matidaku terbelalak… terkejut… shock… benar-benar kaget aku… lamat-lamat aku perhatikan… di antara pintu aku melihat seberkas sinar mengkilap… sambil terus menggoyang suster Mona… meninggalkan jilatan pada suster Nikita… aku konsentrasi sejenak pada apa yang ada di belakang pintu… ternyata… pintupun terbuka… makin gila aku makin kaget… dan deg… jantungku tersentidak Beberapa saat… lalu lega… tapi… yang dateng ini dua temen suster yang sedang kupuaskan ini… sepertinya kalo marah sich ga bakalan.. mereka sepertinya telah cukup lama melihat adegan kami bertiga… jadi maksud kedatangannya hanya dua kemungkinan… mau nonton dari dekat atahu ikutan… ternyata….

“Wah… wah… wah… rajin sekali kalian bekerja… sampe malem gini masih sibuk ngurus pasien… ” demikian kata salah seorang dari mereka…
“Mari kami bantu ” demikian sahut yang lainnya yang berbadan kecil kurus dan berdada super… Jelas ini jawabannya adalah pilihan kedua.

Merekapun langsung melepas pakaian dinas masing-masing… satu mengambil posisi di kanan ranjang dan satu ngambil posisi di kiri ranjang… secara hampir bersamaan mereka menciumi dada… leher… telinga dan semua daerah rangsanganku… akupun mulai lagi konsentrasi pada liang suster Nikita… sementara kedua tanganku ambil bagian masing-masing… sekarang semua bagian tubuhku yang menonjol panjang telah habis digunakan untuk memuaskann 4 suster gatel…… malam ini… tidak ada sisa rupanya…. terus bagaimana kalo sampe ada satu lagi yang ikutan ?

Jari-jariku baik dari tangan kanan maupun kiri telah amblas dalam liang hangat suster-suster gatel tersebut… untuk menggaruknya kali… aku kocok-kocokkan keluar masuk ya lidahku… ya jariku… ya Kontolku… rusak sudah konsentrasiku…cerita hentai suster vs dokter

Ini permainan Four Whell Drive ( 4 WD )atahu bisa juga disebut Four Wheel Steering ( 4 WS )… empat-empatnya jalan semua… sepertinya kau makin piawai dalam permainan 4DW / 4 WS ini karena ini kali dua aku mencoba mempraktekkannya.

Lama sekali permainannya… sampe tiba-tiba suster Mona mengerang…. kesar dan panjang serta mengejang…

Setelah suster Mona selesai… dan mencabut Kontolku… suster Nikita berbalik posisi dengan posisi 69… kami saling menghisap dan permainan berlanjut… sekali aku minta rotasi… yang di kananku untuk naik… yang di atas ( suster Nikita ) aku minta ke kiri dan suster yang di kiri aku minta pindah posisi kanan.

Tawaran ini tidak disia-siakan oleh suster yang berkulit agak gelap dari semua temannya… dia langsung menancapkan Kontolku dengan gerakan yang menakjubkan… tanpa dipegang…. diambilnya Kontolku yang masih tegang dengan liangnya dan langsung dimasukkan… amblas sudah Kontolku dari pandangan. Diapun langsung menggoyang keras… rupanya sudah ga tahan…

Benar juga sekitar 5 menit dia bergoyang sudah mengejang keras dan mengerang…. mengerang…. panjang serta lemas. Sementara tingal dua korban yang belum selesai… aku minta bantuan suster yang masih ada di sana untuk membantu aku balik badan… tengkurap… kemudian aku suruh suster yang pendek dan berdada besar tadi untuk masuk ke bawah tubuhku…. sedangkan suster Nikita aku suruh duduk di samping bantal yang digunakan suster kecil tadi. Perlahan aku mulai memasukkan Kontol raksasaku pada liang suster yang bertubuh kecil ini… sulit sekali… dan diapun membantu dengan bimbingan test…. Setelah tertancap… tapi sayangnya tidak dapat habis terbenam… rasanya mentok sekali… dengan bibir rahimnya… akupun mulai menggoyang suster kecil dan menjilati suster Nikita. Mereka berdua kembali mendesah…. mengerang…. mendesah dan kadang mendesis… kaya’ ular.cerita sex jilmek memek abg

Aku sulit sekali sebenarnya untuk mengayun pinggulku mku mundur…. jadi yang bisa aku lakukan cuman tetap menancapkan Kontolku pada liang kenikmatan suster mungil ini sambil memutar pinggulku seakan meng-obok-obok liangnya… sedangkan dadanya yang aku bilang super itu terasa sekali mengganjal dadaku yang bidang… kenikmatan tiada tara sedang dinikmati si mungil di bawahku ini… dia mendesis tidak keruan… sedang lidahku tetap menghajar liang kenikmatan suster Nikita… sesekali aku jilatkan pada clistorisnya… dia menggelinjang setiap kali lidahku menyentuh clitsnya… mendengar desisan mereka berdua aku jadi ga tahan… maka dengan nekat aku keraskan goyangan pinggulku dan hisapanku pada suster Nikita… dia mulai mengejang… mengerang dan kemudian disusul dengan suster yang sedang kutindih…. suster Nikita sudah lemas… dan beranjak turun dari posisinya….

Aku tekan lebih keras suster mungil ini…. sambil dadanya yang menggairahkan ini aku remas-remas semauku… aku sudah merasakan hampir sampe juga… sedang suster mungil masih mengerang…. terus dan terus… sepertinya dia dapat multi orgasme dan panjang sekali orgasme yang didapatnya…. aku coba mengjar orgasmenya… dan…. dan…. berhasil juga akuhirnya… aku sodok dan benamkan Kontolku sekuat-kuatnya… sampe dia melotot… aku didekapnya erat sekali… dan

“Adu…..uh enak sekali… ” demikian salah satu katanya yang dapat aku dengar.

Akupun ambruk diatas dada besar yang menggemaskan itu… lunglai sudah tubuh ini rasanya… menghabisi 4 suster sekaligus… suatu rekord yang gila… permainan Four Wheel Drive kedua dalam hidupku… pada saat mencabutnyapun aku terpaksa Donatu suster yang lain…cerita ngeeres suster ngemut kontol pasien

“Kasihan pasien ini nanti sembuhnya jadi lama… soalnya ga sempet istirahat” kata suster yang hitam.
“Iya dan sepertinya kita akan setiap malam rajin minta giliran kaya’ malem ini ” sahut suster Mona.
“Kalo itu dibuat system arisan saja ” kata suster Nikita sadis sekali kedengarannya. Emangnya aku Kontol bergilir apa ?

Malam itu aku tidur lelaap sekali dan aku sempat minta untuk suster mungil menemaniku tidur, aku berjanji tiap malam mereka dapat giliran menemaniku tidur… tapi setelah mendapat jatah batin tentunya. Suster mungil ini bernama Ratih dan malam itu kami tidur berdekapan mesra sekali seperti pengantin baru dan sama-sama polos… sampe jam 4 pagi… dia minta jatah tambahan… dan kamipun bermain one on one ( satu lawan satu, ga keroyokan kaya’ semalem ).

Hot sekali dia pagi itu… karena kami lebih bebas… tapi yang kacau adalah udahannya… aku merasa sakit karena lukaku berdarah lagi… jadi terpaksa ketahuan dech sama yang lain kalo ada sesi tambahan… dan merekapun rame-rame mengobati lukaku…. sambil masih pengen lihat Kontol dasyat yang meluluh lantidakkan tubuh mereka semaleman.

Abis gitu sekitar jam 5 aku kembali tidur sampe pagi jam 7.20 aku dibangunkan untuk mandi pagi. Mandi pagi dibantu oleh suster Dewi dan sempat diisep sampe keluar dalam mulutnya… nah suster Dewi ini yang kulitnya hitaman semalam. Nama mereka sering aku dapat setelah tubuh mereka aku dapat.

Pada Hari kedua 

Pagi jam 10 aku dibesuk oleh Dona dan Meme… mereka membawakan buah jeruk dan apel… aslinya sich aku ngga demen makan buah… setengah jam kami ngobrol bertiga. sampe suatu saat aku bilang pada Dona

“Aku mau minta tolong Ian… kepalaku pusing… soalnya aku dari semaleman ga dapet keluar… dan aku ga bisa self service ” demikian Kataku membuka acara… dan akupun bercerita sedikit kebiasaanku pada Dona dengan bumbu tentunya.

Aku cerita kalo biasa setiap kali mandi pagi aku suka onani kalo semalemnya ga dapet cewek buat nemenin tidur… dan sorenya juga suka main lagi… Dona bisa maklum karena aku dulu sempat Ngesex dengan Nana temannya yang hyper sex selama 8 bulan lebih… dia juga tahu kehidupanku tidak pernah sepi cewek. Dengan dalih dia mau bantu aku karena hal ini Donaggap sebagai bales jasa menyelamatkan jiwa kakaknya… yang aku selamatkan dari keroyokan kemarin… sampe akhirnya aku sendiri masuk rumah sakit.

Dia minta Meme adiknya keluar dulu karena malu, tapi Meme tahu apa yang akan dilakukan Dona padaku… karena pembicaraan tadi di depan Meme. Sekeluarnya Meme dari kamar… Dona langsung memasukkan tangannya dalam selimutku dan mulailah dia meremas dan mengelus Kontolku yang sedang tidur… sampe bangun dan keras sekali… setelah dikocoknya dengan segala macam cara masih belum keluar juga sedang waktu sudah menunjukkan pukul 10.45 berarti jam besuk tinggal 15 menit lagi maka aku minta Dona menghisap Kontolku. Mulanya dia malu… tapi dikerjakannya juga… demi bales jasa kaya’ya… atahu dia mulai suka ?

Akhirnya keluar juga spermaku dan kali ini tidak diselimut lagi tapi dalam mulut Dona dan ini pertama kali Dona meneguk spermaku… juga pertama kali teman kuliahku ini ngisep punyaku… sepertinya dia juga belum mahir betul… itu ketahuan dari beberapa kali aku meringis kesakitan karena kena giginya.ceritsex abg gatel

Spermaku ditelannya habis… sesuai permintaanku dan aku bilang kalo sperma itu steril dan baik buat kulit… benernya sich aku ga tahu jelas… asal ngomaung aja dan dia percaya… setelah menelan spermaku dia ambil air di gelas dan meminumnya… belum biasa kali. Aku tengok ke jendela luar saat Dona ambil minum tadi… ternyata aku melihat jendela depan yang menghadap taman tidak tertutup rapat dan aku sempat lihat kalo Meme tadi ngintip kakaknya ngisep aku…

Jam 11.05 mereka berdua pamit pulang… selanjutnya aku aku makan siang dan tidur sampe bangun sekitar jam 3 siang. Dan aku minta suster jaga untuk memindahkanku ke kursi roda… sebelum dipindahkan aku diobati dulu dan diberi pakeaian seperti rok panjang terusan agak gombor. dengan kancing banyak sekali di belakangnya.

Pada saat mengenakan pakaian tersebut dikerjakan oleh dua suster shift pagi… suster Atty dan suster Fatima, pada saat mereka berdua sempat melihat Kontolku… mereka saling berpandangan dan tersenyum terus melirik nakal padaku… aku cuek saja… pada saat aku mau dipindahkan ke kurasi roda aku diminta untuk memeluk suster Fatima… orangnya masih muda sekitar 23 tahunan kira-kira… rambutnya pendek… tubuhnya sekitar 159 Cm… dadanya sekitar 34 B… pada saat memeluk aku sedikit kencangkan sambil pura-pura ga kuat berdiri… aku dekap dia dari pinggang ke pundak ( seperti merengkuh ) dengan demikian aku telah menguncinya sehingga dia tidak dapat mengambil jarak lagi dan dadanya pas sekali dipundakku… greeng… Kontolku setengah bangun dapat sentuhan tersebut.

“Agak tegak berdirinya Mas… berat soalnya badan Masnya ” kata suster Fatima.

Akupun mengikut perintahnya dengan memindahkan tangan kananku seakan merangkulnya dengan demikian aku makin mendekatkan wajahnya ke leherku dan aku dorong sekalian kepalaku sehingga dia secara ga sadar bibirnya kena di leherku… sementara suster Atty membetulkan letidak kursi roda… aku lihat pinggulnya dari berlakang… wah… bagus juga ya…ceritasex gadis igo

Suster Fatima bantu aku duduk di kursi roda dan suster Atty pegang kursi roda dari belakang…pada saat mau duduk pas mukaku dekat sekali dengan dada suster Fatima… aku sempetin aja desak dan gigit dengan bibir berlapis gigi ke dada tersebut… karena beberapa terhenti aku dapat merasakan gigitan itu sekitar 2 detikan dech… dia diam saja… dan saat aku sudah duduk…. dan suster Atty keluar kamar…

“Awas ya… nakal sekali ” kata suster Fatima sambil mendelik. Aku tahu dia ga marah cuman pura-pura marah aja
“Satunya belum Sus,” Kataku menggoda…
“Enak aja… geli tahu ?” jawabnya sewot.
“Nanti saya cubit baru tahu ” lanjutnya sambil langsung mencubit Kontolku… dan terus dia ngeloyor keluar kamar dengan muka merah… karena Kontolku saat itu sudah full standing karena abis nge-gigit toket… jadi terangsang…

“Sus… tolong donk saya di dorong keluar kamar” Kataku sebelum sempat suster Fatima keluar jauh. Diapun kembali dan mendorongku ke teras kamar… menghadap taman. Aku bengong di teras… sambil menghisap rokokku… di pangkuanku ada novel tapi rasanya males mau baca novel itu… jadinya aku bengong saja sore itu di teras sambil ngelamun aku mikirin rencana lain untuk malam ini… mau pake gaya apa ya ?

Tiba-tiba aku dikejutkan dengan telapak tangan yang menutup matidaku… “Siapa ini ? Kok tangannya halus… dingin dan kecil… Siapa ni ? ” Kataku… Terus dilepasnya tangan tersebut dan dia ke arah depanku… baru kutahu dia Meme adik Dona. Kok sendirian ?

“Mana Dona ?” tanyaku…
“Lagi ketempat dosennya mau ngurus skripsi” jawab Meme.
“Jadi ga kesini donk ? ” tanyaku penasaran.
“Ya ga lah… ini saya bawain bubur buatan Mama” katanya sambil mendorongku masuk kamar… dia letidakkan bubur itu di atas meja kecil samping ranjang.cerita ngentot memek suster jembut lebat
 
Terus kami ngobrol… sekitar 10 menit sampe aku bilang “Meme… ach ga jadi dech… ” Kataku bingung gimana mau mulainya… maksudku mau jailin dia untuk ngeluarin aku seperti yang dilakukan kakaknya tadi pagi… bukankah dia juga udah ngintip… kali aja dia pengen kaya’ kakaknya… mumpung lagi cuman berduaan…

“Kenapa Kak ?” aku tidak menjawab hanya mengernyitkan dahi saja…
“Pusing ya ?” tanyanya lagi.
“Iya ni… penyakit biasa” Kataku makin berani… kali bisa…
” Kak… gimana ya ? Tadi khan udah ? ” katanya mulai ngerti maksudku… tapi sepertinya dia bingung dan malu… merah wajahnya tampak sekali.
“Meme… sorry ya… kalo kamu ga keberatan tolongin Kakak donk… ntar malem Kakak ga bisa tidur… kalo… ” Kataku mengarah dan sengaja tidak menyelesaikan kata-Kataku supaya terkesan gimana gitu….
“Iya Meme tahu Kak… dan kasihan sekali… tapi gimana Meme ga bisa… Meme malu Kak… ”
“Ya udah kalo kamu keberatan… aku ga mau maksa… lagian kamu masih kecil…”

“Kak… Meme ciumin aja ya… supaya Kakak terhibur… jangan susah Kak… kalo Meme sudah besar dan sudah bisa juga mau kok bantuin Kak Joshua kaya tadi pagi ” kata dia sambil mencium pipiku.

“Iya dech… sini Kak cium kamu ” Kataku dan diapun pindah kehadapanku.cerita mesum suster rumah sakit

Dia membungkuk sehingga ada kelihatan dadanya yang membusung… aduh…. gila… usaha harus jalan terus ni… gimana caranya masa bodo… harus dapet… aku udah pusing berat.

Dan Memepun memelukku sambil membungkuk… aku cium pipinya, dagunya… belakang telinganya kadang aku gigit lembut telinganya… pokoknya semua daerah rangsangan… aku coba merangsangnya… ciuman kami lama juga sampe nafasnya terasa sekali di telingaku.

Tangaku mencoba meremas dadanya… diapun mundur… mau menghidar…

“Meme… gini dech… aku sentuh kamu saja… ga ngapain kok… supaya aku lebih tenang nanti malem ”
“Maaf Kak… tadi Meme kaget… Meme ngerti kok… Kak Joss gini juga gara-gara Mas Roy ” jawabnya penuh pengertian… atahu dia udah kepancing ?

Diapun kembali… mendekat dan kuraih dadanya… aku remas…dan dia kembali menciumku… dari tadi tidak ada ciuman bibir hanya pipi dan telinga… saling berbalasan… sampe remasanku makin liar dan mencoba menyusup pada bkunya… melalui celah kancing atasnya.

Tangan Meme mulai turun dari dadaku ke Kontolku… dan meremasnya dari luar…cerita esesx-esex suster hypersex

“Aduh… enak sekali Meme… terusin ya… sampe keluar… biar aku ga pusing nanti ” Kataku nafsu menyambut kemkuannya.

Lama remasan kami berlangsung… sampe akhirnya Meme melorot dan berjongkok di depanku dan menyingkap pakaianku… dia mulai mau mencium Kontolku… dengan mata redup penuh nafsu dia mulai mencium sayang pada Kontolku.

” Masukin saja Meme… ” Kataku.

Memepun memasukkan Kontolku dalam mulut mungilnya… sulit sekali tampaknya… dan penuh sekali kelihatan dari luar… dia mulai menghisap dan aku bilang jangan sampe kena gigi…

tidak perlu aku ceritidakan proses isep-isepan itu… yang pasti saat aku ga tahan lagi… aku tekan palanya supaya tetap nancep… dan aku keluarkan dalam mulut mungil Meme… terbelalak mata Meme kena semprot spermaku.

” Telen aja … ga papa kok ” Kataku…

Diapun menelan spermaku… lalu dicabutnya dari mulut mungil itu… sisa spermaku yang meleleh di Kontolku dan bibir mungilnya dilap pake tissue… dan dia lari ke kamar mandi…. sedang aku merapikan kembali pakaianku yang tersibak tadi.

Ada orang datang… kelihatan dari balik kaca jendela… ” Sorry Joss… aku baru bisa dateng sekarang… ga dapet pesawat soalnya ” kata Bang Johnny yang datang bersama dengan kak Wenda dan Manda…Cerita sexsomnia suster montok

“Iya ini juga langsung dari airport ” kata Kak Wenda.
“Kamu kenapa si… ceritanya gimana kok bisa sampe kaya’ gini ?” tanya Manda…
“Lha kalian tahu aku di sini dari mana ?” tanyaku bingung.
“Tadi malem kami telpon ke rumah ga ada yang jawab sampe tadi pagi kami telpon terus masih kosong” kata Kak Wenda.
“Aku telpon ke rumahnya Donna yang di Kertajaya kamu ga di sana… aku telpon rumahnya yang di Grand Family juga kamu ga ada, malah ketemu sammy di sana” kata Manda.
“Sammy bilang mau bantu cari kamu… terus siang tadi Donna telpon katanya dia abis nelpon Dona dan katanya kamu dirawat di sini dan dia cerita panjang sampe kamu masuk rumah sakit ” kata Manda lagi.

Mereka tuh semua dari Jakarta karena ada saudara Kak Wenda yang menikah… dan rencananya pulangnya kemarin sore… pantes Kak Wenda telpon aku kemarin mungkin mau bilangin kalo pulangnya ditunda. Malah dapet berita kaya’ gini.Cersexgam Suster Ngentot. Meme keluar dari kamar mandi yang ada dalam kamarku itu kaget juga tahu banyak orang ada di sana dan dia sepertinya kikuk juga…Setelah aku perkenalkan kalo ini Meme adiknya Dona dan kemudian Meme pamit mau jenguk kakaknya diruang lain. Kamipun ngobrol seperginya Meme dari hadapan kami. Manda memandangku dengan sedih… mungkin kasihan tapi juga bisa dia cemburu sama Meme… ngapain ada dalam kamar mandi dan sebelumnya cuman berduaan aja sama aku di sini.

Selanjutnya tidak ada cerita menarik untuk diceritidakan pada kalian semua… yang pasti mereka ngobrol sampe jam 5.20 karena minta perpanjangan waktu dan jam 5 tadi Meme datang lagi cuman pamit langsung pulang. Malamnya seperti biasa… kejadiannya sama seperti hari pertama… mandi sore diisep lagi… kali ini sustenya lain… dia suster Fatima yang sempet aku gigit toketnya tadi siang. Dan malemnya aku main lagi… dan tidur dengan suster Mona… suster Nikita off hari itu… jadi waktu main cuman suster Mona, suster Ratih. Dan Baca kisah seks bergambar sebelumnya yang tidak kalah hot dengan judul " Foto Hot Gadis SMK Pamer Toket Dan Paha Mulus Setelah Ngerayain Kelulusannya". END by Cerita Seks Hot Dewasa ~ Cerita Seks Dewasa Terbaru, Cerita Mesum ABG, Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Bergambar 2016, Cerita Seru Ngentot ~
ICerita Hot Cewek China Pake Seragam Suster, kumpulan Cerita ngentot,Cerita cewek jepang ngentot,Cerita ngentot anak smu,nafsu ibu mertua,cerita dewasa ngentot istri tetangga,cerita ngentot berCerita,tidur tanpa celana dalam,doa sebelum tidur,ngintip pembantu tidur,cerita panas ngentot mertua,cerita ngentot ibu tiri,bersetubuh dengan ibu mertua,cerita dewasa pembantu muda,cerita ngentot pembantu,tubuh mertua nikmat,ngentot ibu tiri,cerita ngentot ibu dan anak,cerita dewasa ibu mertua,cerita pengantar tidur,tempat tidur anak,Cerita pacar saat tidur abis ngentot,Cerita ngentot,Cerita toket gede,Cerita cewek ngangkang,Cerita cewek ngentot,Cerita orang ngentot,Cerita orang ngentot,gadis abg ngentot,smu bandung ngentot d semak2,anjing ngentot orang,Cerita ngentot,koleksi Cerita bokep,anak abg ngentot,ayu azhari ngentot,Cerita ngentot artis indonesia,Cerita artis indonesia terhot,cewek jilbab ngentot,jilbab ngentot,abg indonesia ngentot,Cerita abg mesum,kumpulan Cerita abg mesum,Cerita ngentot perawan,Cerita cewek jilbab ngentot,jembut cewek,nonok cewek indonesia,Cerita bokep artis indonesia,kemaluan wanita cina,Cerita bentuk kemaluan wanita,Cerita hot cewek indonesia,Cerita hot cewek sma,Cerita hot cewek abg,video bokep perawan,video ngentot darah perawan,video ngentot perawan,adegan mesum anak sma,video gadis pecah perawan,video ngentot ibu,Cerita bule lagi ngentot,ngentot,Cerita ngentot kontol gede,Cerita payudara montok,montok ngangkang,montok video,payudara besar dan montok,Cerita kontol gede ngentot,Cerita kontol ngaceng,Cerita kontol besar,Cerita kontol arab,kontol masuk tempek,cewek arab cantik,video cewek cantik ngentot,Cerita abg smu mesum,Cerita cewek jilbab ngentot,Cerita cewek cantik,video cewek ngentot,payudara montok,pamer toket gede,video ngentot sma,abg toge ngangkang,Cerita pecah perawan,video pecah perawan aku,Cerita syur artis indonesia,Cerita cewek sma ngentot,cerita dewasa sedarah dengan mama,Cerita hot artis indonesia,Cerita mesum artis,Cerita bokep artis indonesia,koleksi Cerita syur artis indonesia,Cerita anak sd ngentot,Cerita lagi ngentot,kumpulan cerita seks dewasa,ngentot abg sma,Cerita pepek perempuan,toge montok,ginisang toge,cewek toge,toge her,cewek cantik ngentot,anjing kawin dengan wanita,manusia kawin dengan binatang,krisdayanti ngentot,cewek nakal indonesia,cewek jilbab nakal,cewek panggilan di jakarta,Cerita gadis nakal,cara membesarkan payudara,payudara montok indonesia,puting payudara montok,Cerita tetek montok,Cerita abg ngentot,Cerita ngentot barat,kumpulan Cerita bule ngentot,Cerita cewek barat ngangkang,Cerita gadis ngentot,video ngentot gadis indonesia,Cerita kontol gede,toket gede indonesia,susu perawan montok,toket gadis abg,Cerita artis ngentot,kumpulan Cerita bokep,Cerita bokep,Cerita cewek ngentot,Cerita gadis jilbab ngentot,memek’ cewek,Cerita gadis abg ngentot,Cerita abg smp ngentot,Cerita memek,itil jembut,Cerita memek indo,Cerita abg ngentot,gadis smu cantik ngentot,gadis abg nakal gadis smu,Cerita lagi ngentot orang jepang,Cerita bugil,Cerita bugil suster tercantik China, suster cantik pake baju ping bugil, galeri Cerita hot martisha terbaru, mama ines bugil Cerita galery, Cerita suster pakai seragam sampai bugil, Cerita telanjang suster payudara gede, Cerita ibu guru sexi, Cerita cewek jepang bugil di mobil bak, Cerita bugil suster cantik hot, Cerita cwek kntoran haus sex,Cerita bugil suster tercantik China, suster cantik pake baju ping bugil, galeri Cerita hot martisha terbaru, mama ines bugil Cerita galery, Cerita suster pakai seragam sampai bugil, Cerita telanjang suster payudara gede, Cerita ibu guru sexi, Cerita cewek jepang bugil di mobil bak, Cerita bugil suster cantik hot, Cerita cwek kntoran haus sex,

Read more